Bale Jabar

TPPAS Legoknangka Pakai Skema Pembiayaan VGF

×

TPPAS Legoknangka Pakai Skema Pembiayaan VGF

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat rapat penentuan teknologi dan penentuan tipping fee TPPAS Legoknangka di Gedung Sate, Senin (24/7). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat rapat penentuan teknologi dan penentuan tipping fee TPPAS Legoknangka di Gedung Sate, Senin (24/7). by Humas Pemprov Jabar

GESAT – Proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk pembangunan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legoknangka di Desa Ciherang, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung akan menggunakan skema Viability Gap Funding (VGF) untuk pembiayaan tipping fee. VGF akan menekan biaya tipping fee lebih rendah hingga dua kali lipat.

Tipping fee merupakan biaya pengelolaan sampah yang disesuaikan dengan tingkat inflasi. Dalam hal ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menganggarkan sebesar 30% dari biaya tipping fee yang ditetapkan dan 70% sisanya dibebankan kepada pemerintah kabupaten/kota. Sementara VGF merupakan dukungan pembiayaan yang diberikan oleh pemerintah pusat dalam proyek KPBU untuk membiayai sebagian porsi dari biaya konstruksi proyek.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan proyek TPPAS ini sangat penting, sama pentingnya dengan proyek infrastruktur lain, seperti jalan tol, bandara, dan pelabuhan.

“Bantuan VGF ini berarti porsi APBN kan yang masuk ke proyek ini. Kita akan segera komunikasikan (dengan pemerintah pusat) karena isu ini baru muncul dengan tegas hari ini. Karena kita harus memilih,” ungkap Aher usai rapat penentuan teknologi dan penentuan tipping fee TPPAS Legoknangka di Gedung Sate, Senin (24/7/17).

Aher bilang, beban biaya tipping fee akan cukup berat ditanggung oleh pemerintah daerah, tanpa ada bantuan modal pemerintah pusat. Bila tanpa VGF, tipping fee yang harus dikeluarkan oleh pemerintah daerah Rp 502.136 per ton. Namun, bila menggunakan VGF, pemerintah daerah hanya mengeluarkan biaya Rp 252.375 per ton.

“Tapi kan perlu digarisbawahi bahwa penyelesaian sampah ini amat amat sangat penting. Sama penting dengan jalan tol, bandara, pelabuhan,” tandas gubernur.

“Kalau sampah kan manfaatnya adalah seringkali orang tidak menyadari kalau sampah dikelola dengan baik itu berdampak pada angka kesakitan menjadi rendah. Otomatis biaya kesehatan menjadi rendah, itu manfaatnya. Oleh karena itu, pentingnya sama dan boleh jadi lebih penting,” imbuhnya.

Baca Juga  Pangdam III/Slw; Wawasan Kebangsaan Perlu Disegarkan Lagi

Direktur Pengembangan Strategi dan Kebijakan Pengadaan Khusus Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Diah Ambarawati menerangkan VGF akan berdampak pada kelayakan proyek TPPAS Legoknangka. VGF dilakukan agar pemerintah daerah terjangkau dalam membiayai tipping fee.

“Kita harus kemas proyek ini supaya diminati oleh swasta termasuk meningkatkan kelayakannya. Salah satu upaya meningkatkan kelayakan itu adalah kita dengan mengajukan viability gap fund. Supaya pemerintah daerah ini terjangkau untuk membayar tipping fee-nya, tanpa kemudian kita mengurangi kualitas, tanpa mengurangi atau menekan biaya yang seharusnya tidak perlu,” papar Diah.

“Karena kalau kita menekan biaya terlalu rendah kualitas akan jadi tidak baik. Oleh karena itu, tadi kesepakaatan dengan Pak Gubernur kita akan mengajukan viability gap fund,” lanjutnya.

Disinggung tentang teknologi yang akan diterapkan di TPPAS Legoknangka, Diah mengatakan berupa teknologi pengolahan sampah menjadi Termal. Namun, teknologi ini tetap memenuhi standar ambang batas emisi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

“Karena teknologi ini akan kita kompetisikan. Jadi, ada beberapa hal yang mungkin kita ga bisa kasih (informasi). Yang pasti kita menggunakan teknologi yang mampu mengolah sampah jadi sistem termal secara signifikan. Tapi tetap memenuhi standar atau ambang batas emisi yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup,” pungkas Diah.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat bersama Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Provinsi Jawa Barat serta LAZ Graha Dhuafa Indonesia kembali menggelar rangkaian kegiatan Ramadan Festival dan Education Fair 1447 H, di Masjid Raya Al Jabbar selama dua hari, 7-8 Maret 2026. Kegiatan diawali dengan […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – BPJS Kesehatan memastikan layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat diakses secara optimal selama periode libur Lebaran tahun 2026. Berbagai kemudahan layanan telah disiapkan agar peserta tetap memperoleh pelayanan kesehatan maupun layanan administrasi kepesertaan, termasuk bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Direktur Utama BPJS Kesehatan, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Yayasan Budaya Individu Spesial (YBUIS) sukses menggelar kegiatan Individu Spesial Cinta Ramadhan (ISTARA) Nu K’2, di D’Botanica Mall Pasteur, Kota Bandung, Sabtu (7/3/2026). Ratusan anak dari beberapa komunitas Individu Spesial (Indis) menyumbangkan hiburan dengan tampil di atas panggung menampilkan keterampilannya masing-masing. PlaAstro Band, kelompok musik yang personilnya anak-anak disabilitas tampil turut memeriahkan […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Lebih dari 100 orang disabilitas atau individu istimewa (indis) ngabuburit bersama dalam ajang Individu Spesial Cinta Ramadan (ISTARA) yang digelar Yayasan Budaya Individu Spesial (YBUIS) di d’Botanica Mall Bandung, Sabtu (7/3/2026) siang sampai malam. “Kegiatan sosial Individu Spesial Cinta Ramadan Nu Kadua (ISTARA Nu K’2) ini dalam rangka memeriahkan bulan suci yang […]

Bale Jabar

CIANJUR, balebandung.com – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji, menemui ratusan Tim Pendamping Keluarga (TPK) pada kunjungan kerjanya ke Kabupaten Cianjur, Kamis (4/3/2026). Hal itu dilakukan untuk memastikan distribusi program Makanan Bergizi Gratis 3B (MBG 3B) yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD berjalan optimal, sekaligus memperkuat upaya pembangunan keluarga dan […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyatakan, tahun lalu Jawa Barat mencatat penurunan prevalensi stunting tertinggi secara nasional, yakni sebesar 5,8 persen. Capaian itu menurutnya harus terus ditingkatkan dengan target prevalensi stunting Jabar di bawah 10 persen, bahkan menuju zero new stunting atau tidak ada kasus stunting baru. “Capaian ini patut disyukuri, […]