Bale Bandung

Bupati Kang DS Gercep Respon Inpres Terbaru Soal Gudang KDMP

×

Bupati Kang DS Gercep Respon Inpres Terbaru Soal Gudang KDMP

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat rakor pembangunan gerai dan pergudangan KDMP di Kantor Bupati di Soreang, Rabu (29/10/25).

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna langsung gerak cepat (gercep) begitu keluar Instruksi Presiden (Inpres) terbaru yaitu Inpers Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung.

Bupati Kang DS langsung menggelar Rapat Koordinasi dengan Kodim 0624 Kabupaten Bandung serta para Kepala OPD terkait untuk membahas persiapan pembangunan Gerai dan Pergudangan KDMP tersebut, Rabu (29/10/2025).

Bupati Bandung menegaskan Inpres tersebut merupakan kebijakan strategis yang sejalan dengan arah pembangunan daerah. Menurutnya, penguatan koperasi desa menjadi langkah konkret dalam membangun ekonomi masyarakat dari tingkat bawah.

“Kabupaten Bandung siap menjadi contoh implementasi Inpres ini. Koperasi Desa Merah Putih adalah gerakan ekonomi rakyat yang digagas Pak Presiden dan harus kita sukseskan bersama,” tandas bupati.

Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program KDMP. Berdasarkan hasil monitoring, ada 262 KDMP yang telah aktif operasional, sementara 18 koperasi lainnya belum aktif. Dari jumlah yang sudah berjalan, sebagian besar baru memiliki satu unit gerai perkantoran dan masih membutuhkan pengembangan fasilitas usaha.

Pada rakor tersebut, dengan tegas Bupati Kang DS itu menginstruksikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk segera menginventarisir desa-desa yang memiliki tanah carik desa.

“Saya minta Kepala DPMD untuk segera mendata berapa desa yang memiliki tanah carik desa yang lokasinya di pinggir jalan. Minimal 1.000 meter persegi. Berapa desa yang tidak memiliki tanah carik? Saya minta hari Sabtu datanya udah masuk,” ujar Kang DS.

Selain itu Kang DS juga memberikan instruksi khusus kepada Kepala Bidang Aset. Ia meminta untuk mencarikan tanah milik Pemerintah Daerah yang dapat digunakan bagi pembangunan gerai dan pergudangan Koperasi Merah Putih, khususnya di wilayah kelurahan.

Sementara kepada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kang DS meminta agar mempersiapkan anggaran pembelian tanah apabila aset Pemda tidak mencukupi.

Selain itu, kepada Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kepala Bagian Hukum, ia mengarahkan untuk segera menyusun Peraturan Bupati mengenai alokasi dana ADPD guna mendukung pengadaan tanah dan pengembangan sarana Koperasi Merah Putih.

Langkah ini, menurut Kang DS, merupakan dukungan nyata bagi percepatan pembangunan fisik Gerai dan Pergudangan KDMP sesuai Inpres terbaru yang dikeluarkan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam Inpres Nomor 17 Tahun 2025 tersebut, gubernur/bupati dan walikota diminta untuk menyiapkan lahan/tanah milik daerah atau aset desa siap bangun dengan minimal lahan seluas 1.000 meter persegi.

Hal tersebut juga diperkuat dengan Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 100.3.1.3/4911/sj tentang pemanfaatan barang milik daerah dan aset desa untuk mendukung pengembangan rencana bisnis kegiatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Saat ini sudah ada 18 titik prioritas yang sudah siap bangun di Kabupaten Bandung. Insya Allah, minggu depan sudah lebih dari 100 desa dan kelurahan. Kita menyiapkan lahannya, nanti pembangunannya dilakukan oleh Kementerian,” ungkap Kang DS.

Ia menegaskan pihaknya berkomitmen penuh untuk mendukung percepatan penyiapan lahan untuk pembangunan fisik gerai, pergudangan dan kelengkapan Koperasi Merah Putih.

Bahkan Kang DS berencana mengundang dan mengumpulkan seluruh kepala desa dan lurah se-Kabupaten Bandung pada Sabtu (1/11/2025) mendatang untuk secara khusus menyampaikan Inpres 17 Tahun 2025 tersebut.

“Kalau desanya tidak memiliki tanah carik, maka pemda punya kebijakan. Kita nanti akan belikan aset lahan untuk desa tersebut dengan skema pakai dana ADPD,” jelasnya.

“Sedangkan bagi desa yang memiliki tanah carik, namun lokasinya misalkan tidak di pinggir jalan. Maka kades boleh ruislag, tapi harus melalui Musdes (musyawarah desa) dengan menyesuaikan appraisal,” imbuh Kang DS.

Agar pembangunan fisik gerai dan pergudangan KDMP di Kabupaten Bandung berjalan lancar demi menyukseskan program Presiden Prabowo, Kang DS menyatakan pihaknya telah membentuk Satgas khusus bersama Kodim 0624 untuk memastikan program tersebut tak menghadapi gangguan di lapangan.

“Saya berkomitmen dan akan fokus membantu semaksimal mungkin agar bagaimana percepatan pembangunan gerai dan pergudangan di setiap KDMP karena ini prestasi kita bersama. Kita sukseskan program Pak Presiden,” tegasnya. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]