Bale Jabar

Komisi XI Desak Kepala Daerah Mobilisasi Warganya Disiplin Protokol Kesehatan

×

Komisi XI Desak Kepala Daerah Mobilisasi Warganya Disiplin Protokol Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Najib Qodratullah. by ist
Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Najib Qodratullah. by ist

BANDUNG, Balebandung.com – Komisi IX DPR RI meminta agar setiap kepala daerah bisa memobilisasi warganya untuk berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal ini agar perekonomian masyarakat tidak terganggu dengan pandemi Covid-19.

“Saya meminta kepala daerah untuk memobilisasi rakyat agar taat terhadap protokol kesehatan dalam situasi pandemi yang meningkat dan kondisi ekonomi yang sedang tidak baik,” kata Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Najib Qodratullah kepada wartawan, Kamis (10/9/20).

Menurutnya berdisiplin terhadap protokol kesehatan memang akan membuat para pemegang kebijakan terutama di daerah sedikit gamang. Namum demikian, tukas Najib, kunci penekanan angka penyebaran Covid-19 harus dibarengi dengan kedisiplinan rakyat bersama-sama.

Legislator asal Dapil Jawa Barat ini menandaskan, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tanpa dukungan tunduk terhadap protokol kesehatan, akan berisiko gagal dalam menekan jumlah korban dan hanya akan memperburuk masalah ekonomi rakyat.

“PSBB sangat efektif diawal masa pandemi, saat rakyat masih memiliki cadangan kemampuan ekonomi. Namun kini rasanya hal itu sudah tidak dimiliki lagi. Jadi, yang terpenting adalah mengajak rakyat disiplin. Kalau perlu kita mobilisasi untuk disiplin,” tegas Najib.

Ia pun turut menyoroti pola hidup kebiasaan baru atau new normal yang sempat digunakan oleh pemerintah. Menurut Najib, seharusnya protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas perlu menjadi prioritas.

“Nah, kita abai, harus diakui ada semacam euforia kebebasan saat PSBB dicabut,” bebernya.

Najib mengakui, masalah ekonomi juga menjadi penting di tengah meningkatnya angka penyebaran Covid-19, lantaran dirinya banyak menerima aspirasi hingga keluhan dari rakyat.

“Saya banyak menerima aspirasi dari rakyat terkait hal itu. Banyak yang tidak terdaftar menjadi penerima bantuan Covid-19. Maka jalan keluarnya adalah menerapkan disiplin terhadap rakyat dengan cara mobilisasi total,” tandasnya.

Tidak hanya itu, Najib meyakni, penerapan sanksi yang setengah – setengah juga tidak membuat disiplin atau merubah kebiasaan. “Jadi, mari saatnya bersatu. Kita pernah menang melawan penjajah. Hari ini mari bersatu melawan Covid-19,” seru Ahmad Najib Qodratullah.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]