Bale Bandung

Bupati Bandung Perjuangkan Nasib Non-ASN di Rakor Apkasi

×

Bupati Bandung Perjuangkan Nasib Non-ASN di Rakor Apkasi

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung HM Dadang Supriatna saat Rakor Apkasi di Jakarta, Rabu (21/9/2022). by diskominfo

JAKARTA,balebandung.com – Bupati Bandung HM Dadang Supriatna memberikan apresiasi kepada Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) yang menyelenggarakan rapat koordinasi (Rakor), dengan melibatkan sejumlah pejabat kementerian, yaitu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (MenPAN-RB), Menteri Dalam Negeri RI dan Menteri Keuangan RI di Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Pada Rakor Apkasi itu, Bupati Bandung memperjuangkan nasib pegawai non-ASN (Aparatur Sipil Negara) yang ada di Kabupaten Bandung.

“Rapat Koordinasi yang dilaksanakan Apkasi ini, yang mana kaitan dengan para honorer yang saat ini dibingungkan dengan adanya isu bahwa Nopember 2023 sudah habis masa kerjanya,” kata Bupati Bandung saat menghadiri Rakor Apkasi di Puri Agung Convention Hall, Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, (21/9/2022).

Tetapi setelah dilakukan diskusi, imbuh Dadang Supriatna, setelah dilakukan penyampaian, bahwa pada dasarnya, pihaknya hanya memberikan rekomendasi atau saran kepada pemegang kebijakan di tingkat pemerintah pusat.

“Bahwa pertama, saya minta MenPAN-RB harus membuat grand design di masing-masing daerah, tentang road map atau kebutuhan. Dalam artian, berapa kebutuhan ideal di masing-masing daerah setelah ada pengurangan tenaga kerja. Misalnya, karena sistim robot atau dengan adanya IT (Informasi dan Teknologi) berpengaruh terhadap tenaga kerja,” terang Dadang Supriatna.

“Terus bagaimana dengan rekrutmen, apakah tenaga honorer ini bisa diangkat otomatis menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara) atau diseleksi. Dengan tetap mengedepankan kompetensi yang menjadi prioritas. Misalnya, secara keilmuan, SDM-nya ini kira-kira tidak mumpuni, ya kita juga tidak bisa memaksakan karena saat ini dibutuhkan tenaga-tenaga kerja yang profesional. Tentunya, dengan kompetensi yang luar biasa,” tuturnya.

Bupati Bandung menyebutkan, jika berbicara kebutuhan pegawai di Kabupaten Bandung, idealnya dan tak ada intervensi dari penggunaan robot atau IT, yaitu sebanyak 34.000 orang secara keseluruhan.

“Tapi saya belum mendapatkan informasi, berapa kebutuhan pegawai di masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Kita akan rapat khusus dari mulai Kepala Dinas sampai ke bawahnya, berapa kebutuhan pegawai di masing-masing OPD, sehingga jumlah total berapa, eksisting ada berapa?,” ujarnya.

Bupati Dadang Supriatna mengatakan, ASN dan P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di Kabupaten Bandung itu mencapai 15.000 orang, sementara tenaga honorer ada 11.000 orang. Sementara pegawai yang dibiayai dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sebanyak 1.500 orang, dan totalnya ada sebanyak 28.000 pegawai di Kabupaten Bandung.

“Sementara kebutuhan 34.000 orang, sehingga kita ada rencana yang jelas kedepannya. Tapi kita sudah mengusulkan bahwa melalui rapat koordinasi Apkasi, bahwa pemerintah saat ini sudah membuat timeline, bahwa yang tahun ini direkrut bisa dibiayai atau dianggarkan oleh APBN. Tahun depan, ini ada rekrutmen lagi untuk P3K,” kata Bupati.

Dadang Supriatna berharap, pegawai honorer yang ada di seluruh kabupaten/kota di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, bisa terakomodir karena mereka sudah berbuat dan bekerja untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya berharap, bahwa tetap MenPAN-RB memperhitungkan berapa PNS yang pensiun pada setiap tahunnya dan ini menjadi bahan pertimbangan, sehingga rekrutmen ini otomatis dilakukan, supaya tidak ada degradasi, kekurangan atau kekosongan pegawai untuk pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Musim kemarau 2026 membawa peningkatan risiko kebakaran di Kabupaten Bandung. Dalam paparan data penanganan kebakaran 2026 yang disampaikan pada rapat koordinasi rutin bersama organisasi perangkat daerah (OPD) di Gedung M. Toha, Soreang, Selasa (22/9/2026), tercatat 577 kejadian kebakaran dengan luas area terdampak mencapai 47,61 hektare. Bupati Bandung Dadang Supriatna atau akrab disapa […]

Bale Bandung

BANDUNG — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Linggaria Festival Hari Kedua tidak hanya diisi tausiah dan penyerahan santunan. Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., mengaitkan momentum Maulid dengan makna kemerdekaan dan tanggung jawab sosial umat. Yusuf menyampaikan hal itu saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 […]

Bale Bandung

MARGAASIH, balebandung.com – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menghadiri kegiatan Wakaf Al-Qur’an bersama International Networking for Humanitarian (INH) dan perwakilan lembaga kemanusiaan dari Turki di Aula Pondok Pesantren Al-Basyariyah 2, Jalan Mahmud in Desa Cigondewah Hilir, Kecamatan Margaasih,Kabupaten Bandung, Minggu (20/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com — Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung menilai Linggaria Festival 2026 tidak sekadar menjadi panggung hiburan warga. Festival yang digelar di Jalan Pancasila, Kampung Cipasir RT 03/RW 09, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek itu dinilai menjadi ruang untuk melestarikan kebudayaan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. Sekretaris Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung Agus Ismail Danuningrat (Agis) menyampaikan hal tersebut […]

Bale Bandung

BALEENDAH, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kab. Bandung M. Hailuki melaksanakan kegiatan berbagi kacamata dan pemeriksaan mata gratis. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (19/9/2026) di Aula Mako Rancage, Baleendah, Kab. Bandung. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Dede Yusuf Macan Effendi dan Ketua DPC Kab. Bandung Saeful Bachri. “Kegiatan ini diberi […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Kabar gembira datang bagi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Bandung. Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) menyampaikan kabar menggembirakan tersebut melalui akun media sosial pribadinya, Sabtu (19/9/2026). Sebanyak 7.550 PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bandung direncanakan segera beralih status menjadi […]