Bale Bandung

Edukasi Panas Bumi untuk Pelajar, Geo Dipa Patuha Gelar Geothermal Goes to School 

×

Edukasi Panas Bumi untuk Pelajar, Geo Dipa Patuha Gelar Geothermal Goes to School 

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Geothermal Goes to School PT Geo Dipa Energi di wilayah kerja Patuha.

PASIRJAMBU, Balebandung.com – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 23 Juli, PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha menggelar kegiatan Geothermal Goes to School, di wilayah kerja Patuha selama dua hari pada 30-31 Juli 2024.

Kegiatan bertema “Child Safeguarding from Geothermal Power Projects Activity” ini berfokus pada anak-anak usia sekolah di sekitar area kerja perusahaan, yaitu Sekolah Dasar Negeri Kendeng dan SDN Sukamanah, Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung. Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan interaktif ini dengan antusias.

Human Capital dan General Affair Geo Dipa Unit Patuha, Genny Munteni Yudawinata mengungkapkan, Geo Dipa ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya usia anak sekolah, mengenai pemanfaatan panas bumi.

“Melalui kegiatan ini, kami berupaya memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai apa itu geothermal atau panas bumi, bagaimana proses di dalamnya, apa manfaatnya. Bahkan kami juga memberikan informasi mengenai potensi bahaya serta cara penanggulangannya,” jelas Genny.

Pihaknya berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana belajar yang dapat diterapkan dalam proses bermasyarakat. “Tentunya akan kami upayakan kegiatan untuk terus berlanjut,” ucap Genny.

Child Safeguarding secara khusus difokuskan pada tindakan preventif untuk memastikan bahwa semua  anak terlindungi dari tindakan yang disengaja atau tidak disengaja yang menimbulkan risiko atau bahaya nyata.

Tujuan dari child safeguarding adalah untuk menciptakan dan memelihara budaya aman yang berfokus pada anak dan berbasis komunitas melalui keterlibatan yang bermakna dengan anak-anak, keluarga mereka, komunitas dan semua perwakilan yang berkepentingan.

“Geodipa berkomitmen untuk terus melibatkan masyarakat sekitar dalam rangka menciptakan nilai tambah dan memberikan dampak positif dari setiap kegiatan perusahaan,” kata Genny.

Kepala SDN Kendeng, Rika Permasih, menyambut baik maksud dan tujuan kegiatan tersebut. Menurut Rika, anak-anak dari kelas 3, 4, dan kelas 5 sengaja diikutsertakan dalam kegiatan Child Safeguarding, supaya mereka paham apa yang ada di sekeliling mereka setiap hari, dan di lingkungan seperti apa mereka hidup.

Ternyata, kata Rika, masih banyak anak-anak yang belum paham pipa-pipa besar di depan rumah mereka itu. Ternyata membawa uap panas, untuk nantinya dijadikan listrik yang mereka gunakan sehari-hari.

“Mereka juga jadi paham ternyata proses mendapatkan listrik itu proses yang panjang. Dan bersyukurlah tempat mereka berpijak itu punya potensi kekuatan yang tidak main-main,” tutur Rika.

Program ini dikemas dalam 3 kelas interaktif, yaitu class session, drill session, dan tour de power plant. Pada tahapan class session, peserta diminta untuk menceritakan mengenai apa yang mereka ketahui tentang Geodipa.

Setelah itu, peserta diberikan pemahaman melalui story telling dan safety induction sebelum masuk ke kegiatan selanjutnya. Sesudah pemahaman dasar dipahami, peserta diajak belajar sambil bermain dalam drill session sebagai latihan menangani kondisi berbahaya. Pada sesi ini, dibuat skenario ada kenaikan konsentrasi gas H2S saat peserta sedang beraktivitas di sekitar area sumur (wellpad).

Peserta dilatih memahami teknik mengenali bahaya dan melakukan penyelamatan diri. Peserta juga mendapatkan materi proses bisnis geothermal dan mekanisme kerja produksi di dalam area sumur (wellpad).

Pada sesi terakhir, peserta diajak melakukan kunjungan ke fasilitas pembangkit (tour de power plant) untuk mengenal proses produksi panas bumi, serta menjadi contoh bagaimana perlunya menggunakan  Alat Pelindung Diri (APD) saat melakukan aktivitas di area power plant. Di akhir acara, peserta melakukan refleksi untuk mengukur pemahaman atas kegiatan yang telah berlangsung.(*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]