Bale Jabar

KONI Minta Sosialisasi Pengetahuan Altet tentang Doping

×

KONI Minta Sosialisasi Pengetahuan Altet tentang Doping

Sebarkan artikel ini
PB PON XIX dan Peparnas XV/2016 Jabar mengumumkan hasil tes doping para atlet dan paralimpian dalam konferensi pers di Ruang Sanggabuana Gedung Sate, Senin (9/1). by Humas Pemprov Jabar
PB PON XIX dan Peparnas XV/2016 Jabar mengumumkan hasil tes doping para atlet dan paralimpian dalam konferensi pers di Ruang Sanggabuana Gedung Sate, Senin (9/1). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Komite Olahraga Nasional Indonesia meminta Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) meningkatkan sosialisasi pengetahuan doping pada atlet dan pengurus besar.

“Kedepannya kita sangat mengharapkan LADI untuk bisa memberikan sosialisasi lebih awal atlit dan pelatih juga kepada para PB,” ucap Wakil Ketua KONI Pusat Inugroho kepada wartawan dalam konferensi pers di Gedung Sate, Senin (9/1/17).

Inu menilai sosialisasi merupakan hal yang mutlak agar dilakukan secara dini untuk menghindarkan atlit mengkonsumsi zat-zat yang dikategorikan sebagai doping. “Sosialisasi menjadi mutlak, jauh sebelum event dilaksanakan,” tandas Inu.

Ia tak menampik masalah minimnya pengetahuan baik pada atlit dan pelatih serta pengurus besar.”Kita tidak mengingkari berkaitan dengan pemahaman dan pengetahuan tentang doping. Menjadi kewajiban KONI untuk mendorong PB–PB dan LADI menyediakan sedini mungkin untuk menyosialisasikan permasalahan doping ini,” bebernya.

Inu berjanji akan menekankan jajarannya untuk mengawasi atlitnya dan melakukan tindakan tegas bila penggunaan doping oleh atlit membahayakan perkembangan olaraga. “KONI nanti akan menekankan PB untuk mengawasi atlitnya dan kita akan memberikan sanksi yang berat apabila memberikan dampak yang tidak baik dalam perkembangan olahraga kita”, papar dia.

Sebanyak 14 atlet ajang multi event tahun 2016 terbukti menggunakan doping oleh penyelenggara dan dikuatkan oleh uji laboraturium dari World Anti Doping Agency (WADA) New Delhi. Namun pemerintah akan membentuk Dewan Disiplin untuk menyelidiki motif penggunaan zat terlarang itu.

“Nanti akan terbuka apakah mereka menggunakan dengan sengaja atau karena unsur kurangnya pengetahuan terhadap zat-zat yang mengandung doping”ungkap Inu.

Ketua umum PB PON XIX dan PAPARNAS XV Ahmad Heryawan menilai sosialisasi doping menjadi tugas dan kewajiban masyarakat olahraga, khususnya Kementerian Pemuda dan Olaraga serta LADI.

Langkah ini menurutnya guna mengoptimalkan pengawasan pendidikan pencegahan dan sosialisasi program anti doping terhadap pemangku kepentingan bidang olaraga, sehingga tidak terjadi atlit atau paralimpian melakukan tindakan tindakan tidak terpuji. “Ini merupakan penipuan yang mencederai suportivitas dan membahayakan kesehatan atlit atau paralimpian,”kata Aher.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]