Bale Bandung

Atas Dukungan Kang Cucun, KDS Usulkan 3 Program Prioritas Atasi Banjir Kabupaten Bandung ke Kementerian PUPR

×

Atas Dukungan Kang Cucun, KDS Usulkan 3 Program Prioritas Atasi Banjir Kabupaten Bandung ke Kementerian PUPR

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengusulkan program prioritas penanganan banjir kepada Menteri PUPR di Jakarta, Selasa (21/4/26).

JAKARTA, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengusulkan tiga program prioritas penanganan banjir kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Usulan tersebut disampaikan Bupati Bandung saat pertemuan dengan jajaran Kementerian PUPR, dengan dukungan dan atensi dari Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal.

Ketiga usulan yang disampaikan KDS itu masing-masing adalah penanganan dan normalisasi Sungai Cisungalah di Kecamatan Majalaya dan Solokanjeruk, pembangunan kolam retensi di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang, serta pembangunan kolam retensi di Desa Sukamanah Kecamatan Rancaekek.

“Atas atensi Pak Wakil Ketua DPR RI Kang H. Cucun, kami mengusulkan kepada Pak Menteri PUPR agar penanganan banjir di Kabupaten Bandung bisa dipercepat, khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini menjadi langganan banjir,” ujar Kang DS.

Menurutnya, penanganan dan normalisasi Sungai Cisungalah sangat mendesak karena wilayah Majalaya dan Solokanjeruk hampir setiap tahun terdampak luapan sungai, terutama saat curah hujan tinggi.

Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap jalan, permukiman, lahan pertanian hingga kegiatan ekonomi warga.

Karena itu, normalisasi Sungai Cisungalah dinilai menjadi salah satu solusi penting agar debit air dapat mengalir lebih lancar dan mengurangi risiko banjir di kawasan timur Kabupaten Bandung.

Selain itu, KDS juga mengusulkan pembangunan kolam retensi di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang. Kawasan Tegalluar selama ini menjadi salah satu titik banjir terparah di Kabupaten Bandung, terutama di kawasan Sapan dan sekitarnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, banjir di Tegalluar bahkan merendam sebagian besar wilayah desa. Ribuan warga terdampak dan aktivitas masyarakat terganggu akibat genangan yang mencapai lebih dari satu meter.

Pemerintah Kabupaten Bandung menilai kolam retensi di Tegalluar menjadi kebutuhan mendesak karena wilayah tersebut menerima limpasan air dari Sungai Cikeruh, Sungai Citarik, Sungai Citarum, serta aliran dari wilayah Kota Bandung dan Kabupaten Sumedang.

Selama ini, Pemkab Bandung juga telah melakukan sejumlah langkah awal seperti normalisasi saluran, pengerukan drainase dan penanganan Sungai Cipamokolan Lama. Namun, KDS menilai langkah tersebut perlu diperkuat dengan pembangunan kolam retensi agar air dapat ditampung sebelum masuk ke kawasan permukiman.

“Tegalluar ini sudah terlalu lama menjadi langganan banjir. Karena itu kami mengusulkan kolam retensi agar ada penampungan air dan beban ke permukiman bisa dikurangi,” katanya.

Usulan ketiga adalah pembangunan kolam retensi di Desa Sukamanah Kecamatan Rancaekek. Wilayah ini juga menjadi salah satu kawasan yang kerap terdampak banjir, terutama saat hujan deras dan debit air dari hulu meningkat.

Pemkab Bandung sebelumnya telah menyiapkan rencana pembangunan kolam retensi di lahan sekitar 1,5 hektare di Desa Sukamanah. Sementara di Tegalluar, lahan yang disiapkan mencapai sekitar 3,5 hektare.

KDS berharap usulan tersebut dapat segera direalisasikan oleh Kementerian PUPR sehingga penanganan banjir di Kabupaten Bandung bisa berjalan lebih cepat dan lebih permanen.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Bandung tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani persoalan banjir yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, DPR RI dan seluruh pihak menjadi sangat penting.

“Kami berharap usulan ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian PUPR. Semoga lancar dan cepat realisasinya, sehingga masyarakat di Majalaya, Solokan Jeruk, Bojongsoang dan Rancaekek bisa segera merasakan manfaatnya,” tandas KDS.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]