Selasa, Oktober 19, 2021
BerandaBale JabarPemkab Purwakarta Bantu Pengobatan Thalasemia

Pemkab Purwakarta Bantu Pengobatan Thalasemia

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi bersama anak pasien thalamesia.
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi bersama anak pasien thalamesia.

Purwakarta menjadi salah satu daerah rawan terjangkit penyakit thalasemia. Thalasemia adalah suatu penyakit genetik yang terjadi karena adanya kerusakan pada susunan DNA yang mengakibatkan terganggunya proses pembentukan sel darah merah / hemoglobin (Hb).

Faktor genetik ini bisa diturunkan dari kedua orang tua atau salah satu dari mereka yang memiliki gangguan darah resesif autosomal yang mempengaruhi DNA penderita.
Kerusakan DNA akibat adanya ketidakseimbangan salah satu dari empat unsur asam amino pada unsur hemoglobin. Jika hal ini dibiarkan secara terus menerus, tentu saja akan menimbulkan hal yang buruk bagi penderita penyakit thalasemia karena fungsi hemoglobin ini adalah mengikat oksigen dalam darah, jika hemoglobin sedikit maka pasokan oksigen keseluruh tubuh akan terganggu.

Menurut data Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Purwakarta, terdapat trend kenaikan penderita penyakit ini dan didominasi oleh anak-anak. Sepanjang tahun 2015 saja terdapat 98 pasien yang terdiri dari pasien rawat jalan 34 orang, pasien rawat inap 41 orang dan pasien rawat darurat 23 orang.

Dalam rangka mengurangi beban pasien thalasemia Pemkab Purwakarta mengalokasikan anggaran Rp 500 juta. Bantuan ini jadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga kurang mampu mengingat kebanyakan dari penderita Thalasemia di Purwakarta berasal dari keluarga pra sejahtera yang tidak mampu memenuhi biaya pengobatan. Sedangkan pasien thalasemia sangat tergantung pada transfusi darah untuk bisa mencapai kesembuhan.

Direktur RSUD Bayu Asih Agung Darwis mengatakan pihaknya selalu mengakomodir siapapun pasien yang datang untuk berobat. Ini tidak terlepas dari program Jaminan Masyarakat Purwakarta Istimewa yang sejak lima tahun lalu efektif diberlakukan atas kebijakan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

“Kami terus melakukan pelayanan maksimal pada masyarakat, cukup foto copy KTP, kartu keluarga dan surat rujukan dari puskesmas. Begitu pun untuk pasien thalasemia,” kata Agung.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengungkapkan rasa empati yang sedalam-dalamnya kepada seluruh penderita thalasemia di Kabupaten Purwakarta. Bupati menuturkan transfusi darah menjadi tindakan medis yang harus selalu dilakukan demi kesembuhan para penderita.

“Karena hal inilah kami bantu para pasien. Anggarannya kami siapkan dari APBD untuk kebutuhan pasien ini, kasihan mereka kesusahan,” terang Dedi.

Ia menambahkan, Pemkab Purwakarta akan segera melengkapi fasilitas check-up dan pengobatan untuk penderita thalasemia di RSUD Bayu Asih. Tenaga ahli (dokter spesialis) pun akan standby secara bergantian sesuai dengan jadwal piket yang diatur oleh pihak rumah sakit. “Ikhtiar penyembuhan akan kami lakukan secara maksimal sampai pasien dinyatakan sembuh,” ujar Dedi. (iwa)

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI