Bale Jabar

Menristek Dikti: PDD Harus Dukung Pengembangan Kawasan Industri

×

Menristek Dikti: PDD Harus Dukung Pengembangan Kawasan Industri

Sebarkan artikel ini
Presiden Jokowi, Kepala LAPAN, Menristekdikti, dan Wagub Jabar Deddy Mizwar saat melepas satelit LAPAN-A2/Orari, 3 September 2015. ist
Presiden Jokowi, Kepala LAPAN, Menristekdikti, dan Wagub Jabar Deddy Mizwar saat melepas satelit LAPAN-A2/Orari, 3 September 2015. ist
Presiden Jokowi, Kepala LAPAN, Menristekdikti, dan Wagub Jabar Deddy Mizwar saat melepas satelit LAPAN-A2/Orari, 3 September 2015. ist

JAKARTA – Rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membuat Program Studi di Luar Domisi (PDD) dalam naungan perguruan tinggi terus mendapat dukungan. Kali ini dukungan penuh diberikan langsung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Riset, Teknologi & Perguruan Tinggi (Kemenristek Dikti) RI.

Menteri Ristekdikti Muhammad Nasir dalam pertemuan bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan, pembangunan PDD tersebut harus mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan kawasan, khususnya kawasan industri serta pengembangan SDM-nya.

“Saya ingin PDD bisa memberikan dampak positif pada SDM di Jawa Barat dan kepada industri. Sehingga keberadaan PTN tersebut mampu meningkatkan riset-riset khususnya di bidang industri, seperti di Jepang,” harap Nasir dalam pertemuan yang digelar di Kemenristek Dikti/Gedung BPPT Jakarta, dirilis Humas Pemprov Jabar, Senin (7/2/16).

“Jadi, riset-riset yang dilakukan PTN juga harus betul-betul mampu membantu serta diimplementasikan dalam bidang industri,” imbuh Nasir.

Untuk itu, Nasir pun menekankan ke depannya hal tersebut bisa membantu pengembangan ekonomi dan serta peningkatan SDM bangsa. Sehingga menurutnya PDD dibangun tidak hanya untuk meningkatkan jumlah mahasiswa semata.

Senada dengan Menristek Dikti, Wakil Gubernur Deddy Mizwar juga mengatakan pembangunan PDD ini akan sangat membantu ekonomi serta peningkatan kapasita SDM kawasan. Terlebih lagi saat ini Pemprov Jabar pun tengah mengembangkan kawasan Metropolitan Cirebon Raya.

“PDD ini akan sangat membantu pengembangan kawasan di mana PDD itu ada. Seperti di Cirebon, ini akan membantu pengembangan kawasan metropolitan di Cirebon Raya,” ungkap Wagub dalam pertemuan.

Sementara dalam bidang teknologi, lanjut Wagub, ITB dengan PDD-nya akan bisa membantu serta mengantisipasi pengembangan teknologi di bidang industri. Untuk itu, Pemprov Jabar pun telah siap dan akan terus mendorong agar PDD bisa direalisasikan tahun ini. “Ini langkah yang sangat baik dan penuh harapan,” ucap Deddy.

Untuk PDD ITB, rencananya akan dibangun di dua wilayah, yakni di Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Bekasi. Di Kabupaten Cirebon, telah ada tanah seluas 42 hektar yang merupakan hibah dari Pemkab Cirebon (30 hektar) dan Pemprov Jabar (12 hektar). Sementara di Bekasi, rencananya PDD ITB akan dibangun di salah satu kawasan industri di Kab. Bekasi di lahan seluas 40 hektar yang merupakan hibah dari perusahaan Sinarmas.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]