Bale Jabar

11 Sastrawan Raih Hadiah Sastra Rancage

×

11 Sastrawan Raih Hadiah Sastra Rancage

Sebarkan artikel ini
Wagub Jabar Deddy Mizwar bersama para sastrawan saat penganugerahan Rancage di Perpustakaan Ajip Rosidi, Jl Garun, Kota Bandung, Sabtu (9/9/17). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Yayasan Kebudayaan Rancage sebagai lembaga yang bergerak dalam pemeliharaan, pengembangan, dan pelestarian bahasa dan sastra daerah, khususnya Sunda, Jawa, Bali, dan Lampung, pada tahun ini memberikan penganugerahaan Hadiah Sastra Rancage 2017 kepada tokoh atau lembaga yang dipandang besar jasanya dalam mengembangkan dan mempertahankan kehidupan bahasa dan sastra dalam bahasa daerah.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan, upaya penyelamatan bahasa daerah sangat penting dilakukan agar bahasa daerah tersebut tidak punah keberadaannya.

“Penyelamatan bahasa daerah saat ini sudah sangat penting dan mendesak. Indonesia sebagai negara terkaya bahasa kedua di dunia yang memiliki hampir 800 bahasa, 169 dari bahasa tersebut kini terancam punah akibat arus deras globalisasi dan hanya memiliki penutur antara 500 sampai 1.000 orang,” kata Deddy saat penganugerahan Rancage di Perpustakaan Ajip Rosidi, Jl Garut, Kota Bandung, Sabtu (9/9/17).

Pada Keputusan Hadiah Sastra Rancage 2017, memberikan 11 hadiah, dan satu penghargaan khusus untuk cerpen dalam bahasa Batak yang berjudul ‘Parlombu-lombu’ (Si Gembala Sapi) Karya Soekirman Ompu Abimanyu.

Sementara itu Hadiah Sastra Rancage 2017 untuk sastra Sunda, diberikan kepada Kumpulan Cerpen karya Alam Amilia dengan judul ‘Diantara Tilu Jaman’. Adapun Hadiah Sastra Rancage untuk Sastra Sunda di bidang jasa disampaikan kepada Komunitas Ngejah, Sukawangi, Singajaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Hadiah Sastra Rancage 2017 untuk Sastra Jawa diberikan kepada Roman Sejarah Karya Moh. Syaiful dengan tajuk ‘Agul-Agul Balambangan’. Sedangkan Hadiah Sastra Rancage 2017 bagi yang berjasa dihaturkan kepada H. Abdullah Purwodarsono.

Sedangkan Hadiah Sastra Rancage untuk sastra Bali diberikan kepada Kumpulan Cerpen karya Dewa Ayu Carma Citrawati bertajuk ‘Kutang Sayang Gemel Madui’, dan Hadiah Sastra Rancage di bidang jasa yaitu untuk I Putu Supartika.

Untuk Sastra Lampung, diberikan kepada karya bertajuk ‘Negarabatin’ karya Udo Z. Karzi. Sementara untuk Sastra Batak diberikan kepada Kumpulan 10 Cerpen karya Tansiswo Siagian berjudul ‘Sonduk Hela’, dan Hadiah Sastra Rancage 2017 untuk Jasa dalam sastra Batak dihaturkan kepada Grup Tortor Sangombas. Kemudian untuk sastra Banjar diberikan kepada Roman karya Jamal T. Suryanata bertajuk ‘Pembatangan’.

Tak sampai di situ, Yayasan Sastra Rancage juga memberikan Hadiah Samsoedi 2017 untuk penulis bacaan anak-anak dalam bahasa Sunda yang diberikan kepada ‘Nala’ karangan Darpan.

“Ini perlu di-support, kita punya TV daerah, bisa dikembangkan untuk menginformasikan hal semacam ini, kemudian juga lewat pariwisata misalnya, suatu budaya juga bisa dipertahankan bahkan dikembangkan,” pungkas Deddy.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]