Bale Bandung

Pemkab Bandung Usulkan Penambahan ASN

×

Pemkab Bandung Usulkan Penambahan ASN

Sebarkan artikel ini
Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung H. Yosep Nugraha (kiri)./foto arsip pemkab bandung/

SOREANG,balebandung.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung berusaha untuk menginisiasi penambahan atau pengadaan kebutuhan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) ke pemerintah pusat, terkait dengan masih kurangnya pegawai ASN di lingkungan perangkat daerah. Disebutkan pegawai ASN dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di lingkungan Pemkab Bandung sebanyak 13.000 orang dan non-ASN 13.000 orang, dan setiap tahunnya pensiun 1.500 orang.

“Sementara idealnya kebutuhan pegawai atau ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung sebanyak 34.000 orang. Sedangkan pegawai yang ada sekitar 26.000 orang, sehingga masih ada kekurangan 8.000 orang lagi,” kata Bupati Bandung Dr. HM. Dadang Supriatna melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Bandung H. Yosep Nugraha di Soreang, Rabu (15/3/2023).

Yosep berharap kepada pemerintah pusat ada program untuk pengadaan PNS/ASN yang memadai untuk memenuhi kebutuhan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

“Seperti dikatakan Pak Bupati Bandung, setiap tahunnya ada sekitar 1.500 orang yang pensiun. Artinya, dengan adanya pengangkatan hanya 300-400 orang per tahun, tidak seimbang dengan para pegawai yang pensiun tadi. Hal itu akan menyebabkan berkurangnya sumber daya manusia di seluruh perangkat daerah lingkungan Pemkab Bandung,” kata Yosep.

Terutama di lingkungan Dinas Pendidikan seperti yang disoroti oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna. “Ada di satu sekolah, guru PNS-nya hanya satu orang dan yang lainnya tenaga atau guru honorer. Nanti, kualitas atau mutu pendidikannya seperti apa?” katanya.

Menurut Yosep, penambahan pegawai ASN itu kewenangannya ada di pemerintah pusat. Bahkan, kata Yosep, Bupati Bandung sudah menyampaikan kondisi pegawai di lingkungan Pemkab Bandung itu ke Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu.

“Kalau tidak ada pengangkatan PNS, dan pengangkatan PNS kuotanya sedikit, akan terjadi kekurangan sumber daya pegawai di pemerintah daerah Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Ia berharap kepada pemerintah pusat ada pengangkatan pegawai atau ASN, disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah. “Harus ada rekrutmen pegawai dengan jumlah yang memadai dengan kebutuhan. Minimal pengangkatan ASN itu, sesuai dengan jumlah pegawai yang pensiun setiap tahunnya. Tuntutan idealnya, harus memenuhi kebutuhan. Misalnya, kita butuh 34.000 pegawai, maka harus ada 34.000 orang. Sedangkan eksistingnya hanya ada 13.000 orang ASN, artinya harus ada pengangkatan ASN 21.000 orang,” ujarnya.

Menurutnya, kalau pun misalkan tidak memenuhi kapasitas keuangan, tapi tahapannya harus jelas. “Jumlahnya harus maksimal karena layanan publik terus berjalan. Tidak mungkin kita beralasan, hanya seadanya. Bagaimana seleksi untuk pengangkatan guru honorer menjadi ASN,” katanya.

Menurutnya, sumber daya manusia itu nomor satu. Termasuk pendidikan nomor satu dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sehingga, pengadaan guru ASN di lingkungan Dinas Pendidikan harus menjadi perhatian pemerintah pusat.

“Kita mau menghasilkan siswa-siswa yang terdidik dengan kualitas bagaimana, kalau tenaga pengajarnya tidak memadai. Dari aspek kebutuhan ASN kurang, dan dari aspek kualitas tenaga pengajar seadanya. Jadi harus ada penanganan kekurangan guru ASN di sekolah seperti apa,” ungkapnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

CIPARAY, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) mengapresiasi penyelenggaraan Pesta Rakyat yang digagas Anggota DPR RI, Asep Romi Romaya di Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan khitanan massal, pasar pangan murah, serta pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bentuk kolaborasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. KDS menilai kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian kepada […]

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]