Bale Bandung

Polsek Ciparay Akan Bangun Rumah Layak Huni Untuk Warga yang Menderita Stroke

×

Polsek Ciparay Akan Bangun Rumah Layak Huni Untuk Warga yang Menderita Stroke

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Ciparay AKP Asep Dedi bersama anggota lainnya saat melihat rumah panggung milik Uju Julaeha (52) di Kampung Kubang RT 02/RW 02 Desa Mekarlaksana Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung, Rabu (7/12/2022).

CIPARAY,balebandung.com – Satu unit rumah milik Uju Jualeha (52) di Kampung Kubang RT 02/RW 02 Desa Mekarlaksana Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung terlihat sangat memprihatinkan. Melihat kondisi fisik rumah panggung tersebut sudah tidak layak huni.

Diperkirakan rumah tersebut sudah berusia puluhan tahun karena sebagian besar material bangunan rumah tersebut sudah lapuk dan keropos.
Kondisi rumah tersebut dengan lantai palupuh yang sudah lusuh dan terbuat dari bambu, sedangkan bagian dinding rumah terbuat dari bilik bambu. Begitupun dengan atap rumahnya pun terbuat dari bilik bambu, sehingga ditempatinya pun benar-benar sudah tidak layak huni.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo melalui Kapolsek Ciparay AKP Asep Dedi pun mengaku prihatin ketika melihat kondisi rumah Uju Jualeha, saat mengangkut material bangunan rumah berupa kayu ke lokasi rumah tersebut.

“Rumahnya sudah tidak layak huni. Ibu Uju pun, kini dalam kondisi sakit stroke. Jadi sudah sewajarnya, kita membantu sesama untuk memperbaiki atau membangun rumah kembali yang layak huni yang nantinya akan ditempati Ibu Uju tersebut,” kata Asep Dedi di Ciparay, Rabu (7/12)/2022).

Untuk mengawali pembangunan rumah tersebut, kata Asep Dedi, rencananya peletakan batu pertama oleh Kapolresta Bandung pada Kamis (8/12) pukul 11.00 WIB. “Selain dihadiri Pak Kapolresta Bandung, rencananya jajaran Forkopimcam Ciparay, kepala desa setempat, ketua RW dan masyarakat akan menghadiri peletakan batu pertama itu,” kata Kapolsek Ciparay.

Asep Dedi berharap dengan adanya agenda peletakan batu pertama pembangunan rumah Uju Jualeha itu, yang semula rumah panggung itu tidak layak huni menjadi layak huni.

“Nantinya, rumah Ibu Uju Jualeha itu akan dibangun berukuran 4 x 6 meter. Dengan harapan dapat memberikan rasa nyaman kepada penghuninya,” katanya.

Kapolsek Ciparay mengatakan, untuk pengerjaan pembangunan rumah itu, pada Rabu sudah dilaksanakan pengangkutan sebagian material bangunan. “Material bangunan berupa kayu sudah kita angkut sebagian, nanti kita akan melaksanakan pengangkutan kembali material bangunan lainnya,” katanya.

Asep Dedi mengatakan, melaksanakan pengerjaan pembangunan rumah itu, dengan menggunakan anggaran dari kencleng Jumat anggota Polsek Ciparay. Sebagian ada partisipasi dari masyarakat, untuk sama-sama membantu pengadaan material bangunan rumah tersebut.

“Kita berharap setelah dilaksanakan peletakan batu pertama pada Kamis (8/12/2022), dalam waktu selama dua Minggu, pembangunan rumah itu bisa tuntas,” katanya.

Ia mengatakan, program pembangunan rumah tidak layak huni menjadi layak huni itu dari sekian rumah yang sudah terwujud atau terealisasi dalam pembangunannya.

“Sejumlah rumah yang sudah dibangun itu, sebelumnya adalah rumah-rumah yang tidak layak huni dari keluarga yang belum beruntung secara ekonomi,” katanya.

Dikatakannya, membangun rumah yang semula tidak layak huni menjadi layak huni itu, setelah sebelumnya ada informasi dari masyarakat. “Setelah dilakukan pengecekan ke lapangan, ternyata benar pemilik rumah tersebut perlu dibantu. Makanya, kami melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk mempersiapkan material bangunan untuk memulai mengerjakan pembangunan rumah tersebut menjadi layak huni. Soalnya, kita melihatnya kasihan, apalagi penghuni rumahnya dalam kondisi kurang sehat,” katanya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]