Bale Jabar

RS Swasta Berkontribusi Besar dalam Pembangunan Kesehatan

×

RS Swasta Berkontribusi Besar dalam Pembangunan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan ditemani istri Netty Heryawan menjenguk pasien di sela peresmian gedung rawat inap dan rawat jalan Gedung Ibnu Sina 2 Rumah Sakit Al-Islam di Parkir Barat Komplek RSAI, Bandung, Rabu (22/3). by Humas Pemprov Jabar.
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan ditemani istri Netty Heryawan menjenguk pasien di sela peresmian gedung rawat inap dan rawat jalan Gedung Ibnu Sina 2 Rumah Sakit Al-Islam di Parkir Barat Komplek RSAI, Bandung, Rabu (22/3). by Humas Pemprov Jabar.

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meresmikan operasional gedung rawat inap dan rawat jalan Gedung Ibnu Sina 2 Rumah Sakit Al-Islam (RSAI) di Parkir Barat Komplek RSAI, Jl. Soekarno-Hatta No. 644, Kota Bandung, Rabu (22/3/17). Aher menyampaikan apresiasinya atas pembangunan gedung baru tersebut sebagai wujud peran serta RS swasta dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Jabar.

“Apa jadinya wajah kesehatan kita tanpa peran serta rumah sakit swasta. Ini peran serta yang sangat luar biasa secara bersama-sama, peran signifikan. Terimakasih atas peran serta dalam pembangunan bidang kesehatan untuk membangun kesehatan masyarakat Jawa Barat yang lebih baik,” ucap Aher dalam sambutannya.

Lebih lanjut Aher menjelaskan peran serta rumah sakit di luar rumah sakit pemerintah memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan kesehatan kaum ibu dan anak di Jabar. Angka kematian ibu dan bayi di Jabar berhasil diturunkan, serta rasio kecukupan dokter dengan masyarakat Jabar juga sudah memadai.

“Rasio dokter dengan masyarakat Jawa Barat sudah seimbang dalam tataran angka makro. Dalam tataran detail rasio dokter di Jawa Barat belum memadai karena dokter masih banyak yang berada di perkotaan. Sementara 55 persen masyarakat Jabar masih ada di pedesaan,” ungkap Aher.

Namun, pada kesempatan ini Aher juga menekankan pihaknya terus mendorong masyarakat dan pemangku kepentingan bidang kesehatan di Jabar, agar lebih mengedepankan aspek pencegahan daripada pengobatan. Untuk itu, Pemprov Jabar sangat gencar melakukan langkah sosialisasi, seperti penyuluhan kesehatan dan gerakan Perilaku Hidup Beraih dan Sehat (PHBS).

“Pada saat yang sama, tentu selain melakukan pengobatan (kuratif), kita juga minta dan pasti ini sudah dilakukan, yaitu minta untuk lebih memperhatikan aspek promotif dan aspek preventif, ya. Kita melakukan pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Dengan cara melakukan penyuluhan kesehatan, sosialisasi kepada masyarakat bagaimana caranya melakukan gerakan PHBS,” imbuh Aher.

Dibangun di atas lahan seluas tiga hektar, Gedung Ibnu Sina 2 RSAI Kota Bandung ini memiliki berbagai fasilitas. Diantaranya ruang rawat inap VVIP sebanyak 28 tempat tidur, ruang rawat jalan terdiri dari enam poliklinik eksekutif, dan satu unit pelayanan kemoterapi terdiri dari delapan tempat tidur. Diharapkan melalui gedung baru ini bisa menghadirkan pelayanan dan lingkungan fisik yang berbeda, serta pelayanan lebih utama yang bisa menjadi contoh unit pelayanan di RSAI.

Dengan menerapkan konsep green hospital, RS yang bediri sejak tahun 1990 ini memilki ruang terbuka hijau 30%, serta akan dikembangan lagi fasilitas lainnya, seperti akan membangun gedung lima lantai untuk UGD, poliklinik, dan berbagai fasilitas lainnya. Dan untuk melengkapi berbagai fasilitas di RSAI, pada kesempatan ini atas nama Pemprov Jawa Barat, Aher juga memberikan bantun Rp 1 Miliar untuk melanjutkan pembangunan masjid di Komplek RSAI.

Melalui fasilitas-fasilitas ini, Plt. Direktur RSAI Bandung Muhamad Iqbal mengungkapkan RSAI memiliki tujuan untuk menjadi rumah sakit pedidikan. Untuk itu, RSAI kini telah melakukan kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (Unisba) untuk mengembangkan hal tersebut.

“Dengan adanya gedung ini, kami ingin bisa mempertahankan Rumah Sakit Al-Islam ini yang sudah terakreditasi Komisi Akreditasi RS, menjadi rumah sakit pendidikan, serta menjadi rumah sakit syariah,” tandas Iqbal.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]