Bale Jabar

Pembelajaran Tatap Muka Akan Dimulai, DPRD Sumedang Minta Prokes Diperketat

×

Pembelajaran Tatap Muka Akan Dimulai, DPRD Sumedang Minta Prokes Diperketat

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Sumedang, Irwansyah Putra bersama Bupati Dony Ahmad Munir saat rapat koordinasi PPKM dengan pejabat Forkopimda di Gedung Negara, Rabu (25/8/2021). Foto by Humpro DPRD
Ketua DPRD Sumedang, Irwansyah Putra bersama Bupati Dony Ahmad Munir saat rapat koordinasi PPKM dengan pejabat Forkopimda di Gedung Negara, Rabu (25/8/2021). Foto by Humpro DPRD

SUMEDANG, Balebandung.com —
Kabupaten Sumedang saat ini telah memasuki kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Seiring dengan hal tersebut, pemkab Sumedang menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 95 tahun 2021 yang mengatur penyelenggaran pembelajaran tatap muka terbatas dan jarak jauh. Bahkan, telah dibahas dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kab. Sumedang, Agus Wahidin kepada wartawan di Sumedang, Kamis (26/8/2021).

“Disdik Sumedang telah menyusun skenario pelaksanaan proses pembelajaran tatap muka maupun jarak jauh mingguan, yang akan mulai diterapkan pada minggu pertama September 2021 mendatang,” ujarnya.

Agus memaparkan, untuk SMP diatur minggu pertama kelas 7, minggu ke dua kelas 8 dan minggu ke 3 kelas 9. Kemudian, minggu ke 4 sekolah akan dikosongkan untuk sterilisasi.

Adapun untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat serta Kesetaraan, jika melebihi 60 siswa maka tiap minggunya diikuti sebanyak 25 persen. Namun, jika kurang dari 60 siswa, maka dapat diikuti 33 persen siswa perminggunya.

“Kami membuat skenario perbulan hanya satu minggu anak belajarnya. Dengan syarat prokes dilaksanakan secara ketat. Bahkan diawasi tim Disdik yang disebar ke 26 Kecamatan. Perkiraan dimulai Senin minggu ke 1 September,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sumedang, Irwansyah Putra mengatakan, rencana penerapan skenario tersebut harus dibarengi berbagai antisipasi secara benar, baik sebelum maupun sesudahnya.

Termasuk pelaksanaan belajar di rumah pada minggu ke 4, menurutnya jangan dilakukan pada tempat dan waktu yang sama. Karena dikhawatirkan tetap menimbulkan kerumunan.

“Mengenai minggu ke 4, di mana para siswa belajar di rumah baik SD, SMP dan SMA kalau bisa waktu belajar di rumah jangan sama karena khawatir menimbulkan kerumunan. Bisa diatur lagi misalkan ada yang minggu pertama, ke dua dan ke tiga belajar di rumahnya. Kalau mengenai persentasi kita yakin itu perhitungan yang luar biasa,” ujarnya.

Kemudian, sambung Irwansyah, dalam menghadapi momentum dibukanya kembali pembelajaran tatap muka, dirinya juga meminta agar Disdik berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Sumedang agar dapat memantau ketertiban angkutan umum. Karena di khawartirkan banyak para siswa yang pulang pergi menumpang angkutan umum dengan berdesak-desakan.

“Kita juga perlu kerjasama lintas sektor. Salah satunya Dishub, agar memantau ketertiban Angkot. Seperti kita ketahui, yang namanya anak sekolah suka naik angkot sampai berdesak-desakan bahkan sampai bergelantungan di pintu angkot,” tuturnya.

Selain itu, Irwansyah menambahkan, agar mewanti-wanti para siswa yang hendak mengikuti belajar tatap muka tidak mengabaikan protokol kesehatan (prokes) di sekolah.

“Kami meminta kepada guru dan orang tua siswa agar selalu menasehati anaknya supaya disiplin terhadap prokes. Para siswa jangan abai terhadap prokes begitupun orang tua siswa di rumah harus menasehati anaknya agar prokes selalu diterapkan dimanapun,” tandasnya. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar 2026 mulai memperkuat jajaran kreatifnya dengan menggandeng dua maestro seni pertunjukan Jawa Barat, Rosikin WK, S.Sn., M.Sn. dan aktor teater sekaligus film senior R. Irwan Guntari WK, S.Sn. Keduanya dipercaya menggarap konsep pembukaan dan penutupan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu atraksi utama dalam perhelatan budaya tersebut. Kedua seniman itu […]