Bale Bandung

Indeks Ketahanan Bencana 0,68 Poin, Penyusunan Klaster Logistik Jadi Prioritas BPBD Kab Bandung

×

Indeks Ketahanan Bencana 0,68 Poin, Penyusunan Klaster Logistik Jadi Prioritas BPBD Kab Bandung

Sebarkan artikel ini
Peresmian Pembentukan dan Penyusunan Klaster Logistik Penanggulangan Bencana BPB Kab Bandung, Kamis (22/5/25)

BANDUNG, Balebandung.com – Badan Penangguhan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung menggelar Sosialisasi Pembentukan dan Penyusunan Klaster Logistik Penanggulangan Bencana, Kamis (22/5/2025).

Penyusunan Klaster Logistik yang diresmikan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, sesuai Undang-undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

“Klaster Logistik ini menekankan prioritas upaya penanggulangan bencana, baik pra-bencana, saat bencana,  saat tanggap darurat ataupun pada saat pasca-bencana sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan berkelanjutan,” kata Wabup Ali Syakieb

Menurut wabup, Kabupaten Bandung menjadi daerah dengan beragam potensi bencana, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, gempa bumi dan lainnya.

“Inilah pentingnya bagi kita semua untuk bersiap siaga melakukan mitigasi bencana yang disebabkan oleh faktor hidrometeorologi, juga penanganan bencana secara cepat dalam mengatasi kendala logistik dan memperlancar pasokan dan distribusi kebutuhan, bagi warga yang terdampak bencana,” tandas Ali Syakieb.

Ali menambahkan, pengalaman penanggulangan bencana sebelumnya menunjukan, koordinasi manajemen logistik yang efektif, efisien, tepat waktu dan terkoordinasi merupakan kunci keberhasilan dalam memberikan bantuan kepada korban bencana.

“Apalagi berdasarkan data dari BNPB, seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung merupakan wilayah rawan bencana. Dengan Indeks Risiko Bencana (IRB) tahun 2024 sebesar 117,13 poin dan nilai Indeks Ketahanan Daerah 0,68 poin,” ujarnya.

Maka, kata Ali, pembentukan klaster logistik penanggulangan bencana tingkat Kabupaten Bandung dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan koordinasi pengelolaan logistik dalam setiap penanggulangan bencana. Mulai dari kesiapsiagaan, tanggap darurat hingga pemulihan.

“Pembentukan klaster logistik penanggulangan bencana bukan hanya sekedar struktur organisasi. Namun merupakan bentuk nyata dari kolaborasi multi pihak antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta mitra kemanusiaan dalam memastikan ketersediaan dan distribusi bantuan secara efektif dan efisien saat terjadinya bencana,” papar Ali.

Ia menyatakan kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis untuk menyatukan persepsi,  memperkuat koordinasi serta menyusun langkah-langkah konkret dalam pembentukan klaster logistik di Kabupaten Bandung.

“Harapannya dapat menghasilkan rumusan yang implementatif dan mampu mempercepat kesiapsiagaan daerah Kabupaten Bandung dalam menghadapi situasi darurat,” ucapnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan, pembentukan dan penyusunan klaster logistik penanggulangan bencana Kabupaten Bandung ini merupakan salah satu realisasi Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung dari tiga program prioritas BPBD Kabupaten Bandung.

“Selain Klaster Logistik, dua program lainnya yaitu  pembentukan Destana (Desa Tangguh Bencana) yang sudah terealisasi. Termasuk program penyerahan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di Kertasari Kabupaten Bandung, juga sudah terealisasi,” sebut Uka.

Uka Suska menerangkan, pembentukan dan penyusunan klaster logistik penanggulangan bencana ini akan menjadi wadah yang efektif untuk mengkoordinasikan dan mengintegrasikan upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Bandung.

“Dengan adanya klaster ini, kita dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam penanganan bencana, serta meminimalkan dampak negatif,” jelas Uka.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]