Kamis, September 29, 2022
BerandaBale BandungTKSK Nagreg : Belum Ada Keluhan Dari Masyarakat

TKSK Nagreg : Belum Ada Keluhan Dari Masyarakat

NAGREG,balebandung.com – Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Nagreg Kabupaten Bandung Andri Rahayu mengatakan dalam penyaluran BLT BBM di Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung tidak ada masalah.
“Aman-aman saja. Setahu saya belum ada keluhan dari masyarakat,” kata Andri kepada wartawan di Nagreg, Senin (19/9/2022).

Andri mengatakan, sebelumnya ada di antara warga yang tidak menerima bantuan sosial itu, namun sekarang melalui program BLT BBM (bantuan langsung tunai bahan bakar minyak) menerima bantuan tersebut.

“Besok juga ada pembagian PKH murni di Kecamatan Nagreg, yaitu sebanyak 417 KPM. Selama ini tak ada masalah, dan dinilai tepat sasaran,” katanya.

Ia mengatakan, penerima BLT BBM itu adalah yang sebelumnya mereka adalah penerima PKH dan BPNT.

“Desa juga sudah melakukan verifikasi, khususnya ketidaklayakan para penerima bantuan sosial tersebut. Orang-orang yang sudah tidak layak menerima bantuan, dihilangkan. Termasuk orang yang sudah meninggal dan pindah alamat,” katanya.

Andri mengatakan, ada di antara warga yang sebelumnya menerima bantuan sosial itu, kemudian sekarang tidak menerima, tentunya ada beberapa indikator.

“Di antaranya, dari data kelayakan memang sudah tak layak menerima bantuan tersebut. Termasuk karena persoalan NIK, yang tidak singkron juga bisa menjadi indikator warga itu tidak menerima bantuan BLT. Misalnya, NIK-nya belum diaktifkan. Tanda baca juga sangat berpengaruh,” katanya.

Andri juga mengatakan, jika ada di antara warga calon penerima bantuan itu bersentuhan dengan pihak bank, misalnya ada pinjaman ke bank, dan bermasalah hal itu bisa menjadi kendala.

“Tidak akan menerima bantuan. Masa orang miskin pinjam ke bank,” katanya.
Andri juga mengatakan, bahwa di tingkat kecamatan maupun desa saat ini sedang menggunakan aplikasi dibedaskeun.

“Jadi setiap bantuan, baik itu bantuan dari pusat, provinsi, kabupaten, dan desa harus berdasarkan data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). “Yang semuanya itu ada di data dibedaskan di Kabupaten Bandung. Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Bupati Bandung, telah memberikan program aplikasi dibedaskeun,” katanya.***

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERKINI