Bale Bandung

Opsih Jadi Media Pemkab Edukasi Masyarakat

×

Opsih Jadi Media Pemkab Edukasi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang M Naser saat menggelar opsih di Desa Sukamanah, Kec Paseh, Kamis (6/8/20). by Humas Pemkab
Bupati Bandung Dadang M Naser saat menggelar opsih di Desa Sukamanah, Kec Paseh, Kamis (6/8/20). by Humas Pemkab

PASEH, Balebandung.com – Pemkab Bandung melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar operasi bersih (opsih) di Desa Sukamanah, Kecamatan Paseh, Rabu (5/8/2020).

Bupati Bandung Dadang M Naser mengungkapkan, kegiatan tersebut bukan sekadar opsi, tapi juga merupakan media pemerintah daerah dalam mengedukasi, sosialisasi serta mengkampanyekan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat setempat.

“Kegiatan ini merupakan wujud dari sabilulungan di mana pemerintah daerah, bersama komunitas serta masyarakat saling bahu-membahu melestarikan lingkungan. Dalam kegiatan ini juga terdapat unsur edukasi dan sosialisasi tentang penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Bupati Bandung.

Bupati mengungkapkan sampai saat ini tingkat kesadaran masyarakat Kabupaten Bandung terhadap pengelolaan sampah masih sangat rendah. “Alhamdulillah, beberapa waktu lalu kami juga telah melantik 328 Kader Bandung Bersih Sampah. Nantinya, mereka akan membantu memberikan pelatihan kepada masyarakat, tentang pentingnya pembangunan di bidang lingkungan,” jelas bupati di sela-sela kegiatan tersebut.

Menurutnya, sampah merupakan tanggung jawab semua pihak. Sehingga, diperlukan komitmen bersama untuk mengurangi dan menanganinya.

“Sampah merupakan bagian dari hasil perilaku manusia. Sehingga, dalam pengelolaannya pun harus benar. Jika penanganannya sudah tepat, sampah yang semula membawa musibah, kini dapat membawa berkah,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, bupati juga mengapresiasi pemerintah Desa Sukamanah yang telah menyediakan lahan seluas 30 tumbak untuk Tempat Pengelolaan Sampah (TPS).

“Lahan ini cukup representatif untuk dijadikan TPS. Kedepannya, kami sangat mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengolah sampah. Misalnya dengan memilah sampah mulai dari rumah tangga,” harap Dadang.

Lebih dalam ia menuturkan, TPS yang dibangun diharapkan menjadi sumber organik dan ekonomi. Sampah organik, terangnya, bisa dipergunakan sebagai pupuk untuk pertanian.

“Bisa juga jadi maggot sebagai bahan pakan untuk berbagai jenis ternak, baik ikan, lele, ayam, kalkun maupun unggas lainnya. Secara garis besar, sampah organik ini bisa meningkatkan ketahanan pangan masyarakat desa,” imbuh bupati. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap mahapatih yang mengubah perkawinan menjadi penaklukan. Perang Bubat sering datang kepada kita dalam kalimat-kalimat pendek. Dalam Carita Parahyangan, ia hanya muncul sebagai jejak singkat: orang-orang berperang di Majapahit. Dalam Pararaton, ia dicatat lebih terang, tetapi tetap ringkas: ada peristiwa Pasunda […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]