Bale Bandung

Nih, 6 Jurus Polres Bandung Tangani Arus Mudik dan Balik di Jalur Nagreg

×

Nih, 6 Jurus Polres Bandung Tangani Arus Mudik dan Balik di Jalur Nagreg

Sebarkan artikel ini

NAGREG, Balebandung.com – Polres Bandung mengklaim kelancaran arus mudik dan arus balik di jalur selatan Jawa Barat tahun ini jauh lebih baik ketimbang tahun 2018.

Sejak sepekan sebelum lebaran hingga pasca lebaran, Minggu (9/6), hanya sekali terjadi kemacetan parah yakni pada lebaran hari kedua. Sisanya, lalu lintas jalur selatan Jawa Barat ramai lancar. Kelancaran jalur tersebut tidak lepas dari tugas personel Kepolisian Resor Bandung.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Bandung, Ajun Komisaris Hasby Ristama mengungkapkan polisi menerapkan enam pendekatan untuk mengatasi kepadatan lalu lintas di bawah wilayah hukum Polres Bandung di Jalur selatan Jawa Barat mulai dari Nagreg hingga Cileunyi.

Nih, keenam pendekatan tersebut;

1. Menerapkan Sistem One Way
Pendekatan pertama, yakni dengan menerapkan skema lalu lintas satu jalur alias one way. Skema itu dilakukan tiap kali jalur Nagreg mengalami kepadatan.

“Bahkan, hari ini kami sudah melakukan sistem one way sebanyak tiga kali. Dari arah Garut dan Tasik menuju Bandung via Nagreg, kami terapkan one way,” kata AKP Hasby Ristama, Minggu (9/6/19).

2. Mensterilkan Terowongan Lingkar Nagreg
Yang kedua, ialah dengan mensterilkan sejumlah jalur yang menjadi hambatan lalu lintas, salah satunya ialah Terowongan Nagreg. Di terowongan itu, pemudik sering kali berhenti untuk melakukan swafoto alias selfie. Terowongan Nagreg memang dikenal memiliki bentuk yang bagus untuk difoto.

“Jadi, kami turunkan petugas untuk berjaga di sana dan mengingatkan pemudik untuk tidak berhenti dan selfie. Itu bisa menjadi hambatan,” tuturnya.

“Sebelum jembatan Nagreg itu jalurnya tanjakan cukup panjang. Apabila ada hambatan, akan menjadi kepadatan yang parah,” imbuh Kasatlantas.

3. Jalur 3 Banding 1 di Jalur Nagreg
Pendekatan ketiga ialah dengan membagi lalu lintas Jalan Raya Nagreg yang ditempuh para pemudik arus balik setelah melintasi kawasan Nagreg. Jalan Raya Nagreg yang mulanya dipakai dengan sistem dua banding dua (masing-masing dua jalur ke arah timur dan barat), kini diubah menjadi tiga banding satu.

“Tiga jalur untuk laju kendaraan menuju Jakarta dan Bandung, sementara satu jalur untuk kendaraan yang mengarah ke Garut dan Tasikmalaya,” tutur Hasby. Skema tersebut dilakukan mengingat fokus Polres Bandung saat ini adalah melancarkan arus balik pascamudik 2019.

4. Kanalisasi di Cileunyi
Di daerah Cileunyi, selain ketiga cara ampuh itu, polisi juga menerapkan kanalisasi kendaraan bermotor dan aktivitas menyebrang di Pasar Dangdeur, Rancaekek. Dengan kanalisasi yang diterapkan lewat seutas tali itu, polisi membatasi gerak masyarakat yang hendak menyebrangi jalan.

“Kanalisasi juga berfungsi untuk membatasi masyarakat yang hendak menyebrang jalan. Biasanya, itu yang membuat daerah pasar dan persimpangan menjadi penyebab kemacetan,” ujar Hasby.

5. Meminimalisir Terminal Bayangan
Masih di kawasan Cileunyi, Polres Bandung juga mensterilkan persimpangan Cileunyi yang biasanya riuh akibat adanya terminal bayangan. Seandainya masih terdapat terminal bayangan di sana, lalu lintas arus balik akan terhambat dan laju kendaraan pemudik menuju Gerbang Tol Cileunyi pasti terganggu.

“Karena ada terminal bayangan yang cukup padat, masyarakat juga banyak yang menunggu kendaraan di sana. Jadi kami bersihkan dan atur rapi, sehingga kemacetan karena gerbang tol tidak lebih dari 20-30 meter saja,” ujar Hasby.

6. Gerbang Tol Cileunyi Dibuka 8 Pintu
Meski penumpukan kendaraan belum terjadi di Gerbang Tol Cileunyi, polisi telah menerapkan cara agar tidak terjadi kemacetan di sana. Salah satunya, merupakan buah koordinasi dengan Jasa Marga untuk memaksimalkan gerbang tol menjadi delapan pintu.

“Bahkan, apabila delapan gerbang tol masih membuat macet, kami akan maksimalkan dengan penambahan card reader,” pungkas Hasby.***

Lebaran 2019 Pemudik Meningkat di Jalur Nagreg

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

Perjanjian Sunda–Portugis 1522 bukan sekadar urusan dagang lada. Ia adalah manuver internasional Pajajaran untuk mempertahankan pintu lautnya dari tekanan Demak-Cirebon. Dari Pakuan ke Malaka, kerajaan Prabu Siliwangi pernah bermain dalam geopolitik global abad ke-16. Pada 21 Agustus 1522, di pesisir Sunda Kalapa, sebuah perjanjian penting dibuat antara Kerajaan Sunda/Pajajaran dan Portugis. Di atas kertas, perjanjian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – UNICEF (United Nations Children’s Fund) mengapresiasi kinerja Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung dalam penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat. Perusahaan daerah tersebut dinilai menjadi salah satu contoh praktik baik dalam mendukung pemenuhan hak anak, terutama hak atas akses air bersih dan lingkungan yang sehat. Apresiasi itu disampaikan Kepala Perwakilan UNICEF […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi membuka Kick Off Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang TK, SD dan SMP Tahun 2026 di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Selasa (19/5/2026). Bupati yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) itu mengatakan, kegiatan kick off ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan siap mendukung pelaksanaan kerja sama Country Programme Action Plan atau CPAP 2026–2030 antara UNICEF dan Pemerintah Pusat. Program tersebut dinilai sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, terutama dalam pemenuhan hak anak dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb saat menerima sosialisasi pelaksanaan kegiatan […]

Bale Bandung

balebandung.com – Dari Pakuan, Sunda Kalapa, maung, hingga nama Kodam Silliwangi dan Universitas Padjadjaran, Siliwangi bukan sekadar raja masa lalu. Ia menjadi cara orang Sunda mengingat kejayaan yang hilang. Dari sekian banyak raja Sunda, nama Prabu Siliwangi paling keras menggema di telinga rakyat Jawa Barat. Ia hadir dalam cerita rakyat, nama jalan, kesatuan militer, simbol […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Satreskrim Polresta Bandung berhasil mengungkap dugaan kejahatan lingkungan yang dilakukan sebuah perusahaan di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Dalam kasus ini, polisi menetapkan PT TDP sebagai tersangka korporasi karena diduga mengelola limbah B3 tanpa fasilitas Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) yang berizin. Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan sejak Januari 2026 yang dilakukan Satreskrim […]