Bale Bandung

Sampah Jadi Berkah dengan Maggot

×

Sampah Jadi Berkah dengan Maggot

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang M. Naser saat panen ikan lele pakan maggot di kolam Taman Edukasi, Dinas Lingkungan Hidup di Soreang, Kamis (30/8/18). by Humas Pemkab

SOREANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mulai memanfaatkan maggot (larva lalat/belatung), yang berasal dari sampah organik sebagai campuran pakan hewan berprotein tinggi.

“Sampah organik akan banyak bermanfaat bahkan bernilai ekonomi, jika dikelola dengan benar,” kata Bupati Bandung H. Dadang M. Naser SH,S.Ip.,M.Si di sela panen ikan lele pakan maggot di kolam Taman Edukasi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Soreang, Kamis (30/8/18).

Bupati mengatakan, magot ini merupakan larva lalat yang akan berkembangbiak dengan cepat dengan memakan berbagai macam sampah organik. Jadi menurutnya, kalau maggot bisa dikembangkan dengan serius, selain mengurangi timbulan sampah organik, maggot sangat bagus untuk pakan ternak hewan.

“Sampah itu bisa menjadi berkah dan bernilai ekonomi. Sampah bekas sayuran, buah, daging, atau sisa makan kita sehari-hari jangan dibuang begitu saja, tapi dipisahkan ke dalam LCO (Lubang Cerdas Organik). Dalam kurun waktu tertentu akan banyak lalat dan bertelur. Nah, larvanya ini bisa menghancurkan sampah organik dengan cepat, magotnya bisa dikeringkan dan dicampur dengan dedak, itu bagus dan proteinnya bisa sampai 40%,” ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya menyebutkan, pembudidayaan maggot melalui sampah organik adalah salah satu aktivitas DLH sebagai upaya pengelolaan lingkungan. Pemerintah terus menerus melakukan inovasi program, yang diharapkan bisa diikuti oleh masyarakat, termasuk memanfaatkan sampah.

“Ini salah satu percontohan dari aktivitas DLH, sebagai upaya pengelolaan lingkungan. Sampah organik dari kantin-kantin yang ada di Pemkab ini diolah di DLH, agar lebih bermanfaat. Selain budidaya maggot untuk pakan hewan, sampah ini diolah juga dengan system biodigester yang menghasilkan gas metan dan dimanfaatkan para pengelola kantin, sedangkan sampah cairnya digunakan sebagai pupuk organik tanaman,” tutur Dadang.

Kepala DLH Kabupaten Bandung Drs. Asep Kusumah.,M.Si menjelaskan, Taman Edukasi yang disediakan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pengelolaan lingkungan yang baik. Di Taman Edukasi ini ada beberapa alat peraga yang bisa langsung dimanfaatkan lanjutnya, seperti ATM sampah, toga (tanaman obat keluarga), tong sampah tematik, system biodigester, instalasi pemanen air hujan, saung kreatif, composer dan penampung air hujan.

“Untuk gas metan dari sampah organik yang diolah melalui system biodigester ini, sudah dimanfaatkan para pengelola kantin untuk memasak. Dari 70 kg sampah organik yang diolah, akan menghasilkan gas metan yang bertahan selama 3 hari, gas ini lebih ringan dari elpiji dan resiko ledakannya lebih kecil,” urainya.

Asep berharap, Taman Edukasi ini bisa dimanfaatkan oleh para pelajar, sebagai media pembelajaran observasi lapangan. Karena selain lebih objektif dengan melihat dan memperagakan alat edukasi yang tersedia, para siswa juga akan tergerak untuk mencoba mempraktikkannya di rumah.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

Perjanjian Sunda–Portugis 1522 bukan sekadar urusan dagang lada. Ia adalah manuver internasional Pajajaran untuk mempertahankan pintu lautnya dari tekanan Demak-Cirebon. Dari Pakuan ke Malaka, kerajaan Prabu Siliwangi pernah bermain dalam geopolitik global abad ke-16. Pada 21 Agustus 1522, di pesisir Sunda Kalapa, sebuah perjanjian penting dibuat antara Kerajaan Sunda/Pajajaran dan Portugis. Di atas kertas, perjanjian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – UNICEF (United Nations Children’s Fund) mengapresiasi kinerja Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung dalam penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat. Perusahaan daerah tersebut dinilai menjadi salah satu contoh praktik baik dalam mendukung pemenuhan hak anak, terutama hak atas akses air bersih dan lingkungan yang sehat. Apresiasi itu disampaikan Kepala Perwakilan UNICEF […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi membuka Kick Off Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang TK, SD dan SMP Tahun 2026 di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Selasa (19/5/2026). Bupati yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) itu mengatakan, kegiatan kick off ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan siap mendukung pelaksanaan kerja sama Country Programme Action Plan atau CPAP 2026–2030 antara UNICEF dan Pemerintah Pusat. Program tersebut dinilai sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, terutama dalam pemenuhan hak anak dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb saat menerima sosialisasi pelaksanaan kegiatan […]

Bale Bandung

balebandung.com – Dari Pakuan, Sunda Kalapa, maung, hingga nama Kodam Silliwangi dan Universitas Padjadjaran, Siliwangi bukan sekadar raja masa lalu. Ia menjadi cara orang Sunda mengingat kejayaan yang hilang. Dari sekian banyak raja Sunda, nama Prabu Siliwangi paling keras menggema di telinga rakyat Jawa Barat. Ia hadir dalam cerita rakyat, nama jalan, kesatuan militer, simbol […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Satreskrim Polresta Bandung berhasil mengungkap dugaan kejahatan lingkungan yang dilakukan sebuah perusahaan di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Dalam kasus ini, polisi menetapkan PT TDP sebagai tersangka korporasi karena diduga mengelola limbah B3 tanpa fasilitas Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) yang berizin. Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan sejak Januari 2026 yang dilakukan Satreskrim […]