Bale Bandung

Hailuki: DPRD Sudah Ingatkan Pemkab Soal Penyertaan Modal dan Tata Kelola BUMD

×

Hailuki: DPRD Sudah Ingatkan Pemkab Soal Penyertaan Modal dan Tata Kelola BUMD

Sebarkan artikel ini

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua III Bidang Perekonomian DPRD Kabupaten Bandung, Dr. MA Hailuki menyatakan, pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan terkait dugaan kasus di PT Bandung Daya Sentosa (BDS/Perseroda).

Menurut Hailuki, seluruh proses tersebut sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum agar dapat diungkap secara terang dan tuntas.

“Kami tentu menghormati proses hukum yang sedang berjalan, dan kami serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk mengungkap secara jelas,” ujar Hailuki, Selasa (15/4/2026).

Namun demikian, Hailuki menegaskan persoalan yang terjadi di BUMD tersebut tidak bisa dipandang hanya sebagai kasus hukum semata.

Menurutnya, kasus tersebut justru menunjukkan adanya persoalan serius dalam tata kelola dan pengawasan Badan Usaha Milik Daerah di Kabupaten Bandung.

“Tapi jujur, ini tidak bisa dilihat hanya sebagai kasus hukum semata. Ini menunjukkan ada persoalan serius dalam tata kelola dan pengawasan BUMD kita,” kata dia.

Ia menilai, jika sampai terjadi kerugian dalam jumlah besar, maka terdapat sesuatu yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, baik dari sisi manajemen, kontrol internal, maupun sistem pengawasan.

“Karena kalau sampai terjadi kerugian sebesar ini, berarti ada yang tidak berjalan dengan benar, baik dari sisi manajemen, kontrol internal, maupun pengawasan,” ujarnya.

Hailuki mengatakan DPRD Kabupaten Bandung selama ini telah menjalankan fungsi pengawasan, termasuk mengingatkan pemerintah daerah agar memperhatikan rekomendasi Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK.

Salah satu rekomendasi tersebut, kata dia, ialah agar Pemkab Bandung dapat menyelamatkan penyertaan modal daerah dan mengoptimalkan pengendalian tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance.

“Sebagai DPRD kami menjalankan fungsi pengawasan dan telah mengingatkan sesuai rekomendasi LHP BPK, yaitu agar Pemkab menyelamatkan penyertaan modal dan mengoptimalkan pengendalian tata kelola perusahaan yang baik,” tutur Hailuki.

Menurutnya, kasus ini harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh BUMD yang ada di Kabupaten Bandung.

DPRD, lanjut Hailuki, akan mendorong agar sistem pengawasan diperkuat dan pengelolaan BUMD ke depan dilakukan secara lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

“Ini akan kami dorong menjadi bahan evaluasi menyeluruh, termasuk bagaimana sistem pengawasan diperkuat, dan bagaimana BUMD ke depan dikelola secara lebih profesional dan akuntabel,” tandas anggota Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bandung ini.

Ia menegaskan, yang terpenting saat ini adalah memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. “Yang paling penting, kejadian seperti ini tidak boleh terulang. Karena ini menyangkut kepercayaan publik dan pengelolaan keuangan daerah,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung resmi menahan Direktur Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bandung, PT Bandung Daya Sentosa (BDS) (Perseroda), Yanuar Budinorman, di Kantor Kejari Kabupaten Bandung, Selasa (14/4/2026).

Penahanan dilakukan atas dugaan tindak penipuan dan penggelapan dalam kasus suplai atau pengadaan ayam potong boneless dada senilai lebih dari Rp128,5 miliar pada 2024 lalu.

Selain itu, perkara ini juga berpotensi mengarah pada tindak pidana korupsi mengingat PT BDS merupakan perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Bandung yang mendapatkan penyertaan modal daerah, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian negara.***

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prakarsa DPRD tentang pencegahan pembuatan, penyebarluasan dan penggunaan pornografi serta penanganan terhadap anak yang menjadi korban pornografi. Menurut Dadang, regulasi tersebut memiliki arti penting di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin terbuka. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa KDS mendorong seluruh sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Kabupaten Bandung tidak hanya meningkatkan kompetensi medis, tetapi juga memperkuat kemampuan komunikasi, empati, sikap, dan etika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurut KDS, kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis tenaga kesehatan. Sikap […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyiapkan skema insentif bagi pemilik lahan yang mempertahankan sawahnya sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Salah satunya berupa pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi lahan yang telah ditetapkan sebagai LP2B. Kebijakan tersebut disiapkan seiring proses penetapan LP2B Kabupaten Bandung yang mencakup sekitar 24.200 hektare atau 87 persen dari […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya untuk mempercepat sertifikasi sekitar 10.000 bidang tanah wakaf dan sarana keagamaan di Kabupaten Bandung. Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memberikan kepastian hukum terhadap aset keagamaan sekaligus mewujudkan kemaslahatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan KDS saat menghadiri Sosialisasi Sertifikasi Tanah Wakaf dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Rumah bukan sekadar tempat tinggal. Hunian yang layak, aman, sehat, dan terjangkau menjadi salah satu fondasi penting bagi keluarga untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Momentum Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2026 menjadi pengingat bahwa pemenuhan kebutuhan hunian harus terus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Perumahan, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang akhirnya melahirkan nakhoda baru. KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dipercaya memimpin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmah 2026–2031 setelah memperoleh 472 suara. Pilihan itu menarik bukan semata karena Gus Kikin merupakan bagian dari keluarga besar pendiri NU. Ia adalah cicit Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, […]