Bale Bandung

Soal Gen Z dan Milenial Doyan Ngutang, Ahmad Najib Qodratullah: Akibat Minimnya Literasi Keuangan

×

Soal Gen Z dan Milenial Doyan Ngutang, Ahmad Najib Qodratullah: Akibat Minimnya Literasi Keuangan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PAN Ahmad Najib Qodratullah by DPR RI

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK yang membeberkan fakta banyak kalangan muda tak bisa mengajukan kredit kepemilikan rumah (KPR) karena terjerat PayLater. Ternyata, OJK juga sudah merilis statistik fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman online (pinjol) per Desember 2022,  yang menunjukkan pengguna pinjol terbanyak adalah generasi millennial dan Gen Z, dengan rentang usia nasabah yakni 19-34 tahun..

Menanggapi fenomena ini, Anggota Komisi XI DPR RI, Fraksi Partai Amanat Nasional atau PAN Ahmad Najib Qodratullah menyatakan banyaknya Gen Z dan Milenial yang berutang saat ini lantaran masih minimnya literasi keuangan. Najib mengakui jika saat ini inklusi keuangan berbanding terbalik dengan literasi bidang keuangan.

“Jadi, literasi keuangan masih rendah dibanding inklusi keuangan. Kemudian saya menyoroti terkait regulasi pinjol yang banyak merugikan nasabah terutama dalam hal masyarakat melunasi utang yang dirasakan sangat menyulitkan,” ungkap Najib kepada media, Rabu (23/8/2023).

Atas dasar itu, Najib berharap, adanya perlindungan konsumen secara maksimal, dan merumuskan regulasi dalam kemudahan untuk pelunasan.

“Karena dampaknya semakin meningkatnya nasabah gagal bayar, kemudian masuk dalam daftar SLIK OJK. Sehingga akan menambah permasalahan di kemudian hari,” tambahnya.

Belum usai masalah tersebut, lanjut Najib, di sisi lain banyak pula pengaduan masyarakat yang identitasnya disalahgunakan oleh pihak pihak tidak bertanggung jawab.

Menurutn Najib, perlindungan konsumen harus betul betul dilakukan secara ketat oleh OJK, perbankan dan penyelenggara terkait lainnya.

Dalam referensi Najib, keberadaan lembaga keuangan yang membuka ruang melalui pinjaman online, idealnya menjadi sebuah solusi bagi Generasi Milenial dan Gen-Z.

Namun kenyataannya, kondisi saat ini justru membuat dirinya prihatin. Banyak Milenial justru terjebak dalam utang yang akhirnya bersifat panjang.

“Kita akui bahwa berbagai kemudahan dalam mengakses pinjol tidak disertai kearifan dalam pengelolaan keuangan menyebabkan banyak milenial justeru terjebak dalam utang Dan ini akan bersifat panjang karena saat gagal bayar, mereka akan masuk daftar hitam (SLIK OJK),” ungkap Najib.

Dengan alasan itu pula, Najib memandang perlu penanganan segera dari semua pemangku kepentingan dalam persoalan ini.

“Ditangani dengan cara duduk bersama antara OJK dan para penyelenggara kredit. Dirumuskan agar sama-sama terlindungi.” tandasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]