Bale Jabar

Presiden Minta Semua Pihak Jernihkan Pemberitaan dari Hoaks

×

Presiden Minta Semua Pihak Jernihkan Pemberitaan dari Hoaks

Sebarkan artikel ini
Presiden Jokowi by Setpres
Presiden Jokowi by Setpres

JATINANGOR – Dalam rangka memperingati International World Press Freedom Day (Hari Kebebasan Pers Dunia/HKPD), Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta dan Universitas Padjajaran mengadakan diskusi jurnalistik bersama peraih Emmy Awards Steven Reiner, di Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad, Kampus Jatinangor, Jumat (5/5/17). Steven adalah pengajar “Broadcast and Digital Journalism” di Stony Brook University di New York.

Diskusi memberikan perspektif terkait dengan berita palsu (bohong), fiktif, hoax, propaganda hitam, rumor, sindiran yang kerap mengancam kredibilitas jurnalisme di dalam negeri. Materi-materi dibahas meliputi cara mencari informasi yang dapat dipercaya, cara menerapkan literasi berita di kehidupan nyata, dan tips menghadapi tantangan sebagai warga digital.

Presiden Minta Semua Pihak Jernihkan Pemberitaan dari Hoaks

Tantangan terbesar dunia pers saat ini adalah banyaknya hoaks, berita bohong dan ujaran kebencian yang beredar di masyarakat.

“Dunia pers pada saat ini menghadapi tantangan terbesar dalam perjalanannya, yaitu banyaknya hoaks, berita bohong dan ujaran kebencian. Kita juga masih melihat sejumlah jurnalis yang menghadapi kekerasan di berbagai belahan dunia,” ungkap Presiden Joko Widodo saat peringatan World Press Freedom Day 2017 di Jakarta Convention Centre, Senayan, Rabu (3/5/17) malam.

Tahun ini, Indonesia memang mendapatkan kehormatan untuk menjadi tuan rumah acara HKPD. Setiap berhadapan dengan tantangan seperti itu, banyak pengamat menyebut dunia akan berakhir. “Saya katakan bahwa mereka terlalu muda untuk memahami kami mampu mengatasinya. Kami sudah pernah melakukannya dulu, kini kami dapat kembali melakukannya,” ucap Presiden dirilis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Terkait dengan penyebaran hoaks yang kian massif tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan bahwa sudah semestinya bagi media dan seluruh pihak untuk bersama-sama meluruskan dan menjernihkan. Dengan itu, masyarakat diharapkan pada nantinya bisa membedakan mana berita yang benar dan yang tidak.

“Baik media mainstream maupun media online mestinya meluruskan kalau ada berita-berita yang tidak benar. Jangan malah kalau ada berita tidak benar malah tidak diluruskan, tapi diangkat atau diviralkan. Itu yang menurut saya perlu kita garap bersama-sama,” ucapnya kepada para jurnalis usai acara.

Pers Mengawal Jalannya Pemerintahan

Di awal sambutannya, Presiden menggambarkan kondisi saat terjadi krisis keuangan di Asia pada tahun 1997. “Situasinya sangat serius di mana ekonomi kami anjlok hingga 15 persen dalam satu tahun. Masyarakat dihinggapi rasa cemas dan bingung mengenai masa depan yang penuh dengan ketidakpastian,” ucapnya.

Namun krisis pulalah yang melahirkan masyarakat Indonesia yang kuat dan dinamis. “Dan yang terpenting adalah lahirnya kebebasan berpolitik, termasuk kebebasan mengemukakan pendapat dan kebebasan pers,” kata Presiden

Pertumbuhan ekonomi Indonesia telah tumbuh 300%, bila dihitung sejak krisis keuangan yang melanda Asia tahun 1997 hingga saat ini. “Dalam 20 tahun terakhir ini tidak kurang telah terjadi empat kali pergantian pemerintahan yang berlangsung dengan damai,” ucap Presiden.

Oleh karenanya survei global menyatakan Indonesia termasuk negara dengan masyarakat yang paling optimis di dunia. “Saya ingin mengatakan kepada Anda, pers nasional dan dunia, kami tidak dapat melakukan ini tanpa Anda. Sejak era reformasi di akhir 1990, pers yang bebas memainkan peranan penting dalam menjaga jalannya pemerintahan yang akuntabel serta mengungkap dan memerangi korupsi,” ucap Presiden.

Ia pun menitipkan pesannya bagi insan pers terkait dengan HKPD ini. Presiden berharap agar kebebasan yang telah didapatkan oleh insan pers dapat diiringi dengan tanggung jawab yang nyata. “Wartawannya sudah mendapatkan sebuah kebebasan yang amat sangat di dunia maupun di Indonesia. Tapi yang namanya kebebasan itu juga ada tanggung jawabnya,” tuturnya.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Direktur Jenderal UNESCO Irina Bokova dan Presiden Timor Leste kedua Ramos Horta.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]