Bale Jabar

KNPI Jabar Kubu Aisyah Tak Berhak Dana Hibah

×

KNPI Jabar Kubu Aisyah Tak Berhak Dana Hibah

Sebarkan artikel ini
Ketua KNPI Jabar Saca Suhendi
Ketua KNPI Jabar Saca Suhendi

BANDUNG – Adanya dua kepemimpinan dalam tubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Jawa Barat akhirnya berujung pada tertahannya dana bantuan hibah Gubernur Jabaruntuk organisasi tersebut.

Ketua KNPI Jabar yang mendukung hasil Kongres Papua 2016 Saca Suhendi mengakui sangat menyesalkan anggaran dana hibah untuk tahun anggaran 2017 belum bisa dicairkan. Hal ini dianggap karena adanya dualisme. Padahal, secara legitimate KNPI Jabar di bawah kepemimpinan Saca lah yang berhak menerima dana Hibah tersebut.

Saca mengaku berbagai langkah untuk mencari solusi dengan cara berdialog sudah ditempuh dengan Ketua DPD KNPI Jabar Siti Aisyah yang mendukung Kongres Luar Biasa (KLB) Jakarta. Namun, pertemuan tersebut tidak membuahkan kesepakatan

“Saya sudah beberkan seluruh legitimasi KNPI di bawah kepemimpinan saya, dan Kadisorda Jabar pun mengakuinya,” ungkap Saca di Sekretariat DPD KNPI Jabar, Senin (10/7/17).

Saca memaparkan, KNPI yang dihasilkan Musyawarah Daerah (Musda) di Lembang 2014 lalu telah menetapkan Saca Suhendi sebagai ketua KNPI Jabar, sehingga ketetapan ini menjadi legitimasi.

Untuk itu, tandas Saca, dana hibah tersebut harus segera diproses secara normatif dengan ketentuan pengajuan anggaran yang telah dilakukan sejak 2016 lalu atas nama dirinya selaku Ketua. Bahkan untuk laporan keuangan tahun 2015-2016 telah diverifikasi oleh akuntan publik

Saca menyebut awalnya pengajuan anggaran sebesar Rp18 milliar. Namun, setelah diverifikasi oleh Kadispora menjadi Rp 6 milliar. Bahkan, ketika diputuskan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menjadi Rp4 miliar.

Kemudian, lanjut Saca, dana hibah tersebut akhirnya diterbitkan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKAKL). Dengan demikian pihaknya berkewajiban untuk mengusulkan proses pencairan melalui proposal.

Setelah itu, untuk kesepakatan, pihaknya telah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan perjanjian antara ketua KNPI dengan Kadispora.

“Di situ juga kami berkomitmen siap melaporkan anggaran Rp4 milliar tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban,”ucap Saca.

Atas kesepakatan tersebut, akhirnya Kadispora mengusulkan ke bagian keuangan proses pencairan tertulis, dan proses pencairan keuangan ke gubernur.

Namun, alangkah terkejutnya di tengah perjalan, pihaknya mendapat informasi anggaran tersebut tidak bisa dicairkan dengan alasan ada KNPI kubu Siti Aisyah versi KLB di Jabar. “Ini seperti ada intervensi dari pihak lain, yang ingin menahan-nahan dana hibah tersebut,”cetus Saca.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus memperjuangkan hak KNPI dan 105 organisasi kepemudaan didalamnya. Sebab, secara fakta hukum KNPI di bawah kepemimpinan Saca lah yang mengajukan anggaran tersebut.

“Kami yang mengajukan dan diverifikasi, sementara Siti Aisyah yang mengaku Ketua KNPI versi KLB tidak pernah mengajukan anggaran pada 2016, jadi ini jelas hak kita,” tandasnya.

Dirinya menambahkan, untuk Siti Aisyah sendiri katanya sudah mengajukan anggaran di tahun 2017, sehingga tidak dapat diproses karena telah melebihi batas dalam mekanisme penganggaran.

“Nah kan jelas,  bila ini dicairkan kepada Siti Aisyah namanya pelanggaran hukum dan saya tidak segan-segan melaporkan ke pihak berwajib. Apalagi dia seorang anggota DPRD Jabar,” pungkas Saca.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar 2026 mulai memperkuat jajaran kreatifnya dengan menggandeng dua maestro seni pertunjukan Jawa Barat, Rosikin WK, S.Sn., M.Sn. dan aktor teater sekaligus film senior R. Irwan Guntari WK, S.Sn. Keduanya dipercaya menggarap konsep pembukaan dan penutupan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu atraksi utama dalam perhelatan budaya tersebut. Kedua seniman itu […]