Bale Bandung

Puluhan Kader Fatayat Kab Bandung Jadi Agen ‘PESIAR’ BPJS Kesehatan

×

Puluhan Kader Fatayat Kab Bandung Jadi Agen ‘PESIAR’ BPJS Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Ketua Terpilih Fatayat NU Kab Bandung Susanti saat Closing Program Perempuan Kawal JKN, di Gedung SLRT Soreang, Rabu (6/8/25).

SOREANG, Balebandung.com – BPJS Kesehatan Cabang Soreang terus melanjutkan kolaborasi bersama Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Kabupaten Bandung, kali ini melalui Program Strategis PESIAR (Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi).

Ketua Terpilih PC Fatayat Kabupaten Bandung Susanti menjelaskan, sebenarnya kolaborasi dengan BPJS Kesehatan dalam Program Perempuan Kawal Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS), berakhir setealh empat tahun berjalan. Hal ini seiring berakhirnya sponsorship dari Pusat Analisis Sosial AKATIGA  dan The Global Partnership for Social Accountability (GPSA) dari Bank Dunia.

Menurut Susanti, Program Perempuan Kawal JKN KIS ini melibatkan para kader Fatayat, dengan lokus daerah tertentu.

“Namun setelah empat tahun berjalan, seiring berakhirnya sponsorship dari Akatiga dan Bank Dunia, maka Program Perempuan Kawal JKN pun berakhir dan kita closing hari ini,” ungkap Susanti seusai closing program di Gedung SLRT Soreang, Rabu (6/8/2025).

Kendati program tersebut berakhir (closing), tukas Susan, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan ingin dirasakan kebermanfaatannya di tengah masyarakat, maka Fatayat tetap melakukan pendampingan atau advokasi bagi pasien yang memerlukan.

“Nah, melalui Program PESIAR (Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi) JKN ini, sebanyak 36 kader Fatayat Kabupaten Bandung bergabung sebagai Kader PESIAR-nya BPJS Kesehatan Cabang Soreang,” jelas Susanti.

Susan menyebut ke-36 kader Fatayat NU itu lokusnya tersebar di 16 Desa dari 9 Kecamatan se-Kabupaten Bandung. Mereka bertugas mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran membayar iuran BPJS Kesehatan saban bulan.

Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Soreang, Dikdik Sadikin mengakui, Program Pesiar ini merupakan tindak lanjut dari Program Perempuan Kawal JKN dengan Fatayat Kabupaten Bandung sebagai leading sector-nya.

“Jadi, dalam Program Pesiar ini Fatayat menjadi perpanjangan tangan dari BPJS Kesehatan Soreang sebagai perluasan dari Agen Pesiar,” ungkap Dikdik.

Dikdik menyatakan, secara nasional, dari 8 wilayah kabupaten/kota Program Pesiar BPJS Kesehatan Soreang yang berkolaborasi dengan Fatayat ini dijadikan pilot project.

“Fatayat ini bergerak nantinya untuk membantu dalam rangka meningkatkan cakupan kepesertaan JKN dari BPJS Kesehatan di Kabupaten Bandung,” jelas Dikdik.

Mereka juga akan berperan melakukan sosialisasi edukasi dan merekrut masyarakat yang memang belum ter-cover dalam program JKN.

“Baik itu yang pendaftaran kepesertaan baru maupun mereka yang masih menunggak iuran BPJS,” imbuh Dikdik.

Menurutnya, para kader Pesiar yang bekerja di lapangan ini dibekali dengan identitas meupun atribut sebagai Agen Pesiar BPJS Kesehatan. Sehingga nanti mereka akan dikenal oleh masyarakat sebagai kepanjangan tangan dari BPJS Kesehatan.

Mereka juga mendapatkan pembekalan terlebih dahulu dari BPJS Kesehatan sampai akhirnya di awal Agustus ini mereka sudah bergerak untuk mensosialisasikan kepada masyarakat.

“Jadi, masyarakat tidak perlu datang ke kantor kalau mengurus BPJS. Cukup melalui Agen Pesiar, agar dapat dengan mudah dilayani terkait kepesertaan BPJS kesehatan,” terang Dikdik.

Ditanya mengenai tunggakan iuran, Dikdik mengakui mayoritas penunggak adalah dari sektor  sendiri Memang yang paling banyak itu dari segmen Mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).

“Agen Pesiar dari Fatayat ini juga nantinya mengedukasi masyarakat bahwa untuk tunggakan iuran itu peserta sebenarnya bisa mencicil. Karena ada program di BPJS Kesehatan itu, untuk program cicilan namanya  REHAB, Rencana Pembayaran Iuran Bertahap,” jelas Dikdik.

Melalui Program Cicilan Tunggakan REHAB ini, diharapkan peserta beritikad baik untuk bisa menyicil iuran yang tertunda, sebelum mereka sakit.

Selain itu, bagi peserta yang memang kurang mampu untuk membayar iuran BPJS rutin bulanan dan tidak mampu melunasi tunggakan, pihaknya pun sudah menggandeng lembaga lain untuk menyalurkan Corporate Social Responsibilities (CSR) dalam rangka membantu warga yang tidak mampu melunasi tunggakan.

“Saat ini sudah berjalan dengan Baznas dan Rumah Sakit Muhammadiyah yang menyalurk CSR-nya untuk membantu peserta yang tidak mampu melunasi tunggakan,” terang Dikdik.(*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]