Bale Bandung

12 Saluran Limbah Siluman Ditutup

×

12 Saluran Limbah Siluman Ditutup

Sebarkan artikel ini
Tim DLH Kab Bandung, Badega Lingkungan bersama Satgas Citarum Harum Sektor 7 saat menutup titik by pass di Kawasan Industri Cisirung, Dayeuhkolot, Jumat (28/9/18). by Humas Pemkab
Tim DLH Kab Bandung, Badega Lingkungan bersama Satgas Citarum Harum Sektor 7 saat menutup titik by pass di Kawasan Industri Cisirung, Dayeuhkolot, Jumat (28/9/18). by Humas Pemkab

SOREANG – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Asep Kusumah, mengungkapkan sepanjang tahun 2018 ini sebanyak 12 titik saluran pembuangan limbah pabrik di sepanjang Sungai Cisuminta ditutup.

Menurut Kadis LH hal ini sebagai wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung bersama TNI khususnya Satgas Citarum Harum dalam menyelesaikan persoalan pencemaran Sungai Citarum.

Ke-12 titik bypass tersebut ditutup oleh Tim DLH Kab Bandung bersama Dansektor 7 Satgas Citarum Harum di Kawasan Industri Cisirung, Dayeuhkolot, Jumat (28/9/18).

“Kita sudah lakukan pengecekan dan penelusuran selama beberapa hari. Ke-12 bypass yang kita tutup ini, merupakan saluran pembuangan langsung air limbah ke Sungai Cisuminta dari industri sekitar. Nah, saluran siluman inilah yang sudah menyumbang masalah bagi pencemaran Citarum,” ungkap Asep.

Bersama Sektor 7 Satgas Citarum Harum, unsur Muspika, serta Bedega Lingkungan, pihaknya akan terus konsisten melakukan berbagai upaya pembinaan, pengawasan sampai dengan penegakkan hukum, khususnya pemberian sanksi bagi pelaku industri yang melakukan pencemaran sungai.

“Kita berkomitmen bahwa upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan dapat tercapai secara optimal, apabila dapat dilakukan bersama-sama dan bersinergi. Dari temuan di lapangan sudah kita terbitkan 80 surat peringatan, 28 sanksi administrasi yang terdiri dari 11 paksaan pemerintah dan 17 teguran tertulis, bahkan 8 diantaranya dilanjutkan ke proses pidana, yakni 1 perusahaan di Margaasih, 1 di Majalaya, 1 di Katapang dan 5 Perusahaan di Kutawaringin,” paparnya.

Dengan kolaborasi dan sinergi kinerja antara pemerintah, TNI dan masyarakat, Asep optimis permasalahan pencemaran Sungai Citarum secara berangsur akan pulih. Apalagi secara khusus untuk meningkatkan fungsi pengawasan masyarakat Pemerintah Kabupaten Bandung telah membentuk Badega Lingkungan.

Menurut Asep, di samping sebagai media untuk memperluas dan memberikan ruang partisipasi secara langsung bagi masyarakat dalam fungsi pengawasan masyarakat, Badega Lingkungan juga ditujukan mendorong menguatnya kembali spirit “jaga kampung jaga lembur.” Spirit tersebut diwujudkan dengan terbentuknya Balad Badega pada semua elemen masyarakat di semua segmen industri, sehingga pengawasan pada semua segmen industri lebih efektif, efisien dan tepat sasaran.

“Sudah kita bentuk dan latih Badega Lingkungan melalui beberapa proses seleksi. Seluruhnya ada 10 orang yang bertugas di 5 segmen yakni, di Dayeuhkolot, Katapang, Rancaekek, Majalaya dan segmen Banjaran,” urai Asep.

Dia berharap kolaborasi Pemkab, TNI dan rakyat terus digalakkan untuk persoalan ini, kita akan terus berbuat, tidak akan berhenti, namun pastinya sesuai dengan prosedur aturan yang ada. Karena pemahaman bahwa pengelolaan lingkungan adalah tanggungjawab bersama, perlu terus ditekankan.

Sedangkan untuk para pengelola industri yang menghasilkan limbah cair, lanjutnya agar segera memperbaiki dan memenuhi kewajiban pengelolaan limbah sendiri. Karena kata dia, pihaknya sudah memberikan sosialisasi, rekomendasi dan pelatihan bagi para pengelola limbah industri, untuk mengolah limbah seperti apa dan bagaimana, melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah yang benar.

“Saya meyakini, apabila kolaborasi TNI melalui Satgas Citarum Harum bersama penerintah daerah, aparat penegak hukum dan masyarakat termasuk media baik cetak, elektronik maupun online dalam mempercepat upaya revitalisasi Citarum, dapat terus dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian harapan terwujudnya Citarum Harum secara bertahap dapat kita capai dan memang sebagaimana amanat konstitusi upaya perlindungan serta pengelolaan lingkungan menjadi tanggungjawab kita bersama,” tutur Asep.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

Perjanjian Sunda–Portugis 1522 bukan sekadar urusan dagang lada. Ia adalah manuver internasional Pajajaran untuk mempertahankan pintu lautnya dari tekanan Demak-Cirebon. Dari Pakuan ke Malaka, kerajaan Prabu Siliwangi pernah bermain dalam geopolitik global abad ke-16. Pada 21 Agustus 1522, di pesisir Sunda Kalapa, sebuah perjanjian penting dibuat antara Kerajaan Sunda/Pajajaran dan Portugis. Di atas kertas, perjanjian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – UNICEF (United Nations Children’s Fund) mengapresiasi kinerja Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung dalam penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat. Perusahaan daerah tersebut dinilai menjadi salah satu contoh praktik baik dalam mendukung pemenuhan hak anak, terutama hak atas akses air bersih dan lingkungan yang sehat. Apresiasi itu disampaikan Kepala Perwakilan UNICEF […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi membuka Kick Off Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang TK, SD dan SMP Tahun 2026 di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Selasa (19/5/2026). Bupati yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) itu mengatakan, kegiatan kick off ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan siap mendukung pelaksanaan kerja sama Country Programme Action Plan atau CPAP 2026–2030 antara UNICEF dan Pemerintah Pusat. Program tersebut dinilai sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, terutama dalam pemenuhan hak anak dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb saat menerima sosialisasi pelaksanaan kegiatan […]

Bale Bandung

balebandung.com – Dari Pakuan, Sunda Kalapa, maung, hingga nama Kodam Silliwangi dan Universitas Padjadjaran, Siliwangi bukan sekadar raja masa lalu. Ia menjadi cara orang Sunda mengingat kejayaan yang hilang. Dari sekian banyak raja Sunda, nama Prabu Siliwangi paling keras menggema di telinga rakyat Jawa Barat. Ia hadir dalam cerita rakyat, nama jalan, kesatuan militer, simbol […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Satreskrim Polresta Bandung berhasil mengungkap dugaan kejahatan lingkungan yang dilakukan sebuah perusahaan di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Dalam kasus ini, polisi menetapkan PT TDP sebagai tersangka korporasi karena diduga mengelola limbah B3 tanpa fasilitas Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) yang berizin. Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan sejak Januari 2026 yang dilakukan Satreskrim […]