Bale Bandung

Kang DS Pertanyakan Peran BP Cekungan Bandung dalam Penanganan Banjir dan Longsor

×

Kang DS Pertanyakan Peran BP Cekungan Bandung dalam Penanganan Banjir dan Longsor

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna seusai rakor bersama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, terkait penanganan banjir Wilayah Bandung Raya, di Ruang Loka Wirasaba IPDN Jatinangor Sumedang, Selasa (9 /12/25).

SUMEDANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna berharap adanya peran dari Badan Pengelola Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung (BP CekBan), dalam penanganan banjir besar lima tahunan di kawasan Cekungan Bandung Raya, menyusul dibubarkannya Satgas Citarum Harum.

Hal itu diungkapkannya seusai mengikuti rapat koordinasi bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, terkait Penanganan Banjir Wilayah Bandung Raya, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Garut, di Ruang Loka Wirasaba IPDN Jatinangor Sumedang, Selasa 9 Desember 2025.

Pada kesempatan itu Bupati Bandung menghaturkan terima kasih kepada Gubernur KDM atas atensinya dalam penanganan masalah banjir di Cekungan Bandung.

“Tentu kalau sudah ditangani Pak Gubernur, nantinya kita bisa ada sharing anggaran antara kabupaten/kota dalam penanganan banjir. Maka saya sampaikan juga dalam rakor, setelah Satgas Citarum Harum dibubarkan, apa yang harus dilakukan oleh BP Cekungan Bandung?” kata Bupati Dadang Supriatna.

Sebab dalam penanganan bencana banjir dan longsor juga harus mengatasi masalah mengenai tata ruang, yang juga merupakan ranah BP Cekban. Menurutnya, peranan BP Cekban diperlukan sebab selama ini dalam penanganan infrastruktur penyebab banjir masih saling lempar kewenangan antara pemerintah provinsi, kabupaten dan kota serta kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS Citarum)

“Makanya selama ini yang saya lakukan adalah kerjasama pentahelix dengan melibatkan dunia usaha, untuk bisa mengatasi anggaran masalah infrastruktur penyebab banjir. Terus terang kalau dari anggaran APBD Kabupaten Bandung sendiri kan tidak akan cukup. Biaya Tidak Terduga (BTT) saja cuma Rp34 miliar tahun 2025,” ungkap Kang DS.

Ia menyebut kerjasama pentahelixdalam penanganan banjir sudah dilakukan di Kecamatan Rancaekek dan Majalaya. Selain untuk wilayah Dayeuhkolot dan Bojongsoang saat ini masih berjalan.

Selain untuk penanganan banjir, anggaran juga dibutuhkan untuk penanganan bencana longsor seperti yang terjadi di Kecamatan Arjasari. Apalagi sampai hari kelima ini, ketiga korban jiwa akibat tertimbun material longsor masih belum diketemukan.

“Makanya bersama Forkopimda kami sepakat untuk menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, agar bisa mendapatkan bantuan anggaran dalam penanganan bencana ini karena kebutuhannya sangat mendesak. Ini sesuai persyaratan dari Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri,” jelas Kang DS.

Ia juga menyampaikan pihaknya sepakat dengan Gubernur KDM yang menghentikan sementara pemberian izin pembangunan perumahan karena harus dilakukan evaluasi terhadap perizinan yang ada apakah melanggar tata ruang atau tidak.

“Kalau untuk perumahan yang sudah disetujui perizinannya kan tentu tidak melanggar tata ruang ya. Kecuali kalau memang terindikasi ada kerusakan lingkungan yang ditimbulkan. Sekarang kita harus evaluasi apakah ada perizinan yang keluar untuk pembangunan perumahan yang terindikasi melanggar tata ruang dan merusak lingkungan. Kita akan evaluasi semua izinnya,” tukas Kang DS.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

balebandung.com – Belasan ribu ASN Pemkab Bandung bersama seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pemerintahan Kecamatan memberi kado untuk Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, dengan menggelar aksi simpatik kerja bakti massal bersih-bersih lingkungan terutama dari sampah. Aksi bersih-bersih lingkungan massal ini digelar secara serentak di 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung, Sabtu (18/4/2026). Beberapa area yang […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Job Fair Bedas Expo 2026 hari kedua yang merupakan bagian dari perayaan Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung telah terselenggara. Selanjutnya, penguatan layanan digital melalui platform Gerai Bursa Kerja (GBK) Bedas Digital akan dilaksanakan esok harinya pada Minggu, 19 April 2026. Sama seperti hari sebelumnya, terdapat sesi “Gelar Wicara Ketenagakerjaan” yang merupakan diskusi […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Di tengah kondisi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi yang menerjang belasan kecamatan rawan bencana belakangan ini, Bupati Bandung Dadang Supriatna memutuskan agar peringatan Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung yang jatuh pada hari Senin 20 April 2026 lebih disederhanakan lagi. Menurut Bupati Bandung, cukup dengan mengadakan upacara bendera saja dan sidang paripurna di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna bergerak cepat menangani banjir luapan Sungai Cisunggalah yang selama ini rutin terjadi di wilayah Kecamatan Solokanjeruk dan Majalaya. Keseriusan itu ditunjukkan melalui rapat koordinasi forum pentahelix penanganan banjir Sungai Cisunggalah yang dipimpin langsung Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS), di Aula Kecamatan Solokanjeruk, Sabtu 18 April 2026. Rakor tersebut […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com –  Borondong, makanan tradisional khas Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, tampil dengan wajah baru pada ajang Bandung Bedas Expo 2026 di Jalan Raya Al Fathu Soreang, Jumat 17 April 2026. Melalui program bertajuk “Explore Borondong: Menjaga Tradisi, Menggugah Rasa, Mendorong Inovasi Budaya”, camilan legendaris tersebut diperkenalkan kembali kepada masyarakat dengan kemasan dan varian rasa […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bunda Pajak Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati berharap kader Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung dapat bersinergi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk menjadi agen pajak di lingkungan masyarakat. Hal itu disampaikan Emma Dety yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, saat Sosialisasi Optimalisasi Penerimaan Opsen PKB dan Opsen BBNKB, yang digelar Bapenda […]