Bale Bandung

Bupati Serap Aspirasi Warga di Rembug Bedas

×

Bupati Serap Aspirasi Warga di Rembug Bedas

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna saat melaksanakan Rembug Bedas di Desa Sukajadi Kecamatan Soreang, Jumat (20/1/2023)./foto arsip pemkab bandung/

SOREANG,balebandung.com – Jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung kembali melaksanakan Rembug Bedas ke-17 dan 18 di Desa Soreang dan Desa Sukajadi Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, Jumat (20/1). Rembug Bedas ini merupakan inovasi Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna, dalam upaya ngarakeutkeun silaturahmi antara pemerintah dengan
masyarakat.

Seperti biasa Bupati Bandung yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Dadang Supriatna dan jajaran perangkat daerah berusaha untuk mendengar aspirasi masyarakat, berkaitan dengan keluh kesah yang ada di masing-masing desa yang menjadi sasaran Rembug Bedas tersebut.

Sejumlah warga menyampaikan aspirasi dan harapannya kepada Bupati Bandung, berkaitan dengan sosial, ekonomi serta peningkatan pembangunan jalan di desa. Apa yang menjadi harapan dan aspirasi masyarakat itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna pun langsung respon dan menyiapkan solusinya.

Dadang Supriatna pun turut mensosialisasikan program kerja lainnya kepada masyarakat. Baik yang sudah berjalan, dan sedang berjalan maupun yang akan dilaksanakan dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui berbagai langkah kerja yang dihadapinya, Bupati Bandung pun berusaha untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat pascapandemi Covid-19.

Pada Rembug Bedas, di antara warga ada yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Bandung setelah ada uang insentif guru ngaji. Namun disamping itu, di antara warga yang mempertanyakan proses pencairan insentif guru ngaji, apakah satu bulan sekali atau sampai tiga bulan sekali. Warga lainnya juga berharap ada uang insentif untuk guru Diniyah.

Selain itu, warga berharap guru ngaji ditempatkan pula di lingkungan DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) atau majelis taklim, supaya bisa mengajar ngaji setiap hari. Sedangkan di sekolah hanya satu kali dalam seminggu. Warga juga berharap ada penanganan sampah dan pembangunan atau perbaikan jalan yang rusak di perbatasan Kampung Kramat Mulya dengan Kampung Sukajadi Desa Sukajadi, karena kondisinya hanya tinggal bebatuan. Banyak warga yang lewat ke akses jalan itu, baik yang hendak pergi ke pasar maupun pergi dan pulang kerja.

Di hadapan ratusan masyarakat, Bupati Dadang Supriatna pun langsung merespon apa yang menjadi harapan warga tersebut. Bupati Bandung pun mengajak kepada para pemuda karang taruna untuk merubah mindset, dalam upaya membuka kesempatan lapangan kerja.

Ia pun mendorong masyarakat untuk membuat kelompok usaha bersama (Kobe) dengan anggaran Rp 5 juta sampai Rp 20 juta.
“Dengan adanya pengembangan usaha bersama itu dalam upaya memerangi bank emok dan menghindari terjadinya perceraian di antara pasangan suami istri,” katanya.

Bupati Bandung mengajak masyarakat untuk sama-sama memberantas bank emok. Dadang Supriatna pun menginstruksikan kepada Dinas PUTR Kabupaten Bandung untuk melakukan survei lapangan ke lokasi jalan yang rusak, seperti yang disampaikan warga Desa Sukajadi tersebut.

“Di Desa Sukajadi, sudah dianggarkan Rp 1 miliar untuk perbaikan jalan. Di Kecamatan Soreang itu menganggarkan Rp 10 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan,” katanya.

Dadang Supriatna pun mengungkapkan bahwa uang insentif guru ngaji tidak ada potongan, semuanya ditransfer ke rekening masing-masing ustad dan ustadzah setiap tiga bulan sekali. Bupati berharap anggaran uang insentif guru ngaji sebesar Rp 109 miliar per tahun itu menjadi keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

Para ustadz dan ustadzah pun mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, selain istri dan dua anaknya pun mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan tersebut.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]