Bale Bandung

Berkat Kebijakan Dadang Supriatna, Pemkab Bandung Raih Penghargaan dari Kementerian ESDM

×

Berkat Kebijakan Dadang Supriatna, Pemkab Bandung Raih Penghargaan dari Kementerian ESDM

Sebarkan artikel ini
Sekda Kab Bandung Cakra Amiyana menerma penghargaan dari Kementerian ESDM, di Aula Gedung Slamet Bratana, DJEBTKE, Jakarta, Rabu (23/10/24).

JAKARTA, Balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung kembali menorehkan prestasi nasional dengan menerima penghargaan dari Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Kabupaten Bandung dalam menetapkan dan berhasil mengimplementasikan regulasi Peraturan Bupati Bandung No. 57 Tahun 2022 tentang Pembagian dan Pemanfaatan Bonus Produksi Panas Bumi, yang dikeluarkan Bupati Bandung Dadang Surpriatna kala itu.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Rapat Rekonsiliasi Perhitungan Persentase Daerah Penghasil dan Daerah Pengolah Panas Bumi Tahun 2025, di Aula Gedung Slamet Bratana, DJEBTKE, Jakarta, Rabu (23/10/2024).

Penghargaan ini merupakan pengakuan atas langkah strategis yang diambil Pemkab Bandung melalui Perbup No. 57 Tahun 2022.

Peraturan ini mengatur 60% bonus produksi panas bumi akan dikelola oleh desa-desa di Kabupaten Bandung. Sementara 40% sisanya dikelola oleh Pemkab Bandung. Kebijakan ini diakui sebagai bentuk nyata keberpihakan terhadap pembangunan desa, serta komitmen Pemkab Bandung dalam mendorong keterlibatan Pemerintah Desa dalam pelaksanaan pembangunan yang inklusif.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana menyampaikan apresiasinya atas penghargaan ini dan menegaskan pentingnya kebijakan tersebut dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan.

“Kebijakan yang diatur dalam Peraturan Bupati No. 57 Tahun 2022 ini menandakan keberpihakan Bupati Bandung terhadap pembangunan desa,” kata Sekda Cakra Amiyana.

Dengan mengalokasikan 60% bonus produksi untuk dikelola desa, kata sekda, Pemkab Bandung memberi ruang bagi pemerintah desa untuk terlibat aktif dalam proses pembangunan untuk desa sekitar perusahaan panas bumi dalam bentuk Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Sedangkan sisanya 40% dialokasikan dalam program pemerintah daerah yang dilaksanakan oleh Perangkat Daerah.

“Langkah ini juga memperkuat kemandirian desa dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di wilayahnya,” tandas Cakra Amiyana.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah kabupaten dan desa, lanjut Amiyana, implementasi pemanfaatan bonus produksi panas bumi diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Kabupaten Bandung untuk terus berinovasi dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, sambil tetap memperhatikan aspek pembangunan yang merata hingga ke tingkat desa,” ungkap Ami.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung, Kawaludin menjelaskan, untuk menentukan pagu BKK desa di sekitar Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) panas bumi tersebut harus dilakukan rekonsiliasi perhitungan BKK desa.

“Bonus produksi panas bumi dibagi untuk 48 desa di Kecamatan Ibun, Kertasari, Pangalengan, Pasirjambu, Ciwidey dan Rancabali, yang berada pada zona-zona terdekat dan terdampak sesuai dengan Perbup No 57/2022,” terang Kawal.

Menurutnya, Kabupaten Bandung merupakan daerah potensi dan penghasil panas bumi terbesar di Indonesia. Dengan kapasitas terpasang dari 4 (empat) wilayah kerja panas bumi yaitu Kamojang, Darajat, Wayang Windu dan Patuha sebesar 525,88 MW.

Kapasitas terpasang tersebut merupakan 20,24 % dari kapasitas terpasang nasional, 40,33% dari kapasitas terpasang Jawa dan sebesar 42,7% kapasitas terpasang Jawa Barat.

“Potensi panas bumi pemanfaatan tidak langsung ini, menjadi sumber pemasok listrik Jawa- Bali,” ujar Kawaludin.

Kawal menerangkan panas bumi merupakan sumber daya energi terbarukan yang ramah lingkungan, yang kemudian akan menjadi sumber energi andalan nasional. Dengan adanya WKP panas bumi tersebut diharapkan dapat mendongkrak kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung dan khususnya bagi masyarakat sekitar WKP.

Sementara Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM RI, Eniya Listiani mengatakan pihaknya mengapresiasi kepala daerah penerima penghargaan, termasuk Kabupaten Bandung, yang dinilai berhasil mengimplementasikan regulasi terkait pengelolaan panas bumi.

“Penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga komitmen kami untuk terus mendorong daerah-daerah penghasil dan pengolah panas bumi agar lebih proaktif dalam memanfaatkan potensi energi terbarukan,” kata Eniya.

Pihaknya berharap, dengan adanya kebijakan di daerah, seperti di Kabupaten Bandung, dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola sumber daya energi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama di tingkat desa. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bunda Pajak Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati berharap kader Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung dapat bersinergi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk menjadi agen pajak di lingkungan masyarakat. Hal itu disampaikan Emma Dety yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, saat Sosialisasi Optimalisasi Penerimaan Opsen PKB dan Opsen BBNKB, yang digelar Bapenda […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Pengasuh Pondok Pesantren Daar El Jannah Kutawaringin, Ust H Andris Fajar, S.Ag., M.Pd., mengajak para guru untuk memaknai kebahagiaan hidup sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW. Pesan itu disampaikannya saat memberikan tausiyah pada kegiatan halal bihalal anggota PGRI Kecamatan Kutawaringin di GOR Saluyu, Desa Gajahmekar, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pengasuh Pondok Pesantren Daar El Jannah Kutawaringin Kabupaten Bandung, Ust H Andris Fajar, S.Ag., M.Pd., mengajak umat Islam untuk senantiasa mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah SWT. Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi khatib Salat Jumat di Masjid Agung Al Fathu Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026). Dalam khutbahnya, Ust Andris Fajar mengangkat tema […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker)menggelar Job Fair Bedas Expo 2026, di Jalan Raya Al Fathu Soreang, Jumat 17 April 2026. Job fair ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385 yang menjadi peluang besar bagi ribuan pencari kerja (pencaker) untuk mengakses lowongan pekerjaan (loker) dari berbagai sektor […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bandung menggelar job fair di ajang Bandung Bedas Expo di Jalan Raya Al Fathu Soreang, Jumat (17/4/2026). Kepala Disnaker Kabupaten Bandung Dadang Komara menyatakan Job Fair Bedas Expo ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385. Menurut Kadisnaker, job fair yang keempat kalinya difokuskan pada […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS (KDS), resmi membuka Bandung Bedas Expo 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, di Jl Raya Al Fathu Soreang, Jumat (17/4/2026). Dalam sambutannya, KDS menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini berlangsung dalam situasi berbeda, di tengah musibah yang tengah melanda Kabupaten Bandung. Ia […]