Bale Jabar

Pemkab Purwakarta Bantu Pengobatan Thalasemia

×

Pemkab Purwakarta Bantu Pengobatan Thalasemia

Sebarkan artikel ini
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi bersama anak pasien thalamesia.
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi bersama anak pasien thalamesia.
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi bersama anak pasien thalamesia.

Purwakarta menjadi salah satu daerah rawan terjangkit penyakit thalasemia. Thalasemia adalah suatu penyakit genetik yang terjadi karena adanya kerusakan pada susunan DNA yang mengakibatkan terganggunya proses pembentukan sel darah merah / hemoglobin (Hb).

Faktor genetik ini bisa diturunkan dari kedua orang tua atau salah satu dari mereka yang memiliki gangguan darah resesif autosomal yang mempengaruhi DNA penderita.
Kerusakan DNA akibat adanya ketidakseimbangan salah satu dari empat unsur asam amino pada unsur hemoglobin. Jika hal ini dibiarkan secara terus menerus, tentu saja akan menimbulkan hal yang buruk bagi penderita penyakit thalasemia karena fungsi hemoglobin ini adalah mengikat oksigen dalam darah, jika hemoglobin sedikit maka pasokan oksigen keseluruh tubuh akan terganggu.

Menurut data Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Purwakarta, terdapat trend kenaikan penderita penyakit ini dan didominasi oleh anak-anak. Sepanjang tahun 2015 saja terdapat 98 pasien yang terdiri dari pasien rawat jalan 34 orang, pasien rawat inap 41 orang dan pasien rawat darurat 23 orang.

Dalam rangka mengurangi beban pasien thalasemia Pemkab Purwakarta mengalokasikan anggaran Rp 500 juta. Bantuan ini jadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga kurang mampu mengingat kebanyakan dari penderita Thalasemia di Purwakarta berasal dari keluarga pra sejahtera yang tidak mampu memenuhi biaya pengobatan. Sedangkan pasien thalasemia sangat tergantung pada transfusi darah untuk bisa mencapai kesembuhan.

Direktur RSUD Bayu Asih Agung Darwis mengatakan pihaknya selalu mengakomodir siapapun pasien yang datang untuk berobat. Ini tidak terlepas dari program Jaminan Masyarakat Purwakarta Istimewa yang sejak lima tahun lalu efektif diberlakukan atas kebijakan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

“Kami terus melakukan pelayanan maksimal pada masyarakat, cukup foto copy KTP, kartu keluarga dan surat rujukan dari puskesmas. Begitu pun untuk pasien thalasemia,” kata Agung.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengungkapkan rasa empati yang sedalam-dalamnya kepada seluruh penderita thalasemia di Kabupaten Purwakarta. Bupati menuturkan transfusi darah menjadi tindakan medis yang harus selalu dilakukan demi kesembuhan para penderita.

“Karena hal inilah kami bantu para pasien. Anggarannya kami siapkan dari APBD untuk kebutuhan pasien ini, kasihan mereka kesusahan,” terang Dedi.

Ia menambahkan, Pemkab Purwakarta akan segera melengkapi fasilitas check-up dan pengobatan untuk penderita thalasemia di RSUD Bayu Asih. Tenaga ahli (dokter spesialis) pun akan standby secara bergantian sesuai dengan jadwal piket yang diatur oleh pihak rumah sakit. “Ikhtiar penyembuhan akan kami lakukan secara maksimal sampai pasien dinyatakan sembuh,” ujar Dedi. (iwa)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]