Bale Bandung

Tekan Prevalensi Katarak, Pemkab Bentuk Komatda

×

Tekan Prevalensi Katarak, Pemkab Bentuk Komatda

Sebarkan artikel ini
Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Kab Bandung H.Marlan memimpin Raker Komatda Kab Bandung di Hotel Sutan Raja, Soreang beberapa waktu lalu.

SOREANG – Sebagai upaya menekan prevalensi kebutaan yang disebabkan katarak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung segera memiliki Komite Mata Daerah (Komatda). Berdasarkan hasil RAAB (Rapid Assesment of Avoidable Blindes), sebagai standar pengumpulan data kebutaan dan gangguan penglihatan yang direkomendasikan WHO, di Jawa Barat menunjukan prevalensi kebutaan 2,8% dan lebih dari 70% diantaranya akibat katarak yang tidak tertangani.

Sementara di Kabupaten Bandung, data RAAB tahun 2018 mencatat sekitar 20.160 kasus penumpukan penyakit katarak yang tidak tertangani. Berdasarkan estimasi tersebut, diperlukan setidaknya 1.500 operasi katarak setiap tahunnya.

Dari kasus tersebut, selain potensi bertambahnya jumlah penduduk di Kabuaten Bandung, katarak yang biasa terjadi pada usia 50 tahun dan kelainan refraksi dan flow vision yang menjadi penyebab gangguan penglihatan lainnya, menjadi dasar terbentuknya Komatda sebagai wadah kerjasama lintas sektor dalam menekan prevalensinya di Kabupaten Bandung.

Komatda Kabupaten Bandung merupakan Komatda yang dibentuk pemerintah daerah pertamakalinya di Indonesia, melalui SK. Bupati Bandung no. 44/Kep.516-Dinkes/2018 tanggal 12 Oktober 2018.

Ketua Komatda Agus Muharam.,MM mengatakan, pembentukan Komatda merupakan respon pemerintah untuk mendukung upaya penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan (PGP) di Kabupaten Bandung.

“Komatda ini badan independen yang terdiri dari unsur lintas sektor, seperti organisasi penyandang disabilitas, organisasi profesi dan unsur masyarakat lainnya. Kita bersama-sama mendukung Pemkab dalam upaya menurunkan prevalensi gangguan penglihatan, yang saat ini kasusnya terus meningkat,” jelas Agus, Rabu (21/11/18).

Asisten Ekonomi dan kesejahteraan H. Marlan, S.Ip.,M.Si mengatakan, pembentukan Komatda akan mendukung pemerintah dalam melakukan berbagai upaya penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan secara komprehensif dan sinergis.

“Ini merupakan upaya kerja sabilulungan dan langkah strategis untuk percepatan menekan prevalensi gangguan penglihatan dan kebutaan, antara pemerintah, swasta, LSM juga masyarakat dari berbagai unsur,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Marlan, Komatda diharapkan mampu mendukung pemerintah dalam melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan di seluruh wilayah.

“Komatda adalah Lembaga baru di bidang kesehatan yang menangani permasalahan kesehatan mata masyarakat. Minggu lalu kita sudah lakukan rapat kerja pengurus dan stake holder untuk menyusun program kerja, dan rencananya pelantikan Komatda akan dilakukan oleh Pak Bupati bulan Desember ini,” jelas Marlan.

Pembentukan Komatda sendiri kata dia, didasari hasil identifikasi dan evaluasi bahwa tingkat kesakitan masyarakat pada mata menunjukan peningkatan yang perlu mendapatkan perhatian yang serius terutama penyakit katarak dan penyakit mata, yang disebabkan paparan dari radiasi penggunaan hp maupun komputer.

“Apalagi dua alat teknologi ini merupakan kebutuhan yang paling dominan dipakai mulai anak-anak sampai orang tua, dengan intensitas penggunaan yang cukup tinggi,” imbuhnya.

Dirinya berharap, pembentukan Komatda di Kabupaten Bandung bisa mendukung program dan kegiatan pemerintah, terutama dalam upaya preventif dan promotif pencegahan dan penurunan angka kesakitan gangguan penglihatan hingga kebutaan.

“Saya harap prevalensi gangguan penglihatan masyarakat di Kabupaten Bandung bisa menurun, dengan kolaborasi berbagai elemen yang dimiliki Komatda,” pungkasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong gerakan pemberantasan narkoba yang digalakkan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bandung, dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXV PC PMII Kabupaten Bandung di Gedung Moh Toha, Soreang, Sabtu (25/4/2026). Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menegaskan bahwa persoalan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan harus menjadi […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat secara resmi mengukuhkan kepengurusan Komisi, Lembaga, dan Badan MUI Jabar masa khidmat 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Masjid Raya Al-Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, pada Minggu 19 April 2026 lalu. Ada 10 nama di antaranya diisi jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung. Salah satunya Ketua […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi pelatihan Standarisasi Imam dan Khatib yang digelar Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Bandung, di Aula SLRT Dinsos Kabupaten Bandung, Sabtu (25/4/2026). Menurut Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS), DMI Kabupaten Bandung saat ini sudah eksis dan aktif berkegiatan, bahkan sudah terbentuk 31 Pimpinan Cabang DMI […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Sebanyak 31 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bandung secara aklamasi memilih H. Abdul Rouf, M.Pd sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Bandung periode 2026-2031. Abdul Rouf yang sebelumnya menjabat Sekretaris Umum DPD BKPRMI Kabupaten Bandung terpilih sebagai Ketua dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya peran strategis Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dalam menyerap tenaga kerja baru di Kabupaten Bandung. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Himpunan Lembaga Latihan Seluruh Indonesia (HILLSI) Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di Soreang, Jumat (24/42026). Dalam arahannya, Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menekankan bahwa LPK […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor yang membentuk Satuan Tugas Penanganan Sampah berbasis pesantren. Satgas Penanganan Sampah Ansor ini merupakan bentuk aksi nyata dalam menjaga lingkungan hidup (ekologi) yang digerakkan oleh kader muda Nahdlatul Ulama (NU), yang juga dikenal sebagai Ansor Hijau atau satgas relawan sampah. […]