Bale Bandung

Tekan Kemiskinan, Bupati Minta Tiap OPD Punya Desa Binaan

×

Tekan Kemiskinan, Bupati Minta Tiap OPD Punya Desa Binaan

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Naser saat menerima Tim Evaluasi Akhir Lomba P2WKSS Tingkat Provinsi Jabar Tahun 2016 di Desa Tangsimekar Kec Paseh, Kamis (03/11). by Humas Pemkab Bandung

PASEH – Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Naser SH, S.Ip, M.Ip menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bandung untuk mempunyai desa binaan.

Instruksi ini disampaikan agar setiap OPD bisa melihat kekurangan dan kelebihan suatu desa sehingga dapat berdampak pada penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Bandung. Dengan wilayah yang cukup luas, kata Dadang Naser, Kabupaten Bandung memiliki 270 desa. Dan kemiskinan identik ada di pedesaan.

“Dengan jumlah desa sebanyak itu, tentunya memerlukan perhatian secara maksimal dari pemerintah daerah. Jika semua OPD mempunyai desa binaan, saya berharap bisa memutus mata rantai kemiskinan di Kabupaten Bandung”, ucap bupati saat menerima Tim Evaluasi Akhir Lomba P2WKSS Tingkat Provinsi Jabar Tahun 2016 di Desa Tangsimekar Kecamatan Paseh, Kamis (03/11/16).

Dadang menerangkan P2WKSS merupakan program peningkatan peran perempuan yang mempergunakan pola pendekatan lintas bidang pembanguman secara terkoordinasi. “Program ini diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dalam mencapai tingkat hidup yang berkualitas”, jelasnya.

Program di bawah binaan BKBPP (Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan) Kabupaten Bandung ini menurutnya punya sasaran pembinaan keluarga miskin dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan melalui perbaikan sarana dan prasarana, lingkungan dan perubahan prilaku.

Dadang ingin semua dinas lainnya juga dapat memiliki desa binaan. Dinas-dinas harus memiliki program lain yang searah dengan tujuan pemerintah daerah dalam memberantas kemiskinan.

“Dengan pembinaan, kita bisa melihat apa kekurangan dan kelebihan desa. Pembinaan ini diharapkan pada akhirnya dapat berujung pada peningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Bandung”, ujarnya.

Kepala BKBPP Kabupaten Bandung, Hendi Apriadi, SH, SP1 menjelaskan saat ini Desa Tangsimekar Kecamatan Paseh menjadi lokasi pembinaan P2WKSS Tingkat Jabar. Menjadi sasaran, karena desa tersebut memiliki IPM (Indeks Pembangunan Manusia) relatif rendah.

“Ada dua titik sasaran yang mempunyai Pra KS dan KA 1 terdiri dari 892 KK. Dengan data ini kita mengambil 100 wanita menjadi KK binaan”, urai Hendi.

Data BKBPP mencatat Desa Tangsimekar dihuni sebanyak 2.333 KK terdiri dari 892 Keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I, serta dikategorikan keluarga yang tidak mampu.

Namun dalam rentang waktu delapan bulan, tukas Hendi, progres pembangunan melalui P2WKSS di Desa Tangsimekar ini cukup signifikan. Diantaranya dapat membuka aksesbilitas warga antara RW 1 dan 2 dengan membangun jalan selebar 1,2 meter dengan panjang 1,2 km sehingga dapat menghubungkan kedua RW tersebut.

“Dampak dari terhubungnya akses ini, aktivitas warga jadi meningkat dari sisi ekonomi, pendidikan dan kesehatan”, kata Hendi. Keberadaan akses jalan ini menurutnya bisa menekan potensi angka kejahatan seksual terhadap anak, remaja dan tindakan kriminal lainnya.

Program P2WKSS lainnya antara lain sosialisasi PKDRT, pembentukan RW Ramah Anak, Penyuluhan Pendewasaan Usia Perkawinan serta penyuluhan KB.

Ketua Tim Evaluasi Lomba P2WKSS Jabar, Dr.Hj. Neni Alyani, SE, M.Pd mengatakan atensi dan dukungan dari seorang kepala daerah terhadap program ini jadi motivasi dan penambah semangat warga untuk terus melakukan berbagai inovasi pembangunan di wilayahnya.

“Dan saya melihat hal itu ada pada Pak Bupati dan jajarannya. Sangat concern untuk terus meningkatkan kualitas hidup warganya,” uca Neni.

Dari awal melakukan verifikasi data dan peninjauan di lapangan di desa tersebut, Neni bilang cukup banyak perubahan yang sangat baik.

“Semuanya ikut mengambil peran. Program yang identik dengan peran perempuan sebagai motor penggeraknya ini, banyak mendapat dukungan dari lingkungannya. Tokoh ulama, masyarakat, pihak swasta dan akademik turut andil. Lomba hanya sekadar media penyemangat saja, yang terpenting, dampak program ini bisa terasa nyata manfaatnya untuk warga,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki memastikan program pinjaman dana bergulir tanpa jaminan tanpa bunga dari Bupati Bandung Dadang Supariatna yang disalurkan melalui BPR Kerta Raharja tetap berlanjut pada 2026. DPRD Kabupaten Bandung bahkan telah menyetujui alokasi penyertaan modal non permanen sebesar Rp20 miliar di APBD 2026 untuk mendukung program tersebut. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) I Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Bandung menghadirkan dua kepala daerah dalam satu forum, Minggu, 7 Juni 2026. Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Bupati Lampung Selatan yang juga Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat, Radityo Egi Pratama, kompak mendorong organisasi pengusaha muda […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Ketua Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Bandung Toni Permana menilai penguatan tata kelola olahraga melalui Peraturan Daerah (Perda) Penyelenggaraan Keolahragaan Kabupaten Bandung perlu diiringi dengan penguatan identitas aset-aset olahraga daerah, termasuk Stadion Si Jalak Harupat. Menurut Toni, pembahasan perda yang membuka ruang alternatif pendanaan bagi KONI dan cabang olahraga merupakan langkah […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tahun 1942 menjadi titik balik bagi Hindia Belanda. Dalam waktu singkat, pemerintahan kolonial yang selama puluhan tahun menguasai Nusantara runtuh setelah Jepang masuk. Perubahan itu mengguncang hampir seluruh kehidupan politik, termasuk jaringan organisasi yang selama ini menjadi ruang perjuangan Oto Iskandar di Nata. Selama bertahun-tahun Oto bergerak melalui pendidikan, organisasi, dan politik. Ia […]

Bale Bandung

balebandung.com- Nama Oto Iskandar di Nata semakin dikenal di berbagai daerah. Aktivitas organisasinya bertambah. Undangan rapat datang hampir setiap minggu. Perjalanan ke luar kota menjadi bagian dari rutinitas. Namun di balik kehidupan politik yang semakin sibuk, ada satu dunia lain yang jarang dibicarakan orang: keluarganya. Rumah Oto tidak pernah benar-benar sepi. Tamu datang silih berganti. […]

Bale Bandung

JAKARTA – Bupati Bandung Dadang Supriatna memperkuat langkah kolaborasi penanganan sampah dengan pemerintah pusat, TNI Angkatan Darat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan seluruh pemangku kepentingan di tengah semakin kompleksnya persoalan sampah serta kondisi Tempat Pembuangan dan Pengolahan Akhir (TPPA) Sarimukti yang telah melebihi kapasitas. Komitmen itu disampaikan Dadang Supriatna saat mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Masalah […]