Bale Bandung

Hadiat Apresiasi Langkah Bupati Bandung Perbaiki Sub DAS Ciwidey

×

Hadiat Apresiasi Langkah Bupati Bandung Perbaiki Sub DAS Ciwidey

Sebarkan artikel ini
Ketua Penggerak Ekonomi Rakyat Kabupaten Bandung Hadiat./istimewa/bbcom/

RANCABALI,balebandung.com – Ketua Penggerak Ekonomi Rakyat Kabupaten Bandung Hadiat sangat mengapresiasi berbagai langkah dan terobosan yang dilakukan Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, terkait upaya kegiatan pengembalian fungsi hutan, pengayaan vegetasi dan jaga seke di Desa Alamendah Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung.

Langkah Bupati Bandung itu sebagai tindaklanjut penanggulangan banjir bandang di Sub DAS Ciwidey yang sempat terjadi beberapa bulan lalu. Saat ini, merupakan upaya perbaikan untuk membangun kesadaran individu dan kolektif dalam rangka percepatan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dalam pengendalian bencana dan kerusakan di Sub DAS Ciwidey.

Untuk melestarikan lingkungan di Subdas tersebut, Bupati Bandung pun melaksanakan Bedas Ngamumule Leuweung (Bedas Ngaleuweung) dengan melibatkan berbagai unsur pentahelix.

“Itu merupakan langkah strategis yang dilakukan Pak Bupati Bandung dalam upaya mengembalikan fungsi hutan. Hutan harus tetap lestari, karena hutan bagian dari paru-paru dunia,” kata Hadiat kepada wartawan, Senin (26/9/2022).

Pada kesempatan kegiatan menjaga dan mengembalikan fungsi hutan, kata Hadiat, Bupati Bandung juga turut melakukan penanaman pohon sabuk sungai. Selain itu melakukan penanaman pohon di sekitar mata air dalam upaya jaga seke.

“Apa yang dilakukan Pak Bupati di Desa Alamendah itu perlu kita ikuti karena merupakan upaya untuk memperbaiki lingkungan sekitar,” katanya.

Hadiat mengatakan, Bupati Bandung bersama jajaran Perangkat Daerah fokus pada persoalan hutan, karena sebelumnya di kawasan Ciwidey sempat terjadi banjir bandang atau derasnya aliran air yang mengalir di Sungai Ciwidey.

“Untuk mengantisipasi atau meminimalisir derasnya aliran air Sungai Ciwidey itu, salah satunya mengembalikan fungsi hutan sebagai kawasan hijau dan daerah tangkapan air. Tentunya harus dibarengi dengan penanaman pohon yang masif di kawasan hutan tersebut, terutama di lahan kritis,” katanya.

Hadiat juga mengatakan, penanaman pohon di dekat bantaran sungai, sebagai upaya untuk menahan erosi tanah yang disebabkan aliran air sungai.

“Penanaman pohon di dekat bantaran sungai, juga berfungsi untuk menahan air atau aliran air hujan tidak langsung jatuh ke sungai. Melainkan bisa tertahan oleh pohon yang menjadi sabuk sungai tersebut,” tuturnya.

Hadiat pun sangat memahami langkah Pemkab Bandung yang melakukan penanaman pohon di sekitar mata air. Hal itu untuk menjaga sumber mata air supaya tetap lestari.

“Semakin banyak pohon yang tumbuh di sekitar mata air, akan menambah sumber mata air itu semakin subur. Karena pohon dapat mengikat air hujan, dan kemudian dialirkan atau dikeluarkan perlahan melalui ujung akar pohon itu secara bertahap. Jadi penanaman pohon di sekitar mata air sangat besar manfaatnya, untuk kelangsungan hidup manusia,” katanya.

Hadiat pun berharap apa yang dilakukan Pemkab Bandung beserta jajaran Perangkat Daerah dalam upaya mengembalikan fungsi hutan itu, harus diikuti oleh masyarakat secara umum.

“Ini dalam upaya mencegah ancaman banjir. Mengingat Kabupaten Bandung merupakan kawasan rawan banjir, sehingga untuk mengurangi ancaman itu melalui gerakan bersama jaga lingkungan sekitar,” tuturnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]