Kamis, September 29, 2022
BerandaBale BandungPeringatan WCD, Bupati Bandung Ajak Warga Tingkatkan Kesadaran Kelola Sampah

Peringatan WCD, Bupati Bandung Ajak Warga Tingkatkan Kesadaran Kelola Sampah

SOREANG, Balebandung.com – Memperingati World Clean Up Day (WCD) 2022, Bupati Bandung H.M Dadang Supriatna mengajak warganya untuk lebih meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan sampah berwawasan lingkungan

Hal itu diungkapkannya saat memimpin Apel Peringatan WCD 2022 tingkat Kabupaten Bandung, di Lapang Futsal Komplek Pemkab Bandung, Sabtu (17/9/2022)

“Pada hari ini, saya mengajak mari kita bersama dengan seluruh komponen masyarakat untuk menguatkan komitmen, tekad dan niat mulia berkontribusi untuk sama-sama memikirkan upaya dan langkah solusi bagi penyelesaian permasalahan sampah yang masih sangat berat,” seru Bupati Bandung.

Bupati mengungkapkan, sampah merupakan tanggung jawab  bersama, sehingga dalam pengelolaannya diperlukan komitmen dan sinergi bersama untuk mengurangi dan menangani sampah secara berwawasan lingkungan,

Sesuai dengan amanat UU No 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah pasal 12, setiap orang dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga wajib mengurangi dan menangani sampah dengan cara yang berwawasan lingkungan.

Bupati Dadang Supriatna menyebut jumlah timbulan sampah di Kabupaten Bandung adalah 1.268 ton/hari dan pemerintah hanya dapat mengeola sampah tersebut sekitar 75,32%. Maka sebagai langkah peningkatan pelayanan, salah satu program yang telah dilaksanakan adalah melalui Program Bandung Bedas Bersih Sampah 2021 – 2026.

“Mari bersama-sama menjadi sumber solusi, untuk terus mendorong dan menumbuhkan kesadaran masyarakat, memotivasi, mengkolaborasi dan meningkatkan sinergitas pemerintah bersama masyarakat,” ajaknya.

Kang DS, sapaan Dadang Supriatna, berpesan kepada seluruh perangkat daerah dan wilayah, untuk melakukan langkah-langkah konkrit dalam pengelolaan sampah di lingkungan sekitar, dukung sarana dan berikan edukasi sekaligus contoh perilaku kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan.

“Saya berharap setiap lingkungan baik perkantoran pemerintahan, industri, pertokoan dan lingkungan tempat tinggal agar memahami, bagaimana mengelola sampah yang kita hasilkan, misalnya dengan menyediakan tempat sampah di lingkungan sekitar” ucap Kang DS.

Selain itu, dirinya mendorong masyarakat agar pengelolaan sampah dilakukan dengan membudayakan proses 3R (Reduce, Reuse, Recycle), membangun kerjasama antara mahasiswa, warga sekolah dan aktivis lingkungan, untuk mengelola sampah sesuai amanat UU No 18/2008 tentang Pengelolaan Sampah.

“Juga menumbukan sikap mental dan prilaku untuk peduli lingkungan hidup. Karena pengelolaan sampah perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir, agar memberi manfaat  bagi masyarakat dan aman bagi lingkungan,” terangnya.

Ia menyebutkan pula, saat ini pemerintah tengah merintis bagaimana mengelola sampah yang efektif dan efesien, tapi juga menghasilkan energi melalui inovasi.

“InsyaAllah dalam waktu dekat  akan dilaksanakan, mohon doa dan dukungan Bersama DLH (Dinas Lingkungan Hidup) dan DPUTR (Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang),” kata Bupati Bandung.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Asep Kusumah memastikan meski ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), kegiatan pengangkutan sampah masih berjalan normal.

Menurutnya, hingga saat ini kebutuhan solar untuk truk pengangkut sampah di Kabupaten Bandung masih bisa terpenuhi.

“Kita masih mampu menyediakan kebutuhan solar untuk seluruh armada di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung,” kata Asep.

Asep menyampaikan, dirinya sudah menemui Bupati Bandung untuk membahas penambahan anggaran untuk operasional truk pengangkut sampah dan alat berat. Hal ini dilakukan seiring dipastikannya perlu penambahan anggaran tambahan pasca kenaikan harga BBM.

“Jadi prinsip kita tidak ada kendala untuk mendukung operasional armada pengelolaan sampah,” tandasnya.

Dipastikan Asep, 109 armada truk pengangkut sampah milik Pemkab Bandung semuanya beroperasi normal. Hal ini disampaikannya demi memastikan pengangkutan sampah di Kabupaten Bandung berjalan normal seperti biasanya.

“Tidak ada kendala karena masih memiliki stok untuk memenuhi operasional,” tegasAsep saat mendamping Bupati Bandung.***

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERKINI