Rabu, Oktober 20, 2021
BerandaBale KBBWarga 3 Desa Protes Pengelola Maribaya

Warga 3 Desa Protes Pengelola Maribaya

net
net

LEMBANG – Warga tiga desa di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat memprotes pengelola objek wisata Maribaya Natural Hot Spring Resort, PT Akurasi Kuat Mega Indonesia (AKMI) yang tidak mengakomodir keinginan warga. Mereka adalah warga dari Desa Langensari, Cibodas, dan  Desa Wangunharja.

Warga menilai sejak objek wisata itu pengelolaannya diserahkan oleh Pemkab Bandung Barat kepada pihak ketiga, telah menimbulkan persoalan antara pedagang lama dan baru. Tidak hanya itu persoalan lain yang munculnya adalah terkait dengan rekruitmen pegawai dan pemberdayaan warga desa.

Keluhan warga itu bahkan sudah disampaikan melalui surat yang ditujukan kepada Bupati Bandung Barat Abubakar. Surat itu ditandatangani oleh lima orang perwakilan dan telah diserahkan ke bupati pada 4 April 2016. Itu dilakukan karena aspirasi masyarakat dan pedagang yang sudah bertemu langsung dengan manajemen  Maribaya Natural Hot Spring Resort  tidak medapatkan hasil yang memuaskan.

“Memang benar semenjak pengelolaan Maribaya oleh PT AKMI banyak persoalan dan riak-riak antara pihak pengelola dan warga termasuk para pedagang,” kata Kepala Desa Langensari Agus Karim.

Agus mengungkapkan surat itu berisi diantaranya menagih janji PT AKMI  yang menjanjikan kepada para pedagang makanan dan minuman akan ditempatkan di lokasi yang dibangun food court sekarang. Mereka meminta agar  tidak dianaktirikan dalam perekrutan pegawai. Selain  itu mereka pun meminta akses ke masjid dibuka kembali, dan meminta agar warga dan Karang Taruna dilibatkan dalam pengelolaan parkir seperti sebelumnya.

“Sekarang ini banyak warga pedagang yang jumlahnya sebanyak 87 orang tersisih dan pengelolaan parkir pun sudah tidak sama warga lagi. Itu yang membuat warga akhirnya protes,” sambung Agus. [fik]

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI