Bale Kota BandungPamong

Pemkot Antisipasi Banjir Gedebage dan Pagarsih

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Wakil Wali Kota Bandung saat Rapat Paripurna Istimewa Peresmian Pemberitahuan Pemberhentian dan Pengangkatan Penggantian Antar Waktu Anggota DPRD Kota Bandung Masa Jabatan 2014-2019 di Ruang Paripurna DPRD Kota Bandung, Kamis (2/3). by Humas Pemkot Bandung
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Wakil Wali Kota Bandung saat Rapat Paripurna Istimewa Peresmian Pemberitahuan Pemberhentian dan Pengangkatan Penggantian Antar Waktu Anggota DPRD Kota Bandung Masa Jabatan 2014-2019 di Ruang Paripurna DPRD Kota Bandung, Kamis (2/3). by Humas Pemkot Bandung

BANDUNG – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan untuk mengantisipasi permasalahan banjir Pemkot Bandung sudah mengintruksikan kepada aparatur kewilayahan dari tingkat camat sampai RW untuk membersihkan aliran sungai dan saluran air lainnya di wilayahnya masing-masing.

“Seperti prediksi dari BMKG, puncak hujan akan terjadi di bulan Februari. Maka dari itu, saya sudah intruksikan aparatur kewilayahan mulai tingkat camat hingga Ketua RW khususnya yang dilewati aliran sungai untuk bersiaga jika terjadi kenaikan volume air,” kata walikota usai Rapat Paripurna Istimewa Penggantian Antara Waktu Anggota DPRD Kota Bandung Masa Jabatan 2014-2019 di Ruang Paripurna DPRD Kota Bandung, Kamis (2/3/17).

Ridwan menambahkan untuk titik-titik yang menjadi langganan banjir seperti Gedebage dan Pagarsih sudah dipersiapkan antisipasi supaya tidak terjadi lagi banjir.

“Untuk tahun 2016, proyek penanggulangan banjir di Gedebage sudah selesai dan untuk Pagarsih sesuai komitmen akan dibuat basemen (untuk penampungan air) untuk menampung air jika kondisi air di sana naik,” ungkapnya.

Selain itu, Emil menyampaikan Pemkot Bandung sudah mempersiapkan segala hal dalam penanggulangan banjir dan longsor. Perbaikan benteng-benteng sudah banyak yang rampung sebagai langkah antisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

“Insy Alloh, semuanya antisipasi sudah kami lakukan, kami memiliki tim URC yang bersiapa 24 jam untuk memperbaiki tembok-tembok aliran sungai yang rusak. Dari sistem antisipasi kita sudah siap, tinggal masyarakatnya ikut mempersiapkan jika cuaca buruk,” kata dia.

“Beberapa laporan yang saya dapatkan, sistem yang diterapkan di wilayah yang rawan banjir sudah berhasil mengurangi potensi terjadinya banjir. Saya berharap dengan usaha Pemkot Bandung ini permasalahan di Kota Bandung akan teratasi,” imbuhnya.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close