Bale Kab BandungPamong

Aher; Sungai Harus Kembali Menjadi Sungai

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat inspeksi ke PT Kahatex di Jalan Raya Rancaekek pada 26 April 2013. Sempadan Sungai Cikijing yang melintas di area pabrik itu ditutup dengan plat besi oleh Kahatex. doc by iwa/bbcom
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat inspeksi ke PT Kahatex di Jalan Raya Rancaekek pada 26 April 2013. Sempadan Sungai Cikijing yang melintas di area pabrik itu ditutup dengan plat besi oleh Kahatex. doc by iwa/bbcom

MARGAHAYU – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyinggung soal banjir Rancaekek di wilayah industri Kahatex yang menurutnya akibat adanya penutupan sempadan Sungai Cikijing yang melintas di area pabrik itu. Dengan penutupan sungai itu aliran air Sungai Cikijing terhambat dan meluber ke jalan nasional bahkan menyebabkan banjir di kawasan Rancaekek.

Menurut Aher penutupan sempadan sungai merupakan pelanggaran undang-undang dan harus dikembalikan menjadi sungai. Aher merasa yakin salah satu penyebab banjir di Rancaekek diantaranya ditutupnya sempadan Sungai Cikijing di area Kahatex. Karenanya gorong-gorong atau sempadan sungai yang ditutup di Kahatex harus dibongkar.

“Ya, sungai harus dikembalikan menjadi sungai. Tidak boleh sungai ditutup,” tandas Aher kepada wartawan saat acara Gerakan Budaya Raksa Citarum (Gebrak) Sawala di Lanud Sulaiman, Kel Sulaiman, Kec Margahayu, Kab Bandung, Jumat (4/11/16).

Meski Pemprov Jabar sudah menggugat Kahatex ke pengadilan, namun pengadilan memutuskan Kahatex tidak bersalah. Aher pun keukeuh bertekad untuk terus menggugat.

“Lihat nantilah. Kita dengan samsat nantinya akan melakukan langkah-langkah. Makanya kita akan bentuk dulu Samsat Citarum Bestari untuk menghadapi berbagai persoalan lingkungan. Di dalam samsat ini nantinya ada unsur dari TNI-Polri,Kejaksaan, BBWS Citarum, PTPN, Perhutani, BPN selain pemrov sendiri. Sebab kalau pemprov atau BPLH menghadapinya sendiri, sangat banyak kendalanya di lapangan,” terang Aher.

Aher menyatakan pihaknya ingin mengulang kesuksesan Samsat Jatigede dalam mengatasi dampak sosial saat pembangunan Bendungan Jatigede Sumedang. Menurutnya Samsat Citarum Bestari itu bakal terbentuk dalam waktu dekat untuk kemudian diberikan SK dan segera bekerja.

“Kita ingin mereplikasi suksesnya Samsat Jatigede kepada Samsat Citarum Bestari ini. Kalau Samsat Citarum Bestari ini sukses, kedepannya kita bentuk juga Samsat Cimanuk, bahkan Samsat Ciliwung,” tandas Aher.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close