Bale Bandung

Para Pelaku Usaha Dalam Memerhatikan Lingkungan Harus Jadi Prioritas

×

Para Pelaku Usaha Dalam Memerhatikan Lingkungan Harus Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dedi Saepul Rohman/bb2/bbcom/

SOREANG,balebandung.com – Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dedi Saepul Rohman berharap kepada para pelaku usaha untuk memerhatikan lingkungan sekitar. Di antaranya harus memerhatikan dampak lingkungan dari limbah yang dihasilkan dari perusahaan tersebut.

“Jangan sampai terkesan mengambil keuntungan dari operasional perusahaan tersebut. Silahkan para pelaku usaha menjalankan usahanya di Kabupaten Bandung. Tapi juga harus memerhatikan lingkungan sekitar. Lingkungan sekitar harus jadi prioritas,” kata Dedi Saepul Rohman kepada wartawan di Rancaekek, Kabupaten Bandung, Rabu (10/8/2022).

Ia juga berharap kepada para pengusaha untuk memerhatikan kesehatan warga dari operasional perusahaan.
“Jangan sampai buang limbah cair maupun limbah batu bara sembarangan. Karena itu sangat membahayakan bagi kesehatan masyarakat,” katanya.

Terlebih lagi dari dampak pembuangan limbah cair itu, katanya, akan berpengaruh pada pencemaran lingkungan. Apalagi disaat limbah cair itu dibuang ke sungai, dikatakannya, limbah tersebut dimanfaatkan warga untuk mengairi lahan pertanian padi.

“Akhirnya berdampak kepada kesuburan lahan pertanian, sehingga berimbas pada ketahanan pangan. Jadi kita berharap para pengusaha untuk memperhatikan lingkungan, disaat operasional perusahaan,” tuturnya.

Dedi mengatakan, persoalan lingkungan menjadi tanggungjawab bersama.

“Kita berharap para pengusaha dalam mengeluarkan imbah cair sesuai dengan baku mutu atau sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” tutur Dedi.

Dikatakannya, limbah cair yang dikeluarkan itu ada standarisasinya. “Jangan sampai limbah cair yang dibuang di atas ambang batas, yang berpotensi dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Artinya jangan dipaksakan dalam membuang limbah cair, sebelum proses pengolahan,” katanya.

Ia juga berharap kepada sejumlah pihak untuk memerhatikan para pelaku usaha yang nakal dan sewaktu-waktu membuang limbah bahan berbahaya dan beracun.

“Masyarakat juga untuk terus melakukan pengawasan, ketika ada pelaku usaha yang membuang limbah cair maupun limbah batu bara. Jika warga mengetahui hal itu segera melaporkan kepada pemerintahan terkait, untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Dedi juga turut menyikapi kewajiban perusahaan dalam mengeluarkan dana CSR (corporate social responsibility). “Itu menjadi tanggungjawab dan kewajiban pihak perusahaan terhadap lingkungan sekitar untuk mengeluarkan dana CSR. Terutama kepada masyarakat yang terdampak dari perusahaan tersebut,” katanya.

Menurutnya, walau pelaku usaha mengeluarkan dana CSR, tetap persoalan lingkungan harus menjadi prioritas. “Karena pada dasarnya antara pelaku usaha dengan masyarakat akan saling membutuhkan, untuk kelangsungan ekonominya,” katanya.

Dedi juga menyoroti persoalan pencemaran lingkungan pada lahan pertanian padi di Rancaekek yang belum pulih hingga saat ini.

“Lahan pertanian padi yang menjadi sumber pangan masyarakat tetap harus menjadi perhatian. Sejumlah pihak harus tetap fokus memerhatikan kesuburan lahan pertanian dan terhindar dari pencemaran limbah cair. Bagaimana pun juga lahan pertanian harus dijaga kelestariannya dan jangan sampai tercemar limbah cair,” ujarnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]