Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaBale BandungYuk, Belajar Akupuntur ke Korea

Yuk, Belajar Akupuntur ke Korea

Ketua World Accupunctur Mission Korea Selatan Dr. Jung Yeon Gu saat menemui Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Naser,SH.,M.Ip di rumah dinas Bupati Bandung di Soreang, Senin (18/7). by Humas Pemkab Bandung
Ketua World Accupunctur Mission Korea Selatan Dr. Jung Yeon Gu saat menemui Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Naser,SH.,M.Ip di rumah dinas Bupati Bandung di Soreang, Senin (18/7). by Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Pemerintah Korea Selatan memberikan kesempatan bagi anak muda Kabupaten Bandung yang ingin belajar akupuntur secara professional. Kesempatan ini merupakan salah satu bagian dari kerjasama antara Pemkab Bandung dengan Pemerintah Korsel yang telah terjalin sejak beberapa tahun lalu.

“Kami siap memberikan pelajaran akupuntur kepada para siswa asal Kabupaten Bandung di Korea Selatan,” kata Ketua World Accupunctur Mission Korea Selatan Dr. Jung Yeon Gu saat menemui Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Naser,SH.,M.Ip di rumah dinasnya Soreang, Senin (18/7/16).

Selama mengadakan kunjungan ke Kabupaten Bandung, sebanyak 30 orang ahli akupuntur asal Negeri Ginseng tersebut mengadakan pengobatan gratis kepada warga Kabupaten Bandung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Dadang Naser yang telah membantu terselengaranya kegiatan sosial ini,” ucap Jung Yeon Gu. Kegiatan tersebut telah terselenggara di 20 negara dengan tujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Pengobatan akupuntur gratis berlangsung sejak tanggal 18 Juli sampai 2 Agustus 2016 di Gedong Budaya Sabilulungan (GBS) Soreang. Sejak dibuka, lebih dari 200 orang warga Kabupaten Bandung termasuk sejumlah PNS ikut memanfaatkan pengobatan tersebut.

“Saya merasa bahagia, karena ada seorang kepala desa yang menderita stroke bisa disembuhkan dengan cara akupuntur ini, termasuk seorang PNS dari Dinas Sosial yang menderita kerusakan gendang telinga juga ikut sembuh dengan memanfaatkan kegiatan tersebut,” kata Jung Yeon Gu.

Bupati H. Dadang M. Naser pada pertemuan tersebut sangat menyambut baik adanya kegiatan sosial yang dilakukan oleh para ahli akupuntur dari Korsel. Kegiatan ini turut meningkatkan derajat kesehatan warga Kabupaten Bandung, yang pada tahun 2015 telah mencapai Angka Harapan Hidup 71,03 tahun. Sementara Angka Harapan Hidup Korsel telah mencapai 80 tahun.

Dadang Naser mengakui kerja sama dengan pemerintah Korsel di bidang kesehatan, pertanian, pendidikan, khususnya ketenagakerjaan, telah memberikan hasil yang cukup signifikan. Ratusan pekerja asal Kabupaten Bandung kini telah bekerja di Korsel dengan gaji perbulan sekitar Rp 14 juta.

“Sebelum mereka berangkat ke sana, kita didik dulu dengan pengetahuan bahasa Korea yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Bandung,” kata Dadang.

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI