Bale Bandung

Dinsos Kab Bandung Assesment Pemulung Asal Majalaya di TPA Sarimukti yang Viral di Medsos

×

Dinsos Kab Bandung Assesment Pemulung Asal Majalaya di TPA Sarimukti yang Viral di Medsos

Sebarkan artikel ini
TKSK Dinsos Kab Bandung mengunjungi rumah Ny Iin yang viral di medsos, di Kampung Pasir Luhur Desa Neglasari Kec Majalaya, Selasa (15/7/25).

SOREANG, Balebandung.com – Dinas Sosial Kabupaten Bandung menindaklanjuti penanganan salah satu pemulung di TPA Sarimukti Kabupaten Bandung Barat, yang diberi bantuan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang viral melalui media sosial pada Minggu 13 Juli 2025.

Pemulung tersebut mengaku berdomisili di Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. Dalam video yang beredar warga tersebut memasak daging ayam yang ditemukannya di TPA Sarimukti dan disebut gubernur sebagai bangkai ayam. Dalam video itu pun Gubernur Dedi Mulyadi pun langsung memberikan bantuan sejumlah uang tunai untuk membeli beras dan bahan makanan.

“Berdasarkan temuan tersebut, maka kami pun menelusuri dan ternyata benar warga tersebut tercatat di alamat Kampung Pasir Luhur RT 001/RW 004 Desa Neglasari Kecamatan Majalaya, dengan nama kepala keluarga  Mimin Hasanudin atau suami dari ibu Iin yang diwawancarai gubernur,” kata Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Bandung, Miftahussalam di Soreang, Rabu 16 Juli 2025.

Dari tindak lanjut tersebut, maka Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Majalaya pun melakukan assesment langsung kepada yang bersangkutan. Para TKSK ini saat kunjungan didampingi Kepala Desa dan Sekretaris Desa Neglasari.

Mimin adalah ayah dari tiga orang anak antara lain anak pertama yang sudah bekerja sebagai kuli bangunan di Bekasi. Anak kedua masih bersekolah di SD kelas 2 dan anak bungsu yang berumur 5 tahun.

“Ternyata sudah banyak warga di Kampung Pasir Luhur RT 1 RW 4 itu itu yang pernah dan masih menjadi pemulung di TPA Sarimukti selama bertahun tahun dari berbagai generasi,” kata Miftahusslam.

Berdasarkan hasil assesmen pula, ternyata memulung makanan dari yang dibuang ternyata sudah biasa dilakukan. Misalnya jika ada makanan atau bahan makanan yang dibuang oleh toko atau supermarket karena sudah kadaluarsa.

“Tidak hanya daging ayam atau ikan, ada juga makanan yang dibuang dalam kemasan kaleng atau dus. Daging ayam yang dibuang pun merupakan daging yang disimpan di es beku atau freezer sehingga kondisinya masih relatif segar,” ungkap Miftah.

Sejak menikah, kata Miftah, pasangan suami istri Mimin dan Iin ini memang belum memiliki rumah dan masih menumpang di rumah orangtuanya. Padahal, Mimin sudah memiliki sepetak tanah untuk bisa dibangun rumah. Namun Mimin belum punya dana untuk membangunnya karena penghasilannya sebagai peumulung sangat minim.

“Pemerintah Desa Neglasari memang sudah merealisasikan program bedah rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kampung Pasir Luhur dan sudah ada warga yang mendapatkan program rutilahu ini. Mimin sendiri belum mendapatkan program ini karena tidak ada rumahnya. Baru rumah ibunya saja yang sudah direhab rutilahu pada tahun 2010 lalu,” ungkap Miftah.

Setelah melakukan assesment, tidak menutup kemungkinan keluarga Mimin kembali bekerja sebagai pemulung di TPA Sarimukti.Sementara Pemerintah Desa Neglasari sendiri tidak bisa melarang warganya untuk tetap bekerja di sana karena inisiatif dari warganya sendiri.

“Namun pemerintah desa setempat menyatakan akan terus melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada warganya berupa program pemberdayaan masyarakat, agar bisa merubah stigma atau pandangan negatif bekerja sebagai pemulung,” pungkas Miftah.(*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com — Keberhasilan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Dr. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A. meraih gelar doktor mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Pengasuh Pondok Tahfidz Daar El-Jannah Bandung, H. Andris Fajar, M.Pd., yang menyebut capaian akademik tersebut sebagai inspirasi bagi santri untuk terus menempuh jalan ilmu. Menurut Andris, keberhasilan Yusuf Ali […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com — Persiapan Festival Al Jabar mulai memasuki tahap pematangan konsep. Sejumlah seniman lintas disiplin yang tergabung dalam Ikatan Alumni (IA) ISBI Bandung berkumpul di Sekretariat IA ISBI Bandung, Senin (27/7/2026), untuk menyatukan gagasan sekaligus merumuskan identitas artistik festival yang diharapkan menjadi agenda budaya Islam berskala nasional. Diskusi yang berlangsung sejak sore hingga menjelang […]

Bale Bandung

BANDUNG — Tepuk tangan panjang mengiringi berakhirnya Sidang Promosi Doktor Program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Senin (27/7/2026). Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, Dr. Yusuf Ali Tantowi, M.A., resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dengan predikat Cumlaude dan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,75. Namun bagi Yusuf, […]

Bale Bandung

BANDUNG — Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, resmi meraih gelar doktor dari Program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Promosi Doktor di Auditorium Lantai 5 Sekolah Pascasarjana UPI, Senin (27/7/2026). Dalam sidang terbuka tersebut, Yusuf mempresentasikan disertasi berjudul “Ayat-Ayat Kinayah Berimplikasi Hukum: Suatu Kajian Berbasis […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com — Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menegaskan komitmennya menjadikan Kabupaten Bandung sebagai destinasi sport tourism bertaraf internasional. Komitmen tersebut ditandai dengan penyelenggaraan World Boomerang Championship (WBC) 2026, kejuaraan boomerang tingkat dunia yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia, di Lanud Sulaiman, Margahayu, Senin (27/7/2026). Kejuaraan yang diikuti peserta dari 12 negara itu dinilai […]

Bale Bandung

KATAPANG, Balebandung.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah tidak khawatir maupun beranggapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan menurun akibat kebijakan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam Program 3 Juta Rumah. Menurut Mendagri, kebijakan tersebut justru akan menggerakkan sektor […]