Jabar Tuan Rumah Asia Tourism Forum

Jumat, 11 Maret 2016 | 16:45:29 | Penulis : bb1 | 936 Kali dilihat

asia-tourism-forumBANDUNG – Jawa Barat akan jadi tuan rumah Asia Tourism Forum (ATF), yang rencananya digelar 7 – 9 Mei 2016. Kepala Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung Anang Sutono mengungkapkan, ATF merupakan forum internasional yang akan dihadiri oleh sekitar 30 negara di kawasan Asia. Lebih dari itu sejumlah negara ‘barat’ seperti Amerika, Kanada, Inggris, Australia, juga direncanakan hadir pada forum tersebut.

Forum Internasional Kepariwisataan ini merupakan wadah berkumpulnya para stakeholder pariwisata. Seperti para peneliti pariwisata, para praktisi industri pariwisata, akademisi, serta pejabat pemerintah dan para pemangku kebijakan pariwisata.

Lewat forum ini, para stakeholders di bidang pariwisata tersebut dapat berkoordinasi dan bertukar pikiran juga informasi penting, sebagai pengembangan industri pariwisata yang berkelanjutan, baik pada skala lokal, nasional, tingkat Asia, maupun dunia.

Bagi Anang, dunia pariwisata harus maju, dan terus berkembang sebab pariwisata jadi alat yang paling ampuh untuk memakmurkan masyarakat. “Hari ini STP Bandung, saya sebagai ketua di sana memohon waktu kepada Pak Wagub untuk berkonsultasi kaitannya dengan Jawa Barat akan menjadi ‘host’ atau tuan rumah dalam penyelenggaraan Asia Tourism Forum (ATF),” ungkap Anang usai menemui Wagub Jabar Deddy Mizwar, di Ruang Kerja Wagub, Gedung Sate, Kamis (10/3/16).

Anang berharap hasil-hasil research yang akan ditampilkan di sana bisa diterapkan di Jawa Barat. “Jadi, research yang baik itu adalah yang bisa diterapkan, atau ‘down to earth’. Karena banyak permasalahan pariwisata yang harus diselesaikan dengan research. Apalagi kita yakin pariwisata adalah salah satu alat yang paling ampuh untuk memakmurkan masyarakat,” tutur Anang.

Sementara, tema kegiatan ATF nanti bertema “A New Approach of Wonderful Tourism”, yang akan menggali berbagai pendekatan baru pada industri pariwisata. Dengan tujuan, memberikan manfaat strategis bagi masyarakat melalui pariwisata. Sebagai contohnya, pariwisata akan menjadi penting bagi masyarakat bila dapat menggerakkan perekonomian rakyat, mengeksplorasi lingkungan, dan menaikan popularitas daerah tertentu. Artinya, pariwisata dapat meningkatkan kualitas hidup orang banyak.

Berita Terkait