Bale Bandung

Bupati Sambut Baik Kenaikan Honor Guru

×

Bupati Sambut Baik Kenaikan Honor Guru

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H. Dadang M Naser, S.H, S.Ip, M.Ip saat Launching Lokakarya dan Pelantikan Pengurus Organisasi Satuan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (Orsat ICMI) di Gedung Mohamad Toha Soreang, Kamis (5/7/18). by Humas Pemkab

SOREANG – Bupati Bandung Dadang M Naser menyambut positif usulan Dinas pendidikan yang mengajukan perubahan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kabupaten menjadi Dana Bantuan Tunjangan bagi tenaga pendidik dan kependidikan non PNS.

“Ya, itu saya sangat setuju adanya pengalihan dana BOS kabupaten dijadikan dana tunjangan bagi tenaga honorer,” tandas Dadang kepada wartawan di Soreang, Jumat (26/10/18)

Bupati mengakui pihaknya sudah memikirkan terkait kesejahteraan tenaga honorer. Dengan adanya usulan perubahan dari dinas terkait, yang pasti akan disambut baik.

“Saya juga banyak menerima keluhan dari tenaga honorer, terkait penerimaan honor dari dana BOS. Yang diterima tidak sesuai dengan pengabdian yang diberikan. Kalau difokuskan jadi dana tunjangan honorer, guru bisa sejahtera,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dadang menjelaskan, kalau selama dirinya pun banyak menerima laporan ada oknum kepsek yang memberikan honor kepada tenaga non PNS tidak sesuai dengan yang seharusnya. Jadi dengan perubahan dana BOS menjadi dana tunjangan honorer, bisa memberikan untuk peningkatan perekonomian tenaga non PNS.

“Ini bukti kepedulian pemerintah kepada honorer, khususnya bagi tenaga non PNS yang tidak bisa ikut seleksi CPNS karena terbatas usia,” akunya.

Dadang menambahkan, kalau selama ini tenaga pendidik PNS sudah dibilang cukup sejahtera karena sudah ada dana Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dan sertifikasi. Sementara honorer tidak.

“Ya, kalau untuk guru PNS sudah ada TPP dan sertifikasi. Sedang honorer masih menerima honor yang minim. Padahal kinerja mereka sama dengan guru PNS,” kata dia.

Terkait kinerja di sekolah, dirinya mendapat pengaduan ada oknum guru yang tidak melakukan kerja sesuai tugas PNS. Tapi malah melemparkan ke tenaga honorer. Oleh karena itu, Dadang meminta kepada dinas pendidikan untuk meningkatkan pengawasan terkait kinerja tenaga pendidik dan kependidikan yang berstatus PNS.

“Dengan memberikan dana tunjungan bagi tenaga honorer bisa menyeimbangkan atas kinerja dengan honor yang mereka terima. Kalau guru PNS, ya sudah cukup lah,” pungkasnya

Sebelumnya diberitakan Dinas pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung mengajukan perubahan Dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) kabupaten menjadi dana bantuan tunjangan bagi tenaga pendidik dan kependidikan non PNS.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Juhana menyatakan pihaknya berencana mengajukan perubahan dana BOS yang bersumber dari APBD Kabupaten Bandung menjadi dana bantuan tujungan bagi tenaga pendidik atau kependidikan non PNS yang selama ini melaksanakam tugas di tiap sekolah di Kabupaten Bandung.

“Ya, kami mengajukan perubahan dana BOS kabupaten menjadi dana bantuan tunjangan bagi tenaga pendidik dan kependidikan non PNS. Alhamdulillah, dalam semua anggota DPRD menyambut baik,” jelas Juhana.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]