Bale Bandung

Lindungi Merek, Disperdagin Dorong IKM Kabupaten Bandung Naik Kelas

×

Lindungi Merek, Disperdagin Dorong IKM Kabupaten Bandung Naik Kelas

Sebarkan artikel ini

SOREANG, balebandung.com – Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) menjadi salah satu langkah penting yang perlu diperkuat pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kabupaten Bandung untuk meningkatkan daya saing produk dan mengembangkan pasar.

Karena itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung terus mendorong pelaku IKM memahami sekaligus mengurus perlindungan atas merek, desain, inovasi maupun karya yang memiliki nilai ekonomi.

Upaya tersebut dilakukan melalui Sosialisasi dan Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Realisasi Musrenbang Tahun 2025. Kegiatan dibuka Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung, Ir. Hj. Tintin Cakra Amiyana, dan dihadiri Kepala Disperdagin Kabupaten Bandung Drs. Yayan Suheryan, M.Si.

Yayan mengatakan, HAKI tidak semestinya dipandang hanya sebagai urusan administrasi atau legalitas. Bagi pelaku IKM, perlindungan kekayaan intelektual berkaitan langsung dengan keberlangsungan usaha dan nilai ekonomi sebuah produk.

“HAKI ini penting karena karya, merek dan inovasi yang dimiliki pelaku IKM merupakan bagian dari aset usaha. Jangan sampai produk sudah berkembang, tetapi mereknya belum terlindungi,” ujar Yayan.

Menurut dia, pelaku IKM semakin dituntut memiliki produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga mempunyai identitas yang kuat. Merek menjadi salah satu bagian penting karena membedakan produk satu pelaku usaha dengan produk lainnya.

Perlindungan tersebut sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha ketika produknya mulai dikenal dan dipasarkan lebih luas.

“Ketika produk sudah memiliki pasar, merek menjadi identitas. Karena itu sejak awal harus dipikirkan bagaimana melindunginya,” katanya.

Yayan mengatakan, Disperdagin tidak hanya memberikan pemahaman, tetapi juga berupaya memberikan fasilitasi kepada pelaku IKM agar proses perlindungan HAKI dapat lebih mudah diakses.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat sebagian pelaku IKM masih lebih fokus pada produksi dan pemasaran, sementara aspek perlindungan kekayaan intelektual belum menjadi prioritas.

Padahal, menurut Yayan, semakin berkembang sebuah usaha, semakin besar pula nilai kekayaan intelektual yang melekat pada produk tersebut.

“Pembinaan IKM bukan hanya soal bagaimana produknya bisa dibuat dan dijual. Kita juga harus mendorong bagaimana produk itu memiliki identitas, terlindungi dan memiliki nilai tambah,” ujarnya.

Ia berharap sosialisasi dan fasilitasi HAKI dapat mendorong semakin banyak pelaku IKM Kabupaten Bandung mengambil langkah konkret mendaftarkan dan melindungi kekayaan intelektualnya.

Selain mencegah peniruan oleh pihak lain, perlindungan HAKI juga dapat menjadi modal penting ketika produk IKM hendak masuk ke pasar yang lebih luas.

Menurut Yayan, peningkatan daya saing IKM harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak cukup hanya meningkatkan kualitas produksi, tetapi juga memperkuat kemasan, merek, inovasi, pemasaran hingga aspek legalitas.

“Kalau semua aspek ini diperkuat, IKM kita akan semakin siap untuk naik kelas dan bersaing,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan IKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah berkepentingan memastikan pelaku usaha mendapatkan pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Melalui fasilitasi HAKI tersebut, Disperdagin berharap semakin banyak produk lokal Kabupaten Bandung yang memiliki identitas kuat, terlindungi secara hukum dan mampu berkembang menjadi produk unggulan daerah.

“Harapannya tentu bukan hanya jumlah IKM yang bertambah, tetapi kualitas dan daya saingnya juga meningkat. Produk Kabupaten Bandung harus semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Yayan.

Sementara itu, Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung Tintin Cakra Amiyana mengatakan penguatan kapasitas pelaku IKM menjadi bagian penting dalam mendorong produk lokal agar semakin kompetitif.

Ia berharap pelaku IKM memanfaatkan kesempatan fasilitasi yang diberikan pemerintah untuk mengembangkan usaha secara lebih profesional.

Dengan penguatan perlindungan HAKI, pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan, IKM Kabupaten Bandung diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi berkembang, memiliki nilai tambah dan naik kelas.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNGl, balebandung.com — Katib Syuriyah PCNU Kabupaten Bandung, KH. Yusuf Ali Tantowi, mengingatkan bahwa ilmu seharusnya mengantarkan manusia semakin dekat kepada Allah dan semakin bermanfaat bagi sesama. Pesan tersebut disampaikan dalam khutbah Jumat di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jumat (11/9/2026). “Ilmu harus berbanding lurus dengan ketakwaan. Semakin bertambah ilmu, maka semakin meningkat ketakwaan,” tegasnya. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap penyelenggaraan Linggaria Festival 2026 yang digelar balebandung.com pada 19–20 September 2026 di Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Dukungan tersebut sejalan dengan semangat pembangunan Kabupaten Bandung “Lebih Bedas, Maju dan Berkelanjutan”, khususnya penguatan tata kelola pemerintahan yang baik serta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Kinerja pelayanan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung mendapat penilaian positif dari masyarakat. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) BKAD pada Semester I 2026 mencapai 93,3 dengan predikat A atau Sangat Baik. Nilai tersebut meningkat dibandingkan capaian IKM BKAD pada 2025 yang berada di angka 88,49. Artinya, dalam setahun terakhir tingkat kepuasan […]

Bale Bandung

CIPARAY, balebandung.com – Donor darah di Kecamatan Ciparay tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi mulai didorong sebagai gerakan kemanusiaan yang melibatkan masyarakat, pemerintah desa hingga unsur TNI dan Polri. Kegiatan donor darah bersama Yayasan Relawan Donor Darah Thalasemia Indonesia (Redti) digelar di Aula Kecamatan Ciparay, Kamis (10/9/2026). Camat Ciparay Anjar Lugiyana mengatakan, pemerintah kecamatan mendukung […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau langsung lokasi longsor di kawasan RW 17, Desa/Kecamatan Kutawaringin, Kamis 10 September 2026. Pada kesempatan tersebut, Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) langsung memberikan bantuan kepada uang untuk biaya kontrak korban yang rumahnya rusak berat. Sedangkan Dinsos dan BAZNAS Kabupaten Bandung menyerahkan paket sembako untuk meringankan beban hidup […]

Bale Bandung

CIPARAY, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong percepatan penataan jaringan irigasi untuk menjaga produktivitas lahan pertanian di Kabupaten Bandung. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Daerah Irigasi (DI) Cirasea di Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay. Jaringan irigasi tersebut mengairi lahan pertanian padi sawah di kawasan tersebut. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) meninjau langsung kondisi saluran […]