Bale Bandung

PSBB Jawa Bali, Pemerintah Harus Jamin Kebutuhan Masyarakat

×

PSBB Jawa Bali, Pemerintah Harus Jamin Kebutuhan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung terpilih HM. Dadang Supriatna saat silaturahmi dengan tim relawan Bedas dan masyarakat di Kampung Manabaya RW 10, Desa Cihanyir, Kec Cikancung, Kab Bandung, Jumat (8/1/2021) sore. by iwa/bbcom
Bupati Bandung terpilih HM. Dadang Supriatna saat silaturahmi dengan tim relawan Bedas dan masyarakat di Kampung Manabaya RW 10, Desa Cihanyir, Kec Cikancung, Kab Bandung, Jumat (8/1/2021) sore. by iwa/bbcom

CIKANCUNG, Balebandung.com – Bupati Bandung terpilih HM. Dadang Supriatna menyatakan jelang dilaksanakannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa dan Bali pada 11-25 Januari 2021 mendatang, pemerintah harus menjamin berbagai kebutuhan masyarakat sehari-hari.

“Apabila dilakukan PSBB otomatis pemerintah harus menjamin kebutuhan masyarakat sehari-hari,” kata Bupati Bandung terpilih, usai pertemuan dengan tim relawan Bedas dan masyarakat di Kampung Manabaya RW 10, Desa Cihanyir, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Jumat (8/1/2021) sore.

Teknisnya nanti seperti apa, imbuh Kang DS, panggilan akrab Dadang Supriatna tinggal dibicarakan atau disampaikan oleh pemerintah kepada publik, sehingga masyarakat tidak kebingungan untuk mencari makanan.

“Kebutuhan masyarakat tetap harus diperhatikan. Supaya masyarakat tidak bingung untuk mencari makan atau kebutuhan sehari-harinya,” kata Kang DS.

Saat diberlakuannya PSBB tersebut, ia mengungkapkan, masyarakat dengan kondisi ekonomi yang betul-betul miskin harus diperhatikan pula kebutuhan sehari-harinya. “Yang dikasih itu masyarakat yang betul-betul miskin. Jadi, tidak semuanya dikasih bantuan,” tandasnya.

Kang DS juga berharap dalam pelaksanaan PSBB itu, khususnya di lokasi keramaian atau tempat-tempat yang berpotensi terjadinya kerumunan, seperti pasar tradisional harus ada pembatasan jam operasional.

“Jadi pasar tradisional itu jam operasionalnya tidak full, seperti sebelum ada pelaksanaan PSBB. Kalau pasar tetap operasionalnya full tidak akan ada pengaruh untuk mengurangi kasus pandemi Covid-19. Pasalnya, pasar menjadi salah satu pusat keramaian,” kata dia.

Ia juga berharap operasional pasar swalayan, mall atau arena tempat bermain anak-anak pun harus ada pembatasan jam operasional. “Kalau tetap tak ada pembatasan jam operasional, nantinya tak akan ada pengaruh pada upaya pemerintah untuk meminimalisir kasus baru yang disebabkan pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Kang DS pun kembali mengatakan operasional pasar tradisional maupun pasar swalayan, mall dan tempat-tempat lainnya sebagai pusat kegiatan ekonomi yang berpotensi terjadinya kerumunan orang untuk dilakukan pembataaan jam operasionannya.

“Artinya, jam operasionalnya tidak full seperti biasanya, sebelum dilaksanakan PSBB. Soalnya, kalau full seharian tetap tidak ada pengaruh untuk memutus mata rantai penularan virus corona,” jelas Bupati Bandung terpilih.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – KONI Kabupaten Bandung memastikan pembinaan cabang olahraga tetap berjalan dan komunikasi dengan seluruh cabor hingga kini berlangsung kondusif menjelang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (Porprov) XV di Kota Bogor pada November 2026. KONI juga menyatakan pihaknya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp6,3 miliar untuk mendukung pembinaan atlet dan persiapan kontingen Kabupaten Bandung untuk […]

Bale Bandung

BANJARAN, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna bertakziyah ke dua rumah duka korban yang terseret arus sungai saat hujan deras, di Kampung Girang Deukeut RT 01/RW 09 Desa Banjaran Kulon Kecamatan Banjaran, Kamis (16/4/2026). Kedua korban antara lain seorang siswi bernama Ginasyah Lintang Sari (18), Kelas XII SMAN 1 Banjaran dan Agus Sutisna (52), seorang […]

Bale Bandung

balebandung.com – Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385, Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Forkopimda, para Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemkab Bandung melaksanakan ziarah ke makam para Bupati Bandung terdahulu, Kamis 16 April 2026. Rombongan Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) mengawali ziarah ke Taman Makan Pahlawan (TMP) Cikutra. Dari Cikutra, rombongan kemudian […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Banyaknya bangunan liar yang berdiri di atas lahan sempadan sungai membuat Bupati Bandung Dadang Supriatna membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Bangunan Liar (bangli). Selain itu, pembentukan tim pentahelix di 7 kecamatan rawan banjir juga diperlukan untuk percepatan penanggulangan banjir secara bertahap. Bahkan Bupati yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) ini meminta […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna turun langsung ke lokasi banjir di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek, untuk memantau kondisi warga terdampak sekaligus memastikan kesiapan dapur umum dan tim tanggap darurat yang siaga di lapangan. Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau langsung dapur umum sekaligus memantau kondisi banjir di halaman Desa Sukamanah, Jalan Yasaadi Kecamatan Rancaekek, Rabu […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua III Bidang Perekonomian DPRD Kabupaten Bandung, Dr. MA Hailuki menyatakan, pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan terkait dugaan kasus di PT Bandung Daya Sentosa (BDS/Perseroda). Menurut Hailuki, seluruh proses tersebut sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum agar dapat diungkap secara terang dan tuntas. “Kami tentu menghormati proses hukum yang […]