Bale Bandung

Pengadaan Alat Komunikasi Rp 400 Juta Gedong Budaya Dipertanyakan

×

Pengadaan Alat Komunikasi Rp 400 Juta Gedong Budaya Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini

Gedong Budaya SabilulunganSOREANG – Centre Budget Analysis (CBA) menyoroti rencana pengadaan alat komunikasi telepon di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung senilai Rp 400 juta. Pengadaan alat komunikasi telepon sebesar itu dianggap suatu pemborosan anggaran.

Direktur CBA Uchok Sky Khadafi mengatakan, berdasarkan rencana belanja Disparbud pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung 2017, yang dipublikasikan di LPSE terdapat mata anggaran untuk belanja alat komunikasi telepon senilai Rp 400 juta. Dalam perencanaannya, pengadaan telepon senilai Rp 400 juta itu untuk keperluan di Gedong Budaya Sabilulungan di Soreang. Nilai Rp 400 juta ini tentu saja sangat fantastis, jika hanya untuk pengadaan telepon saja.

“Sangat tidak masuk di akal, masa untuk pengadaan alat komunikasi telepon sampai Rp 400 juta. Memangnya itu telepon sebanyak apa, lalu mau digunakan untuk apa? Di jaman modern seperti ini setiap orang juga pastinya punya gadget, yah sejelek-jeleknya pasti punya ponsel lah. Menurut saya alangkah baiknya rencana itu dibatalkan, daripada suatu saat bermasalah dan jadi temuan penegak hukum,” ungkap Uchok kepada wartawan, Rabu (2/8/17).

Pengadaan telepon senilai Rp 400 juta ini, kata Uchok, terkesan hanya menghambur-hamburkan anggaran saja. Semestinya anggaran itu dipergunakan tepat guna dan tetap sasaran di bidang kebudayaan dan kepariwisataan.

“Alangkah baiknya itu duit dipakai untuk kepentingan rakyat, khususunya masyarakat budayawan dan pariwisata. Kan bisa saja itu duit dipakai untuk membantu para budayawan dan seniman di Kabupaten Bandung. Saya yakin di Kabupaten Bandung itu masih banyak budayawan dan seniman yang termarginalkan. Kenapa itu duit tidak dipakai untuk memberdayakan mereka,”ujarnya.

Selain itu, lanjut Uchok, keberadaan Gedong Budaya Sabilulungan itu belum merepresentasikan kebutuhan seni budaya masyarakat. Paling tidak masyarakat seni dan budaya yang ada di daerah tersebut.

“Apakah keberadaan Gedung Budaya itu benar-benar bisa dinikmati masyarakat banyak. Apalagi kalau ditambah dengan pengadaan telepon senilai Rp 400 juta, lalu apa urgensinya untuk rakyat?” tanya dia.

Jika tetap dilaksanakan, menurut Uchok sudah semestinya masyarakat Kabupaten Bandung ramai-ramai mengawasi. Selain masyarakat ,tentu saja penegak hukum juga harus konsen mengawal rencana tersebut, agar melakukan antisipasi terjadinya penyimpangan penggunaan anggaran.

Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Kabupaten Bandung, Aten Sanadi menyatakan, anggaran sebesar Rp 400 juta itu, bukan untuk pengadaan telepon dalam artian telepon selular. Melainkan perangkat sejenis audio untuk keperluan informasi di dalam dan luar Gedung Budaya Sabilulungan. Biasanya, perangkat tersebut disebut voice call atau ada juga yang menyebutnya car call.

“Itu bukan untuk pembelian alat komunikasi berupa telepon. Tapi memang dalam judul di LPSE-nya dikelompokkan dalam pengadaan alat komunikasi telepone, itu tidak apa-apa, karena dalamnya tercantum spesifikasinya peruntukannya,” jelas Aten.

Pengadaan voice call ini, imbuh Aten, kebutuhannya sangat mendesak. Mengingat aktivitas di gedung tersebut cukup padat dan melibatkan banyak orang. Apalagi kedepannya, gedung tersebut akan dijadikan pusat kebudayaan dan pusat pertunjukan.

“Nanti alat ini terkoneksi setiap ruangan tiga lantai serta luar ruangan di Komplek Gedung Budaya Sabilulungan itu. Gunanya untuk melakukan pemanggilan terhadap orang, kemudian pemberitahuan kendaraan yang diparkirkan dan lain sebagainya. Di tempat yang sangat luas itu kan untuk memanggil atau menginformasikan sesuatu itu memerlukan pengeras suara yang memadai,” terangnya.

Mengenai besaran anggarannya, Aten mengakui memang lumayan besar. Tapi memang hal ini sebanding dengan produk yang dibelinya, yakni berupa peralatan audio mutakhir yang bisa menghantarkan suara ke setiap ruangan yang luas. Perangkat ini juga, dilengkapi dengan server dan operator di sebuah ruangan.

“Memang harganya juga sebanding dengan peralatan yang akan dibeli itu. Karena pembelian ini sesuai kebutuhan. Jadi, tidak jadi masalah,” kilahnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALERAME, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi kekeringan, krisis air bersih, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Hal tersebut disampaikan bupati yang akrab disapa KDS saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan Tingkat Kabupaten Bandung di Dome Balerame, Soreang, Selasa (11/8/2026). […]

Bale Bandung

balebandung.com – Pilihan Bupati Bandung Dadang Supriatna yang terus bekerja, meski diserang berbagai fitnah, memberi pesan kuat tentang sosok pemimpin daerah yang tulus, sabar dan tegar yang dibutuhkan rakyat. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, kepada pers di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Ia menanggapi pertanyaan wartawan soal gencarnya serangan beraroma […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]