Bale Kab Bandung

Ridwan Kamil Restui Paslon Bedas di Pilbup Bandung

Paslon Bedas bersilaturahmi ke Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Kota Bandung, Jumat (25/9/20). by Tim Bedas

BANDUNG, Balebandung.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung nomor urut 3, Dadang Supriatna – Sahrul Gunawan bersilaturahmi ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Kota Bandung, Jumat (25/9/2020). Dalam pertemuan menjelang Pilbup Bandung 9 Desember 2020 itu, mereka tampak santai membicarakan arah pembangunan Kabupaten Bandung ke depan.

“Kami tadi diberi arahan untuk pembangunan Kabupaten Bandung ke depan, termasuk dalam visi dan misi paslon harus selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sehingga nanti dalam konteks ke depan kita terpilih pun tidak berandai-andai, termasuk dalam masa kampanye,” ungkap Cabup Bandung Dadang Supriatna.

Termasuk hal penting yang dipesankan Ridwan Kamil, lanjut Dadang, adalah langkah-langkah dalam melaksanakan kampanye dalam kondisi pandemi Covid-19 ini.

“Kang Emil berpesan bahwa dalam pilkada ini ada langkah dan aturan dalam pelaksanaan kampanye karena sedang pandemi Covid-19. Tetap patuhi protokoler kesehatan. Ini mengingatkan untuk Paslon Bedas (Bersama Dadang Sahrul), jangan sampai melanggar aturan tersebut, harus diikuti secara menyeluruh. Sehingga ketika kita menang dalam kondisi semua bergembira,” ujar cabup yang diusung PKB-Nasdem-PKS-Demokrat ini.

Sebagaimana diketahui, pasangan Bedas jika terpilih menjadi Bupati – Wakil Bupati Bandung Periode 2020-2025, siap memfasilitasi dan memperjuangkan anggaran sebesar Rp 100 miliar per tahun untuk insentif 16.300 guru ngaji, ustadz dan ustadzah di Kabupaten Bandung. Selain insentif juga bisa mendapatkan jaminan BPJS Kesehatan gratis, senila Rp500 ribu per bulan.

Bukan hanya itu, dalam kampanye Pilbup Bandung 2020 ini pasangan Bedas pun siap menaikkan 100 persen insentif dan BPJS Kesehatan gratis bagi para Ketua RT/RW, Linmas dan Guru, staf TU Honorer. Bahkan menyiapkan anggaran Rp100 juta per RW di mana nantinya Rp60 juta digunakan untuk ekonomi masyarakat, sementara Rp40 juta untuk infrastruktur.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close