Bale Jabar

Tampil Memukau di Konser Kemenangan, Inilah Juara KDI 2020

×

Tampil Memukau di Konser Kemenangan, Inilah Juara KDI 2020

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, Balebandung.com – KDI 2020 telah melahirkan bintang besar yang siap menghiasi musik Dangdut Indonesia. Gita asal Lombok jadi juara pertama KDI 2020 dan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 350 juta.

Gita mengungguli kedua kontestan lainnya, Haviz dan Wahid di ‘Konser Kemenangan’ KDI 2020 yang digelar di Studio RCTI+, MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin malam (2/11/20).

Haviz asal Dumai menempati juara kedua dan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 200 juta. Kemudian, Wahid asal Sidoarjo menjadi juara ketiga dan mendapatkan uang tunai sebesar Rp100 juta.

Ketiga finalis KDI 2020, yakni Gita (Lombok), Haviz (Dumai), dan Wahid (Sidoarjo) memberikan penampilan terbaiknya selama berada di panggung KDI untuk menggapai mimpi menjadi bintang dangdut terbaik di Indonesia.

‘Konser Kemenangan’ KDI 2020 dibuka oleh ‘Duet Maut’ Judika dan Alwiansyah yang membawakan lagu “Laksmana Raja di Laut”, dilanjutkan dengan penampilan dari Betrand Peto, Iis Dahlia dan Nita Thalia dengan membawakan lagu “Kertonyono Medhot Janji”.

Kemudian, penampilan dari penyanyi dangdut Ayu Ting Ting dan Nella Kharisma juga turut memeriahkan panggung ‘Konser Kemenangan’ KDI 2020 lewat lagu yang mereka bawakan dengan judul “Sebelas Dua Belas” ciptaan Handry Noya.

Selanjutnya, pembukaan luar biasa oleh ketiga kontestan Finalis KDI 2020 oleh Gita asal Lombok, membawakan lagu “Goyang Dumang”. Penampilan kedua, Haviz asal Dumai dengan menyanyikan lagu “Rentak 106” dan ditutup oleh penampilan pria asal Sidoarjo, Wahid dengan menyanyikan lagu “Los Dol” milik Denny Caknan.

‘Konser Kemenangan’ semalam sangat meriah dan semarak dengan lagu-lagu yang dibawakan oleh Raja Dangdut  Rhoma Irama. Bang Haji juga bernyanyi berduet dengan Gita, Haviz dan Wahid.

Gita asal Lombok menjadi peserta pertama yang menampilkan penampilan spektakuler bersama ‘Choir KDI’ yang anggotanya merupakan Kontestan KDI 2020. Mereka membawakan lagu Haji Rhoma Irama dalam rangka “Tribute To Rhoma Irama” yang berjudul ‘Seni” mampu membuat para juri berdecak kagum.

“Jujur tidak ada pilihan karena tiga-tiganya telah menampilkan penampilan terbaiknya. Tapi kalau boleh bicara saya tetap keukeuh dengan packaging dan seluruh penampilan ke belakang menjadi akumulasi bagi saya, maka dari itu saya pilih Gita” ujar Juri Danang.

Begitu pula penampilan Haviz, kontestan asal Dumai lewat penampilan barunya yang rapih mampu menyanyikan lagu Haji Rhoma Irama yang berjudul “Dawai Asmara”.

“Menurut aku penampilan terbaik selama ini ya Haviz, karena memiliki progres yang bagus” ujar Juri Ivan Gunawan.

Wahid (Sidoarjo) membuka dengan intro permainan gitar, Wahid mampu membuat pemilik lagu “Bujangan” milik Haji Rhoma Irama menikmati penampilannya. Dengan penampilannya yang enerjik, Wahid mampu membuat semua juri berdiri sambil menyanyikan lagu yang dinyikannya.

Penampilan Wahid yang luar biasa menjadikan penampilan peserta terakhir pada ajang audisi KDI 2020. “Menurut saya ketiga kontestan sangat bagus. Tapi yang paling mencuri perhatian secara teknik vocal menurut saya, Wahid” kata juri Nita Thalia.

Di momen ini, Rhoma Irama memuji semua penampilan tiga Grand Finalis. “Ketiga dari mereka ini keren, semuanya keren,” kata Raja Dangdut ini.

Namun di antara ketiganya, ada satu yang mencuri hati Rhoma Irama. Dia adalah Gita. “Terus terang, kayaknya yang mencuri perhatian saya, Gita,” ujarnya.

Ketiga kontestan telah memberikan  penampilan terbaiknya. ‘Konser Kemenangan’ KDI 2020 ditutup dengan ketiganya menyanyikan Lagu Kemenangan berjudul “Titik Terang”  karya Nur Bayan, yang dibawakan dengan apik dan memukau.

Tiba saatnya momen paling menegangkan ketika vote ditutup oleh Host Ruben Onsu dan Vega Darwanti membacakan pemenang kontes KDI 2020 dengan juara pertama diraih oleh Gita asal Lombok yang mendapat dukungan 45% SMS. Di posisi juara kedua diraih oleh Haviz asal Dumai dengan 28% dan juara ketiganya ditempati oleh Wahid pria asal Sidoarjo dengan 27%.

Pemberian Trophy Juara di berikan oleh Rhoma Irama, Iis Dahlia dan Ivan Gunawan mewakili MNCTV. Gita yang menerima pujian, juga menerima Trophy Juara 1 KDI 2020 langsung dari Raja Dangdut Rhoma Irama. Sementara Iis Dahlia dan Ivan Gunawan menyerahkan kepada Haviz dan Wahid.

“Rasanya sangat bersyukur sekali bisa berhasil menjadi juara pertama di KDI 2020 dan telah diberi kesempatan oleh MNCTV untuk belajar di sini banyak sekali ilmu yang kita dapatkan. Terima kasih ke hadirat Allah yang telah memberi rezeki, yang banyak sekali. Semoga kita di sini bisa bermanfaat bagi orang banyak,” kata Gita asal Lombok.

Gita, Haviz, dan Wahid merupakan ketiga finalis terbaik pilihan pemirsa dari ajang pencarian bakat terbesar Kontes Dangdut Indonesia di MNCTV. Kini mereka telah siap berkarya menghiasi dunia musik Dangdut tanah air.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]