Bale Bandung

Kang DS Targetkan Banjir Bandung Selatan Beres 3 Tahun, Caranya?

×

Kang DS Targetkan Banjir Bandung Selatan Beres 3 Tahun, Caranya?

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung terpilih HM. Dadang Supriatna saat silaturahmi dengan Tim Relawan Bedas Rancaekek, di Kel Kencana, Kec Rancaekek, Sabtu (26/12/20). by iwa/bbcom
Bupati Bandung terpilih HM. Dadang Supriatna saat silaturahmi dengan Tim Relawan Bedas Rancaekek, di Kel Kencana, Kec Rancaekek, Sabtu (26/12/20). by iwa/bbcom

RANCAEKEK, Balebandung.com – Bupati Bandung terpilih HM. Dadang Supriatna menargetkan akan mengurangi kawasan banjir di Kabupaten Bandung dalam jangka waktu tiga tahun. Dadang Supriatna mengaku sudah punya solusi untuk mengatasi persoalan banjir di Kabupaten Bandung, dengan konsep yang ditawarkan para ahlinya.

“Saya sudah punya konsep bersama para pakar di bidangnya dari ITB, untuk mengurangi banjir di empat kecamatan yaitu Rancaekek, Bojongsoang, Baleendah dan Dayeuhkolot. Majalaya belum ada konsepnya karena memang Majalaya itu dataran rendah,” ungkap Kang DS, sapaan Dadang Supriatna saat silaturahmi dengan Tim Relawan Bedas Rancaekek, di Kelurahan Kencana, Kecamatan Rancaekek, Sabtu (26/12/20).

Terlebih dari banjir seluruh cekungan Bandung selatan yang mencapai 5.250 hektare, dengan konsep ini akan tersisa 590 ha di Kecamatan Majalaya. Sisa banjir di Majalaya ini akan selesai jika dibuatkan danau buatan di Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang sebagai penampung luapan air Sungai Citarum.

Konsultan teknik sipil dari ITB, Rachmad Mekaniawan menjelaskan, pengendalian banjir di Bandung selatan bisa dituntaskan melalui konsep solusi banjir tengah kota dengan dibuat terowongan seperti Stormwater Management and Road Tunnel (Smart Tunnels) yang diterapkan di Kuala Lumpur Malaysia.

Alternatif kedua dengan cara membuat fasilitas pengendalian banjir bawah tanah dengan konsep Metropolitan Area Outer Underground Discharge Channel atau G-Cans seperti yang diterapkan di Tokyo,Jepang.

“Hanya saja Bandung lebih smart karena tidak pakai pompa, yaitu dengan mengandalkan gravitasi dan open channel. Jadi, akan jauh lebih murah biayanya juga,” kata Rachmad.

Menurutnya, banjir Bandung Selatan tidak bisa selesai kalau elevasi tinggi muka air (TMA) Sungai Citarum di Dayeuhkolot mencapai lebih 659 meter dari permukaan laut.

“Dengan konsep saya, air itu tidak akan lebih dari 658 mdpl. Jadi elevasi di Dayeuhkolot harus ditekan. Selama Dayeuhkolot tidak dituntaskan banjirnya, ya semua yang di sisi timur Dayeuhkolot ikutan bermasalah. Semua antri lewat Dayeuhkolot. Termasuk Rancaekek, airnya antri di Dayeuhkolot. Kalau banjir di Dayeuhkolot dituntaskan, otomatis banjir Rancaekek juga tuntas,” papar Rachmad.

Ia pun sepakat jika banjir Bandung Selatan bisa tuntas dalam tiga tahun seperti yang ditargetkan Dadang Supriatna. “Kalau pembangunan kontruksinya bisa cepat. Asalkan pembebasan tanahnya lancar, tiga tahun bisa beres,” jelasnya.

Disinggung soal biaya proyek untuk penangulangan banjir ini, Rachmad mengatakan akan jauh lebih murah ketimbang Smart Tunnel Malaysia. “Hanya separuh dari Smart Tunnel Malaysia nilianya. Soal biaya nanti, kalau bukan dari APBD maupun APBN, bisa saha melalui skema Public Private Partnership (PPP) atau Kerjasama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU),” ujarnya.

Rachmad menandaskan, jika persoalan banjir di Bandung tidak segera dituntaskan, masyarakat akan cendreung bikin rumah di lereng-lereng gunung. “Kalau sudah begitu dampaknya semakin parah terhadap lingkungan. Di luar negeri seperti Jepang, Korea rumah hanya ada di daerah datar, bukan di bukit-bukit seperti di Kawasan Bandung Utara,” kata Rachmad.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyebut Kabupaten Bandung menjadi salah satu daerah yang paling siap menjalankan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 245 koperasi desa dan kelurahan telah terbentuk, dengan 45 unit di antaranya telah rampung secara fisik dan mulai memperoleh dukungan operasional. Hal itu disampaikan Bupati Kang […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar mengubah cara pandang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, masyarakat tidak menuntut perlakuan istimewa dari pemerintah, tetapi menginginkan pelayanan yang cepat, profesional, dan manusiawi. “Masyarakat tidak butuh diistimewakan, tetapi masyarakat butuh dilayani dan dimanusiakan,” kata Ali Syakieb saat membuka Orientasi Pegawai Pemerintah […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki meminta pemerintah daerah bersama aparat keamanan memperkuat langkah pencegahan menyusul maraknya aksi begal di beberapa wilayah. Menurutnya, rasa aman masyarakat harus menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi. “Keamanan bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga memastikan masyarakat bisa bekerja, berdagang dan beraktivitas tanpa […]

Bale Bandung

BANJARAN, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat sinergi dengan TNI dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap Program Cikabayam (Citarum, Kambing, Kerbau, dan Ayam) yang diinisiasi Kodam III/Siliwangi sebagai upaya mendorong kemandirian pangan berbasis peternakan di tingkat masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan dalam kunjungan kerja Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih bersama […]

Bale Bandung

RANCABALI, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb meminta seluruh kepala desa di Kabupaten Bandung memperkuat integritas dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa, terutama di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi. Hal itu disampaikan Wabup Ali Syakieb saat membuka Sosialisasi Penguatan Integritas dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa bagi wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) I di Ciwidey […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com –Seorang pria berusia 26 tahun ditemukan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di area parkir lantai 12 sebuah pusat perbelanjaan di Kota Bandung, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Kapolsek Regol Kompol Megawati Triyanti membenarkan peristiwa tersebut. Polisi menerima laporan dari petugas teknisi dan sekuriti yang menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di […]