Bale Bandung

BPJS Kesehatan Soreang Check Spot Peserta PBI-JK

×

BPJS Kesehatan Soreang Check Spot Peserta PBI-JK

Sebarkan artikel ini
Kabid Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Soreang, Zulensi, saat spot check langsung ke warga Kampung Kubang, Kec Soreang Kab Bandung (26/9/18). By BPJS

SOREANG – Dalam rangka memastikan Kartu Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) khususnya dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), telah terdistribusi secara tepat sasaran kepada masyarakat.

Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Soreang, Zulensi, telah melakukan spot check langsung ke Kampung Kubang, Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung (26/9/18).

Selain untuk memastikan kartu sudah diterima oleh pemiliknya, BPJS Kesehatan juga memastikan identitas dalam kartu sesuai dengan data KK maupun e-KTP dan menanyakan pengalaman serta kendala dalam mengakses pelayanan JKN-KIS.

Dalam kegiatan spot check ini, Zulensi bersama salah satu petugas penagihan dan keuangan melakukan kunjungan secara acak ke tempat keluarga yang tinggal di daerah tersebut. Dari hasil kunjungan didapat informasi keluarga yang telah dikunjungi telah menerima kartu JKN-KIS sesuai nama dan alamat yang tertera. Mereka pun merasa senang telah mendapat kunjungan langsung dari BPJS Kesehatan dan mengaku puas dengan Porgram JKN-KIS.

Seperti yang diungkapkan Idah Hamidah (53), warga setempat yang jadi peserta JKN-KIS. “Alhamdulillah, sangat terbantu. Beberapa kali berobat ke Rumah Sakit di Soreang, dan tidak ada biaya. Saya juga rutin ke puskesmas karena rematik yang diderita. Alhamdulillah pelayanannya baik, begitu juga dengan anak saya beberapa bulan kemaren baru melahirkan, dan tetap dijamin oleh BPJS Kesehatan,” ungkap Idah.

Usai melakukan spot check Zulensi pun menyatakan masyarakat kita masih banyak yang masih membutuhkan uluran bantuan dari pemerintah. “Kalau kita perhatikan masyarakat masih membutuhkan bantuan dari pemerintah terkait pogram JKN-KIS, karena jika kita lihat taraf hidupnya memang perlu dibantu baik dari segi kesehatan mau pun program-program lainnya,” ucap Zulensi.

Zulensi pun mengatakan dari hasil spot check distribusi kartu sudah baik, namun masyarakat masih ada yang belum mengerti tentang cara menggukan kartu JKN-KIS dengan baik sehingga ke depan diharapkan semua pihak bisa lebih berperan aktif dalam mensukseskan Program JKN-KIS ini.

“Untuk Kartu JKN-KIS terdistribusi dengan baik. Baik lurah dan desa telah memberikan (kartu JKN-KIS) kepada masyarakat yang membutuhkan, walaupun masih ada masyarakat yang masih membutuhkan, masih belum dapat, itu yang perlu ditindaklanjuti. Yang perlu di tingkatkan adalah sosialisasi dan manfaat dari Program JKN-KIS,” kata Zulensi.

Pihaknya berharapan terkait sosialisasi program JKN-KIS ini, peran aktif dari semua pihak, dari BPJS kesehatan, dari Fasilitas Kesehatan dan dari pemerintah, karena kartu ini tidak hanya didistribusikan, namun juga harus diinformasikan bagaimana cara menggunakannya.

“Sebaiknya menjaga kesehatan sebelum datang sakit. Nah, masalah ini masyarakat belum terpapar, mereka berfikir kalau sakit baru mencari fasilitas kesehatan. Kita harapkan mereka bisa mencegah datangnya sakit dengan cara berkunjung ke fasilitas kesehatan sebelum sakit, lebih kepada promotif dan preventif,” pesan Zulensi.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

Tomé Pires mencatat istana raja Sunda bertiang 330. Prasasti Batutulis menyebut parit, balai, samida, dan talaga. Jika istana Pakuan lenyap, bukan berarti Pajajaran tidak ada. Bisa jadi karena istananya memang dibangun dari kayu, bambu, ijuk, dan umpak batu—arsitektur tropis Sunda yang menyatu dengan alam. Ada pertanyaan yang selalu muncul setiap kali orang membicarakan Kerajaan Pajajaran: […]

Bale Bandung

Perjanjian Sunda–Portugis 1522 bukan sekadar urusan dagang lada. Ia adalah manuver internasional Pajajaran untuk mempertahankan pintu lautnya dari tekanan Demak-Cirebon. Dari Pakuan ke Malaka, kerajaan Prabu Siliwangi pernah bermain dalam geopolitik global abad ke-16. Pada 21 Agustus 1522, di pesisir Sunda Kalapa, sebuah perjanjian penting dibuat antara Kerajaan Sunda/Pajajaran dan Portugis. Di atas kertas, perjanjian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – UNICEF (United Nations Children’s Fund) mengapresiasi kinerja Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung dalam penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat. Perusahaan daerah tersebut dinilai menjadi salah satu contoh praktik baik dalam mendukung pemenuhan hak anak, terutama hak atas akses air bersih dan lingkungan yang sehat. Apresiasi itu disampaikan Kepala Perwakilan UNICEF […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi membuka Kick Off Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang TK, SD dan SMP Tahun 2026 di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Selasa (19/5/2026). Bupati yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) itu mengatakan, kegiatan kick off ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan siap mendukung pelaksanaan kerja sama Country Programme Action Plan atau CPAP 2026–2030 antara UNICEF dan Pemerintah Pusat. Program tersebut dinilai sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, terutama dalam pemenuhan hak anak dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb saat menerima sosialisasi pelaksanaan kegiatan […]

Bale Bandung

balebandung.com – Dari Pakuan, Sunda Kalapa, maung, hingga nama Kodam Silliwangi dan Universitas Padjadjaran, Siliwangi bukan sekadar raja masa lalu. Ia menjadi cara orang Sunda mengingat kejayaan yang hilang. Dari sekian banyak raja Sunda, nama Prabu Siliwangi paling keras menggema di telinga rakyat Jawa Barat. Ia hadir dalam cerita rakyat, nama jalan, kesatuan militer, simbol […]