Bale Jabar

Reforestasi Kawasan DAS Citarum dan Cimanuk Mulai April 2017

×

Reforestasi Kawasan DAS Citarum dan Cimanuk Mulai April 2017

Sebarkan artikel ini
Wapres  Jusuf Kalla saat memimpin rapat  Reforestasi Kawasan DAS Citarum dan Cimanuk Jabar, di Kantor Wapres, Kamis (16/3). by Humas Pemprov jabar
Wapres Jusuf Kalla saat memimpin rapat Reforestasi Kawasan DAS Citarum dan Cimanuk Jabar, di Kantor Wapres, Kamis (16/3). by Humas Pemprov jabar

JAKARTA – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan kesiapannya selaku pemerintah daerah dalam melancarkan segala upaya untuk menormalisasi sungai ataupun memperbaiki ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dan Cimanuk di wilayah Jawa Barat.

Hal ini diungkapkan usai mendengar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar yang memastikan upaya reforestasi, atau penghutanan kembali lahan di DAS Citarum dan Cimanuk, akan dilaksanakan segera. Rencananya, upaya normalisasi tersebut akan dimulai April 2017.

Hal itu disampaikan Menteri LHK Siti Nurbaya usai rapat bersama Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, serta Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, di kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Kamis (16/3/17). “Jadwal kerjanya itu April awal atau minggu terakhir Maret ini,” ungkap Menteri LHK.

Siti Nurbaya menuturkan, setidaknya kerusakan yang terjadi di lahan DAS Citarum yakni seluas 18.600 hektar. Sementara kerusakan yang terjadi di DAS Cimanuk hulu sekitar 9.400 hektar.

Adapun secara teknis, upaya reforestasi DAS di wilayah Citarum dan Cimanuk Jawa Barat, akan dimulai dengan penanaman secara konvensional, yaitu dengan membagikan bibit kepada masyarakat untuk ditanam di wilayah DAS.

Sementara untuk kawasan tak berpenghuni, akan dilakukan mekanisme “Aerial Seeding” atau pembibitan yang disebar menggunakan helikopter.

Siti menambahkan, akan dilakukan pula upaya perbaikan di hilir sungai, yaitu dengan membangun infrastruktur pendukung seperti bendungan, sumur resapan, dan lain sebagainya.

Aher secara khusus mengapresiasi, karena menurutnya ini adalah penyelesaian hulu yang paling besar. “Biasanya memang di hilir yang banyak penyelesaiannya, pengerukan sungai itu yang sering jadi penyelesaian,” kata Aher.

Aher berharap, 3 – 4 tahun ke depan, bisa terlihat perubahan yang diharapkan. “Prinsipnya, Jabar siap mensukseskan progam ini bersama-sama dengan kementerian dan lembaga terkait lainnya,” tandasnya.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Imam Santoso menambahkan, untuk perbaikan di kawasan hilir, kementeriannya berencana membangun sejumlah curug atau tempat mengalirkan air dan waduk guna mencegah banjir.

“Di Bandung sendiri, kita tahu memang Bandung cekungan, kalau di Cieunteung. Kita lakukan pembebasan tanahnya di sana 8 hektar, kita akan memompa airnya dari Cieunteung ke Citarum. Sedangkan Citarum sendiri sepanjang 32 km kita akan normalisasi,” papar Imam.

Selain itu, imbuh Imam, yang akan dibuat di Jawa Barat adalah membuat Curug Jompong dari aliran Sungai Citarum, yaitu berupa terowongan (tunnel) sepanjang 260 meter. Dengan harapan, penyempitan Sungai Citarum yang menyebabkan luapan air masuk dan menyebabkan banjir di Kota Bandung dapat tertanggulangi.

“Kita rencananya tahun 2017 ini sudah mulai di Cieunteung. Kemudian, Sungai Citarum tahun 2018. Sedangkan, untuk terowongan Curug Jompong, kita mulai tahun 2017 ini. Jadi kita harap tahun 2019 semua sudah selesai,”ungkapnya.

Kepala BNPB Willem Rampangilei mengungkapkan, untuk upaya reforestasi di wilayah DAS, dan sejumlah pembangunan sarana pendukung yang direncanakan tersebut, dibutuhkan dana sekitar Rp 320,6 miliar. Adapun dana tersebut, sesuai arahan Wapres RI Jusuf Kalla, kata dia, diambil dari dana cadangan penanggulangan bencana yang dimiliki BNPB.

“Bapak Wapres minta karena ini kan situasi darurat, kita butuh lebih cepat, sehingga kita sepakat dari Kementerian Keuangan, Bappenas, semua yang hadir rapat, bahwa anggarannya akan diambil dari dana cadangan penanggulangan bencana. Nilainya adalah Rp 320,6 miliar dan itu sudah perintah Bapak Wapres bahwa bulan depan sudah harus mulai dikerjakan oleh Kementerian LHK dan Kementerian PUPR,” papar Willem.

Tapi, tukas Willem, dana sebesar Rp 320 miliar tersebut akan dibagi dua. Dengan perincian, untuk kegiatan serupa di Nusa Tenggara Barat (NTB) diperkirakan sebesar Rp 62,9 miliar, dan untuk di Jawa Barat diperkirakan sekitar Rp 250 miliar.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar 2026 mulai memperkuat jajaran kreatifnya dengan menggandeng dua maestro seni pertunjukan Jawa Barat, Rosikin WK, S.Sn., M.Sn. dan aktor teater sekaligus film senior R. Irwan Guntari WK, S.Sn. Keduanya dipercaya menggarap konsep pembukaan dan penutupan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu atraksi utama dalam perhelatan budaya tersebut. Kedua seniman itu […]