Bale Jabar

Pontjo Sutowo Ajak Anak Yatim Doakan Prabowo, “Jangan Tinggalkan Presiden Sendirian”

×

Pontjo Sutowo Ajak Anak Yatim Doakan Prabowo, “Jangan Tinggalkan Presiden Sendirian”

Sebarkan artikel ini
Doa Bersama Anak-anak Yatim Untuk Keselamatan Bangsa di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu (15/8/26) malam.

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029.

Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026).

Pontjo berharap pemerintahan Presiden Prabowo dapat berjalan dengan baik, lancar dan terhindar dari berbagai gangguan di tengah situasi bangsa yang menghadapi berbagai tantangan.

“Jangan tinggalkan Presiden Prabowo sendirian. Mari kita dukung beliau,” kata Pontjo.

Pesan tersebut disampaikan Pontjo di tengah persoalan hukum yang sedang dihadapinya terkait Hotel Sultan. Pada 18 Juni 2026, kawasan Hotel Sultan dieksekusi pengosongan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

PT Indobuildco yang selama puluhan tahun mengelola Hotel Sultan tetap memperjuangkan haknya melalui jalur hukum. Pemerintah sendiri menyatakan pengambilalihan kawasan tersebut berkaitan dengan penyelamatan aset negara.

Namun, persoalan tersebut tidak membuat Pontjo mengubah sikapnya terhadap pemerintahan maupun Presiden Prabowo. Ia justru meminta anak-anak yatim yang hadir untuk mendoakan keselamatan bangsa dan kelancaran kepemimpinan Presiden.

Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap Pontjo tersebut menunjukkan adanya upaya memisahkan persoalan hukum dengan kepentingan bangsa dan negara.

“Pak Pontjo boleh memperjuangkan haknya melalui jalur hukum. Tetapi itu tidak berarti harus memusuhi negara atau presidennya,” kata Toto kepada pers di Jakarta, Minggu (16/8/2026).

Menurut Toto, keberhasilan pemerintahan bukan hanya kepentingan Presiden Prabowo dan pemerintah, tetapi juga kepentingan seluruh masyarakat.

Karena itu, dukungan terhadap pemerintahan tidak harus berarti menghilangkan sikap kritis terhadap kebijakan atau keputusan yang dianggap tidak tepat.

“Kalau ada persoalan hukum, biarkan hukum yang berjalan. Tetapi kepentingan bangsa tetap harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Toto menilai pesan Pontjo relevan di tengah situasi ketika perbedaan kepentingan sering berkembang menjadi persoalan personal dan permusuhan politik.

Dalam konteks itu, menurut Toto, doa yang disampaikan anak-anak yatim untuk Presiden bukan sekadar bagian dari seremoni. Ada pesan agar kepentingan bangsa ditempatkan lebih tinggi daripada perbedaan kepentingan pribadi.

“Kalau pemerintahan berjalan baik, ekonomi tumbuh, hukum berjalan dan stabilitas terjaga, yang mendapatkan manfaat adalah rakyat,” katanya.

Pontjo, lanjut Toto, memperlihatkan bahwa memperjuangkan kepentingan melalui jalur hukum tetap dapat berjalan beriringan dengan dukungan terhadap keberlangsungan pemerintahan dan keselamatan bangsa.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]